Ada Apa di Tahun 2020?

Minggu, Januari 03, 2021

Sesuai judulnya.
Ada apa?

Tidak banyak hak yang terjadi, kecuali kita berada di tengah pandemi virus Corona. Sejak bulan Maret 2020, kehidupan kita terasa seperti terhenti sejenak. Secara mendadak, tanpa ada yang pernah menduga sebelumnya.

So, here's the summary of my life in 2020.
Let's cekidot!

#StayAtHome

Ketika merebaknya pandemi, atas anjuran pemerintah kita harus berdiam diri di rumah. Segala kegiatan, mulai dari perkantoran, sekolah, bisnis, dan lainnya harus dilakukan dari rumah.

Saya yang biasanya hampir setiap hari keluar rumah, terpaksa harus menahan diri gak nongkrong lagi di cafe, gak jalan-jalan lagi di mal, gak ada pertemuan arisan, pokoknya keluar rumah hanya untuk hal penting, yaitu belanja bulanan, hehe...
Soalnya mau ke mana juga kalo mal atau tempat-tempat yang sering saya datangi itu tutup. Yang buka hanya supermarket. Jadi hiburan saya dan Alifah per-2 minggu ya ke supermarket dengan modus belanja kebutuhan rumah tangga 😁

Belanja bulanan di masa pandemi.
Masker + sarung tangan gak boleh lepas.

Namun bukan berarti saya BT tinggal di rumah karena saya termasuk type yang adaptive jika stress. Saya memilih berkreasi lewat gambar, editan foto, dan semacamnya untuk menyibukkan diri. Saya pun 2X ikut sesi coaching via Zoom dari Coach Ochy yakni tentang Positive Vibes dan Stress Management.

Social Media Activity

Karena banyak di rumah, para pegiat media sosial jadi lebih kreatif bikin konten,  termasuk juga saya. Diantaranya :

Membuat Slide Micro Blogging

Lagi ngetrend bikin postingan infografis dalam beberapa slide atau yang disebut juga dengan microblogging. 

Saya membuatnya untuk postingan di Instagram, lalu saya jabarkan secara detail di blog salah satunya tentang Tips Menggunakan Masker Secara Aman.

Live Instagram

Dengan mengusung tema #kepoin, saya berkolaborasi dengan beberapa orang yang pakar di bidangnya, seperti praktisi perencanaan keuangan Safir Senduk, psikolog Fauziah Zulfitri (Coach Ochy), motivator Edvan M. Kautsar dan masih banyak lagi.

Job Penulisan

Alhamdulillah yang namanya rejeki, ada aja ya... Walopun masa pandemi, saya gak pernah merasa betul-betul kekurangan job. Allah sudah mengatur semuanya. 

Selama kurun waktu setahun, ada beberapa job penulisan yang saya terima. Sesaat sebelum pandemi di bulan Maret saya dan manteman blogger malah masih sempat menghadiri event dari Prudential dan menuliskan tentang Asuransi Syariah PRUcinta

Event terakhir sebelum pandemi

Nah, sejak bulan April 2020 otomatis sudah tidak pernah lagi ada event blogger yang diadakan secara offline. Semuanya online via Zoom, termasuk juga dengan job yang diterima via WA atau email. 

Alhamdulillahnya ada beberapa perusahaan atau produk yang menjalin kerja sama gak cuman sekali tapi berkali-kali dalam beberapa bulan berturut-turut, seperti Mi Instan Lemonilo.

Itu baru tentang job penulisan di blog ini. Belum termasuk job foto di Instagram. Selain itu ada pula job yang tidak dibayar dengan uang, tapi barter produk atau pun jasa, seperti perawatan wajah di Arayu Aesthetic Clinic.

Memasak

Saya boleh berbangga karena di tahun 2020 saya jadi bisa masak, heheh...
Biaa ya, bukan jago.

Walopun masakan sederhana tapi rasanya saya jadi bahagia banget saat proses memasak. Mulai dari belanja di tukang sayur yang lewat depan rumah, memetik sayuran, memasak, hingga akhirnya tersaji di atas meja. Apalagi kalo anak-anak suka dengan masakan Maminya itu. 

Salah satu menu masakanku

Traveling

Untungnyaaa di awal tahun 2020, tepatnya di bulan Januari, saya, Alifah dan Faizah masih sempat ke Jakarta menghadiri pernikahan keluarga. Sebenarnya saya pengen tulis catatan perjalanan tersebut di blog ini, tapi belum sempat ditulis eh.. Pandemi udah datang dan sempat menurunkan semangat menulis saya. Tapi videonya bisa kamu tonton di Youtube saya.


Kemudian, bagaikan hiatus, pandemi birus memaksa kita tinggal du rumah saja. Saya pun hanya bisa halu menulis di blog ini tentang negara-negara dan kota-kota di Indonesia yang pengen banget saya datangi.

Saya lantas berinisiatif untuk membuat akun Instagram khusus foto-foto traveling, namanya @ery.traveling. Di akun ini juga saya mengadakan live khusus membahas kota lain di Indonesia, berkolaborasi dengan teman-temanku yang tinggal di kota tersebut.

Di bulan Oktober, ketika adikku Sherief datang ke Makassar, saya dan keluarga mulai melakukan traveling, yakni ke Pulau Samalona, Kabupaten Barru, Soppeng dan Pare-pare. Lalu di akhir tahun, tepatnya pada awal bulan Desember, saya dan ibu-ibu Dharma Wanita DPM-PTSP Kota Makassar liburan bareng ke Pulau Bali.

