Top Social

5 Pelajaran Hidup dari Serial ON THE WAY TO THE AIRPORT

Sabtu, Februari 20, 2021

"Jika kau masih merasa terlalu bersalah karena mengutamakan kebahagiaanmu dari segala sesuatu yang lain, kita tidak akan bertemu.
Jika kau ingin membuat dirimu bahagia, maka kita akan bertemu."

Sebuah pesan singkat dikirim Seo Do Woo dan diterima Choi Soo Ah via telfon genggamnya. Soo Ah lantas bergegas mengemas barang-barangnya dan langsung menuju ke bandara. Di bandara, ia pun bertemu dengan Do Woo.

Aah... Akhir yang bahagia dan penonton jadi senang~ 😍


Demikian cuplikan film serial drama Korea On The Way To The Airport. Film yang awalnya saya nonton karena iseng mencari tontonan di tv on demand dan nyangkut di kanal KBS. Cek per cek ada judul On The Way To The Airport. Sebagai penyuka traveling, membaca kata airport, saya pikir itu adalah tayangan reality show seperti Traveling di kanal tvN, ternyata bukan. Melainkan serial drama.

Baru nonton episode 1 koq rasanya saya suka dengan jalan ceritanya. Saya pun lanjut ke episode 2. Jadinya makin suka, malah yang mengherankannya karena setiap kali saya nonton film itu koq nih hati rasanya tenang dan nyaman. #eaaa 😆

Saya pun mencari tau tentang drakor ini baik dari Google maupun dari Teh Lendy Agasshi yang emang doyan nonton drakor dan sering menulis review drakor-drakor yang udah dia tonton. Ternyata udah sejak tahun 2016 tayang di KBS bahkan mencapai rating tertinggi saat penayangannya.

Pemeran On The Way To The Airport
Ki-ka : Jang Hee-jin sebagai Kim Hye-won, Lee Sang-yoon sebagai Seo Do Woo, Kim Ha-neul sebagai Choi Soo-ah, Sin Sung-rok sebagai Park Jin-seok dan Choi Yeo-jin sebagai Song Mi-jin.

Filmnya berkisah tentang Choi Soo Ah, yang diperankan oleh si cantik manis Kim Ha Neul, seorang pramugari senior maskapai Air Asia yang memiliki seorang suami, Park Jin Seok (Shin Sung Rok), yang berprofesi sebagai pilot di maskapai yang sama. Mereka memiliki seorang putri, Park Hyo Eun, berusia 12 tahun. Soo Ah yang berkarakter lembut selama ini terima saja diperlakukan tidak adil oleh suaminya yang berkarakter egois, arogan, dingin dan pemarah (hmm, gak ada baik-baiknya deh tuh suami!).

Hingga akhirnya Soo Ah bertemu dengan Seo Do Woo, yang diperankan oleh si tampan simpatik Lee Sang Yoon, seorang pria yang juga sudah menikah, dimana anak tirinya bernama Anny Seo/Seo Eun Woo adalah teman sekolah Hyo Eun (anak dari Soo Ah dan Jin Seok).
Bersama Do Woo, Soo Ah merasa nyaman karena pribadi Do Woo yang hangat dan menyenangkan. 

Rupanya Do Woo juga merasakan hal yang sama, karena istrinya yakni Kim Hye Won (Jang Hee Jin) adalah sosok yang gila kerja, tidak perhatian pada suami, bahkan anak kandungnya sendiri dari suami pertamanya yaitu Anny, tidak dipedulikannya. 

Menunggu setiap episodenya diputar di KBS rasanya lama banget. Demi serial ini, saya akhirnya donlot aplikasi Telegram demi nonton yang paripurna! 😃

Dalam waktu kurang dari 2 minggu, saya menonton hingga 15 episode. Giliran akan masuk ke episode 16 koq saya sepertinya gak rela serial tersebut akan berakhir, padahal penasaran! Dan ternyata episode terakhir dari serial tersebut menyajikan sesuatu yang memang diharapkan oleh penonton, seperti yang saya tulis di atas.
Setelah Do Woo sepakat berpisah dengan Hye Won, Soo Ah pun memilih meninggalkan Jin Seok.

Seperti kata Do Woo
Orang yang selalu mencintai, akan selalu dapat mengatasi kesulitan

Suka banget lihat adegan ini,
Saat Soo Ah mengajak Do Woo bersembunyi di rumah tua

Baca juga : 20 Tahun Bersama

Well, serial ini bukan sekedar tontonan belaka, tapi saya bisa memetik 5 hal yang bisa jadi pelajaran hidup.
Cekidot!

1. Jujurlah Pada Pasangan

Kalo saya melihat sosok Hye Won, dia adalah wanita yang misterius, tidak pernah membicarakan masa lalunya. Dia bahkan berbohong kepada Do Woo mengenai keberadaan Anny dan suami pertamanya alias bapaknya Anny.

Suami dan istri adalah 2 orang yang akan hidup bersama selamanya. Makanya jujur satu sama lain sangat penting.

2. Jangan Egois dan Arogan

Rumah tangga yang ideal sebaiknya dibangun dengan komunikasi yang baik. Semua anggota keluarga terlibat di dalamnya. Semua bisa bicara dan didengarkan.

Jangan seperti Jin Seok, kepala keluarga yang memimpin dengan sangat egois dan arogan. Segala hal diputuskan sendiri dan harus berjalan sesuai maunya, sehingga istri dan anaknya merasa tidak nyaman.

Soo Ah, Jin Seuk & anak mereka, Hye Eon

3. Anak Juga Manusia

Saking arogannya Jin Seok, dia hanya tinggal memerintah Soo Ah guna mengantar Hyu Eon pergi ke kota A atau negara B untuk bersekolah. 

Beda lagi dengan Hye Won, diawal dia masuk dalam keluarga Do Woo, dia menyembunyikan identitasnya sebagai seorang ibu. Lalu akhirnya Anny datang, dia pun mengarang cerita tentang bagaimana dulu dia meninggalkan Anny, siapa ayahnya Anny, kemudian mengirim Anny bersekolah ke Malaysia dan tidak boleh kembali ke Korea.

Anak adalah sosok yang lebih kecil dari orang tuanya, namun mereka juga manusia yang punya hati dan akal. Mereka harus dirawat dengan baik, diperlakukan dengan layak dan didengarkan keinginannya. Jangan semena-mena memaksakan kehendak kita, apalagi sampai memberinya beban.

4. Sempatkan Waktu Berdua Pasangan

Cinta itu ibarat bunga yang harus dirawat disiram, diberi pupuk. Salah satu cara merawat cinta adalah dengan meluangkan waktu khusus berdua, tanpa gangguan, termasuk anak.

Salah satu sebab keretakan rumah tangga kedua pasangan pemeran utama dalam serial ini adalah tidak adanya waktu bersama antar pasangan.

Soo Ah dan Jin Seok selalu punya jadwal terbang yang berbeda sehingga tidak pernah bertemu di darat. Komunikasi hanya dilakukan via telfon atau pesan, itu pun hanya untuk urusan penting menyangkut anak. Ketika Soo Ah menanyakan kepada Jin Suk tentang jadwal mereka yang selalu bentrok sehingga mereka tidak pernah punya waktu bersama, suaminya itu malah berkata "Buat apa? Apa itu penting?" huh! Mau marah kan tuh?!

Sedangkan Hye Won terlalu ambisius, dia hanya memikirkan kerja, kerja dan kerja! Seperti slogan kabinet pemerintahan kita gitu lah, hehe...
Jadinya Do Woo merasa kesepian dan lebih akrab dengan Anny, anak tirinya.


Last but not least,

5. Bahagia itu Adalah Hak Setiap Insan

Perceraian memang sesuatu yang dimurkai Allah, tapi jika kita tidak bisa bertahan dalam sebuah hubungan yang tidak sehat, maka perceraian adalah solusinya. 

Do Woo dan Hye Won sepakat berpisah setelah merasa tidak ada lagi kecocokan diantara mereka. Rumah tangga yang dingin, saling membohongi satu sama lain, membuat cinta mereka berangsur menghilang.

Adapun jalan yang ditempuh oleh Soo Ah untuk berbahagia adalah dengan tidak menuruti lagi perintah Jin Seok yang arogan untuk pindah ke New Zealand. Dia memilih berpisah dengan suaminya namun tetap memperhatikan anaknya.

Suka banget lihat kemesraan mereka di sini 😍
Saat Soo Ah & Do Woo menatap matahari terbit dari jendela studio Do Woo

💗❤💗

Baca juga : Bahagia itu ...

Well, karena perceraian bukan akhir dari segalanya. Yang terpenting adalah setiap orang harus hidup bahagia, baik itu saat sendiri, terutama saat bersama pasangan dalam sebuah mahligai pernikahan.