Hard Rock Hotel Bali

Kejadian Menyakitkan

Dari semua yang terjadi di tahun 2020, ada sebuah peristiwa yang sebenarnya paling menyakitkan hati, tapi saya berusaha untuk bersabar dan memetik hikmahnya aja, yaitu kejadian pencurian di rumah saya yang mengakibatkan hilangnya seluruh perhiasan emas di lemari, termasuk cincin kawin punya Atu yang gak dipakai.

Polisi hingga Tim Inafis sudah datang menyelidiki di TKP tapi ya gitu deh... Sampai sekarang udah gak ada lagi kabarnya 😅

Laci di lemari yang berisi emas dibobol maling

🖤🖤🖤

Well, tahun 2020 memang tahun yang penuh duka. Kita jadi seperti akrab dengan kesedihan, tapi imun tetap harus dijaga biar gak drop sampai penyakit mudah menjangkiti.

Intinya, semua yang terjadi sudah ketetapan Allah. Sabar dan syukur aja, kita masih tetap bisa hidup. Karena Allah tidak menguji hambaNya di luar batas kemampuan kita.

So, mari kita berharap tahun 2021 ini semuanya akan jadi lebih baik. Optimis hadapi tahun yang baru. Dengan banyak doa yang dipanjatkan oleh kita semua, Insya Allah diijabah. Aamiiin...






14 komentar on "Ada Apa di Tahun 2020?"
  1. Aamiin..
    BAnyak banget pencapaian di tahun 2020 yang serba dengan keterbatasan, namun tetep melakukan activity di sosmed yang membahagiakan diri, itu kuncinya ya MAk.
    Meski mendapatkan hal yang menyakitkan dengan pencurian semoga bisa kita ambil hikmahnya.
    Semangat berkarya terus buat kita semua, dan semoga sellau dilimpahkan kebahagiaan dan kesehatan.

    BalasHapus
  2. Dari semua kesedihan itu aku paling shock pas baca kecurian perhiasan mak... masih bersyukur pencurian itu tidak melibatkan melukai orang yang di dalam rumah ya

    tetap semangat mak, semoga cepat dapat gantinya berlipat ganda aaamiiin

    BalasHapus
  3. happy banget ya mba, selama 2020 banyak hal yang layak buat disyukuri, karena banyak kebahagiaan yang bisa kita dapatkan dari bersyukur

    BalasHapus
  4. Yang paling berat selama 2020 memang stay at home. Tapi itu tak berarti kita gak bisa ngapa-ngapain ya Mbak. Tinggal di rumah aktivitas gak kurang, hanya beda bentuk aja. Rezeki juga lancar. Ikut senang Mbak Ery. Alhamdulillah

    BalasHapus
  5. Ya Allah... semoga barang yg dicuri tuh bisa diganti dengan rezeki berkah berlimpah yg jauuuhhh lebih baik ya mbaa
    nyesek kalo dengar berita pencurian.
    karena memang di masa pandemi ini banyak yg mendadak berubah jd kriminal hiks hiks

    BalasHapus
  6. Wah, Mba.. jadi inget dulu pernah kecurian semua emas almarhumah mama. Udah dilacak polisi sampai pakae anjing pelacak segala. Cuma ya gitu.. ga ada kabarnya. Kudu pakai duit banyak baru dijalanin.. iiih.. sebel kalau ingat itu. orang kesusahan makin susah.. hiks

    BalasHapus
  7. Dengan segala suka dan duka, bersyukur bisa melewati 2020 ya Kak.
    Turut bela rasa dengan kejadian pencurian. Dulu pas masih menyimpan emas fisik, saya sampai ga berani simpan di lemari. Saya simpan di tempat2 yang sekiranya tak terduga tapi saya sendiri sampai lupa simpan di mana :D

    Btw boleh kapan2 saya japri ya. Saya mau tanya2 tentang Samalona. Pengin euy ke sana.

    BalasHapus
  8. Menahan diri untuk stay di rumah itu perjuangan yaa bund. Saya juga. Tap dibalik itu ada banyak hikmah, salah satunya jadi rajin masak buat keluarga tercinta. Hihi
    Semoga yang dicuri diganti dengan yang lebih baik di 2021 yaa

    BalasHapus
  9. Ya Allah Mbak..turut sedih sama kejadian pencurian emas nya. Semoga tergantikan dengan yang lebih lebih lagi.
    Ikut seneng juga pas baca tentang job yang selalu ada walaupun masa pandemi. Semoga tahun ini bisa lebih baik lagi

    BalasHapus
  10. 2020 is indeed a super special year where we all face challenges in life and unpredictable service of events. But I think we should be grateful for all the help and blessings that we have a month till now

    BalasHapus
  11. Turut prihatin ya mbak, atas musibah pencuriannya
    Semoga segera diganti dgn lebih baik ya
    Dan semoga di 2021 ini semuanya menjadi lebih baik

    BalasHapus
  12. Subhanallahu..
    Banyak sekali kejadian 2020 yang membuat pilu yaa, kak Ery.
    In syaa Allah pahalanya ditabungkan dan 2021, 2022, dan seterusnya mendapatkan keberkahan selalu.

    Aamiin~

    BalasHapus
  13. Masih banyak hal yang bisa dilakukan ya mbak, hal mungkin tak terpikirkan sewaktu masih bebas kemana saja. semoga barang yang hilang digantikan sama Allah Swt dengan yg lebig baik

    BalasHapus
  14. 2020 ini emang tahun yang super duper sekali ya maaaaak.. Duh, nggak kebayang sama musibah pencuriannya mak, huhuhu. Tapi alhamdulillah masih sehat-sehat dan sukses melewati tahun 2020 kemarin ya Mak. InsyaaAllah 2021 bakal lebih baik lagi yaaaa.. Aamiin..

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.