Oya, diawal tadi saya sebutkan kalo saya selalu merasa tenang saat menonton serial ini...
Setelah saya pikir-pikir sebabnya apa, bisa jadi karena intonasi suara dari setiap pemerannya selalu lembut, terutama Soo Ah dan Do Woo, plus tatapan mata mereka yang bikin penonton ikut deg-degan, hehe 😍
Selain itu sinematografi dari filmnya apik banget, terutama saat adegan yang berlokasi di Pulau Jeju.
Soundtracknya yang melow juga turut mendukung.
Ada pula kalimat-kalimat yang pantas jadi quote.
Dan 1 lagi, walopun film ini bertema cunta terlarang alias perselingkuhan, tapi minim kontak fisik. Perselingkuhan mereka benar-benar sopan, #eh maksud saya perselingkuhannya emang karena mencari kenyamanan, punya teman berbagi perasaan, bukan karena nefsong 😜
Pokoknya secara keseluruhan, serial ini emang keren deh menurutku.

Salah satu quote dari Soo Ah
"Orang memiliki cara mereka sendiri untuk memahami sesuatu"

So, kalo kamu belum nonton, segera cari filmnya. Siapa tau kita satu selera 😁
Buat kamu yang udah nonton, jangan lupa komentar dengan tanggapanmu tentang film ini ya.

Semoga bahagia, semuanya 😘







28 komentar on "5 Pelajaran Hidup dari Serial ON THE WAY TO THE AIRPORT"
  1. Jadi penasaran dengan ceritanya kak, aku suka pemeran utama cowoknya sudah beberapa kali lihat dramanya

    BalasHapus
  2. Setujuuu~
    Aku juga suka banget sama drama ini, kak Ery...padahal temanya perselingkuhan.
    Entah gimana, chemistry Sang Yoon sama He-neul ini dappeett banget.

    TOP.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi drama On The Way to Airport ini menjadi rada plain pas hampir endingnya yaa, kak Ery.
      Kerasa lambaaann...dan semakin goyah. Mau dibawa kemana ceritanya.

      Meski aku dapet pesannya.
      Bahagia itu adalah hak setiap manusia.

      Hapus
  3. Mau coba nonton ah, buat ngisi waktu sela nonton penthouse yg diputernya seminggu sekali doang. Kayaknya banyak yg rekomended

    BalasHapus
  4. Kesimpulannya, tidak selamanya istri atau suami selingkuh karena mereka bejat, hahaha.
    Seperti yg diceritakan mami Ery, seakan "setuju" mereka selingkuh dan bercerai dari pasangannya masing-masing. Sudut pandang yang berbeda tentang perselingkuhan.Cakep, mauka nonton juga nanti deh..

    BalasHapus
  5. Korea Selatan ini makin jago ya bikin berbagai cerita tentang cinta dan kehidupan. Aku merasa industri film mereka jadi lebih maju dibandingkan India. Tapi aku blm pernah nonton film2nya dengan serius, tkt gagal fokus dan jadi pengen belanja ini itu yang ada di film hihihihi

    BalasHapus
  6. Perpaduan sinematografi, aktif pemain serta jalan ceritanya yang oke jadi wajar ya film ini bisa jadi pilihan yang bisa aku tonton ya mba. Tq

    BalasHapus
  7. pesan di atas itu kena banget yaa. Bahagia itu memang ngga jauh. jauh kok ya mba hehehe. Aku belum nonton tapi sepertinya banyak yg suka ya

    BalasHapus
  8. Ternyata nonton drakor itu ada manfaatnya juga ya. Kita bisa melihat plus minus dan tips2 kehidupan nyata, meskipun memag di drama kayak cerita cinderella atau apalah hehehe. Iya sih suami istri harus punya waktu berdua. Tapi suka susah ya, maunya ada anak2 terus hihihi :D TFS mbak.

    BalasHapus
  9. Jadi ini bisa dibilang perselingkuhan yang berakhir bahagia ya mbak.

    Emang keterbukaan dan komunikasi dalam rumah tangga itu penting dan segala hal yang menyangkut rumah tangga harus dibicarakan berdua, melibatkan anak-anak juga kalau berkaitan dengan anak.

    BalasHapus
  10. Tema2 per-slengki-an banyak diangkat dalam drakor ya
    khususon drakor ini, penonton malah setuju dan mendukung mereka berdua :D

    BalasHapus
  11. Wah aku belum nonton drakor yang ini..karena memang jarang banget nonton drakor. Semoga ada di tipi deh jadi bisa nobar sama orang serumah hehehe

    BalasHapus
  12. Gara sering baca revirwnya Lendy tentang Drakor bunda n si bontot jd duks film2 drakor tp skrng si bontot dah pindah ke Bali jd jrng nonton drakor. hiks.

    BalasHapus
  13. dari serial on the to airport banyak sekali pelajaran hidup yang bisa diadaptasi ataupun kembali diingatkan bahwa little things matters, and love your family with better treatments

    BalasHapus
  14. Aku yang ini belum nonton deh mak, kok jadi penasaran dari reviewnya. Lumayan nih sambil nungguin beberapa drama yang on going bisa selingan nonton ini dulu.

    BalasHapus
  15. Setuju sama semua poin-poinnya. Tetapi, saya mau komentarin tentang waktu berdua dengan pasangan. Karena banyak yang melewatkan hal ini setelah menikah dan punya anak. Padahal sesekali berduaan juga perlu, ya

    BalasHapus
  16. Saya jadi pengen nonton filmnya nih Mbak, kayaknya seru banget buat menyelami dunia mereka ya. Soalnya menjalankan roda rumah tangga ga segampang kayak di film-film, tapi kalo dari drakor ini related sama kenyataan yg sering dihadapin orang-orang.

    BalasHapus
  17. wahh ini drama tentang perselingkuhan ya ini mbak, tapi ceritanya bagus ya
    memang menjalankan rumah tangga itu penuh suka duka, layaknya seperti roda
    jadi pengen nonton drama ini juga

    BalasHapus
  18. Kok aku jadi penasaran dengan drakor ini, dan ternyata udah ada di KBS sejak 2016? Aku ada loh channel nya di TV, tapi emang belum tertarik nonton drakor. Baru nonton drakor lagi ya tahun kemarin karena kudu nulis review bareng grup arisan, dan aku pilih tema thriller. Coba ah nyari di KBS yng on demand ya

    BalasHapus
  19. Aku sempat nonton ini, kalo ga salah ini drama lama kan cuma beberapa episode awal ngeri sendiri, takut baper dan kufur nikmat sama suami beneran mba wkwkw tapi so far banyak yang bisa diambil ya pelajarannya... thanks sharingnya

    BalasHapus
  20. Wah, ini yg cuplikannya pernah ku liat seliweran di beranda fb keknya ya. Aku belm nonton tp pas baca ini keknya seru deh. Drama bau begini pasti banyak banget pembelajaran yg bs diambil buat berumah tangga

    BalasHapus
  21. Kencan berdua dg pasangan dowang emang kadang tidak dimasukan ke dalam prioritas. Padahal itu emang penting, yaa. Biar makin mesraaaa. Hihihi

    BalasHapus
  22. Ini drakor yg aku tonton zaman bucin2nya nonton KBS zaman dulu wkwkwk
    Tp aku kesel sama endingnyaaaa huhu. Aku ngarepnya meski drama ini drama perselengkian maunya tu balik ke pasangan masing2 gtu lho huhu :D
    Tp yawda deh terserah produser ma sutradaranya hahahaha

    BalasHapus
  23. Ga di film ga di kehidupan sehari-hari bahasa cinta lewat tutur kata yang lembut dan tatapan mata emang bikin komunikasi jadi menyenangkan. Kalau ada serial bukan drakor aku juga bakal menyukai momen gini, Mak (soalnya aku ga pernah nonton drakor sih hehehe)

    BalasHapus
  24. Suka banget 5 pointnya mba apalagi jujur sama pasangan itubemg penting yah jgn sampe ada dusta

    BalasHapus
  25. Sebenarnya sedih juga ya mba kalau akhirnya kedua pernikahan ini kandas. Tapi mau gimana lagi, memang karakter pasangannya bikin hidup bersama makin menyiksa. Seneng deh akhirnya Soo Ah dan Do Woo bersatu, cocok gitu kalau dilihat dari penggambaran karakternya.

    BalasHapus
  26. Pesan dalam drakor On The Way to The Airport ini bagus buat mengingatkan pasangan suami istri.

    Walaupun udah pasutri, perlu quality time supaya bisa saling mengisi satu sama lain, meski dua-duanya sibuk kalo komunikasi keduanya lancar mungkin hubungan mereka ke pasangan masing-masing bisa lebih baik.

    BalasHapus
  27. Hihi...geli dengan kalimat terakhir. Selingkuh tapi sopan.. Mungkin karena pasangan masing-masing antagonis, jadi selingkuhnya lebib bisa diterima ya..he3..jadi pengen nonto filmnya nih...

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.