Qadarullah Jika Positif Terjangkit Virus Corona

Kamis, Desember 31, 2020

Assalamu alaikum, manteman.

Niat hati liburan ke Bali bareng buibu Dharma Wanita DPM-PTSP, pergi senang, pulang bahagia.

Selama di sana, kami berusaha tetap menjalankan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga dan mematuhi protokol kesehatan. Masker pun dibuka hanya pada saat foto.

Namun beberapa hari setelah kepulangan kami ke Makassar, 5 orang teman dari 8 kami yang berangkat ke Bali terkonfirmasi positif terjangkit virus corona setelah melakukan swab test.


Tetap berolahraga saat liburan

Awalnya pada tanggal 13 Desember 2020, Ibu Uli, Ketua Dharma Wanita kami mengabarkan via grup Whatsapp kalo beliau dan suami mengalami flu berat hingga hilang penciuman. Mereka lantas melakukan Swab PCR dan hasil yang keluar pada tanggal 16 Desember 2020 adalah POSITIF terkonfirmasi Covid-19. Kami, terutama yang baru pulang dari Bali, dianjurkan untuk swab juga.

Keesokan harinya, Ibu Ida Faisal, salah seorang teman Dharma Wanita yang sekamar dengan saya ketika di Bali juga mengabarkan di grup kalo dia pun sudah swab dan hasilnya juga positif.

Sebagai teman sekamar dan karena emang sementara lagi gak terasa enak di tenggorokan, saya pun mulai agak panik, jangan-jangan saya juga positif nih... Mulai deh timbul pikiran macam-macam, tapi saya coba tepis dan berpikir positif "ah, mungkin cuman radang tenggorokan." karena sewaktu di Bali saya gak pernah lepas minum air dingin. Cuman, Alifah juga nih mulai mengeluh gak enak body. Siang harinya, saya pun menjalani swab test, termasuk Alifah dan Faizah juga.

Saat menjalani swab test


Sembari menanti hasil swab test keluar, gak pernah sekali pun saya keluar rumah. Asli, di rumah aja menunggu hasil. Soalnya siapa tau positif, tapi saya udah ke mana-mana, bisa jadi menularkan ke siapa saja. Who knows? Jadinya bersabar aja #stayathome. Tapi sempat ada yang bikin kesel, yang udah menuduh kalo saya sakit, kena Covid-19. Yang kesannya kayak udah parah gimana gitu. Huh! Mau marah gak sih?!.. Saya sih banyak berdoa aja dan minta didoakan dari manteman yang sayang sama saya.

Hari Jum'at tanggal 18 Desember 2020 jelang siang hari, pihak Dinas Kesehatan mengabarkan lewat WA hasil swab test saya, Alifah dan Faizah yang semuanya NEGATIF. Alhamdulillah. Akhirnya hari-hari yang paling mendebarkan dalam hidupku terlewati sudah dengan hasil yang kami harapkan.

1 kalimat yang paling menyentuh dari salah satu lagoku,
Allah mengijabah doa orang2 yang mendoakan kebaikan buat kita, mam 🤲🏻
Terima kasih, Ibu Ita 😘

Keesokan harinya, teman-teman peserta tur Bali lainnya juga memberanikan diri untuk melakukan swab test. Rupanya keberanian mereka muncul setelah tau hasilku adalah negatif. Dan setelah 2 hari test, hasilnya pun keluar. 3 orang dari 4 yang test ternyata positif terjangkit virus corona dan hanya 1 orang yang negatif. 
Qadarullah.

Well, mencari sehat memang bisa di mana aja. Bahkan ketika sedang liburan pun, seperti.waktu di Bali kemarin, saya dan manteman tetap berolah raga, dengan rutin jogging dari Legian ke Kuta, dan berenang di villa. Namun, kita gak pernah tau dari mana virus berasal dan menginfeksi teman-teman Dharma Wanita ku.

Btw, buat manteman yang membaca postingan ini, please don't judge, baik kepada penderita, terutama kepada Pulau Bali yang katanya jadi penyebab banyak orang yang terinfeksi virus corona. Padahal belum tentu juga kam kenanya di Bali. Gak ada yang perlu disalahkan. Di masa pandemi ini, semua orang beresiko terjangkit. Semua terjadi atas kehendak dan kuasa Allah 😇

Ingat, yang menyebabkan manteman terinfeksi virus bukan karena kami liburan ke Bali di masa pandemi. Sebab di mana pun dan seketat apapun menerapkan protokol kesehatan, setiap orang berpotensi. Semua sudah Allah takdirkan.

Baca juga : Apa Kabar Bali?

Terima kasih atas perhatian ta' semua 🙏
Teriring doa semoga manteman  yang positif terinfeksi virus bisa segera sembuh dan pulih kembali.

Buat semua sanak saudara dan manteman, ingat ki' selalu jaga kesehatan dan patuhi prokes. Karena pandemi belum berakhir. Semoga kita semua terhindar dari wabah penyakit. Juga kepada mantemanku, buibu Dharma Wamita tersayang yang menderita Covid-19 semoga sakitnya menjadi penggugur dosa, penambah pahala dan segera diangkat penyakitnya oleh Allah SWT. Aamiiin allahumma aamiiin 🤲


Alhamdulillah kembali sehat

Update per tanggal 31 Desember 2020 :

Setelah kurang lebih 2 minggu berjibaku melawan virus, manteman saya sekarang sudah sehat kembali. Hasil swab test mereka semua sudah NEGATIF virus corona.
Alhamdulillah.

Salam sehat buat semua 💪😘





12 komentar on "Qadarullah Jika Positif Terjangkit Virus Corona"
  1. Setuju, di masa sekarang ini gak bisa menyalahkan siapapun. Semua kembali pada diri kita, bagaimana kita menjaga imunitas dan kondisi tiap orang juga beda-beda. Insya Allah kita sehat selalu yaa.

    BalasHapus
  2. Di masa kayak gini gak jamannya lagi saling menyalahkan. Tetangga saya yang gak ke mana-mana Qadarullah dia positif, ya mungkin bisa jadi dari orang yang datang ke rumahnya, beli barang dagangannya. Karena dia punya warung, atau lain hal. Kita tidak pernah tahu.

    Pun teman saya yang di kantor, ada yang positif juga, yang akhirnya saya juga harus ikut test swab, Alhamdulillah negatif.

    BalasHapus
  3. ah iya ya, saat seperti ini harusnya saling bantu dan saling jaga ya mbak
    bukan saling menyakahkan
    doaku selalu smg pandemi ini segera berakhir

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah Maaak. I feel you. Aku pernah ngalamin situasi ketika adikku positif covid dengan gejala ringan. Aku dan anggota keluarga lain jadi harus swab juga. Pas swabnya itu lumayan linu ke hidung dan berusaha bertahan di rumah karena harap-harap cemas dengan hasilnya. Judging juga ku alami dari beberapa tetangga. Alhamdulillah cuma kakakku yang positif itu pun ringan aja jadi cuma isoman. Aku, adik dan ortu hasilnya negatif.Semoga pandemi ini lekas berlalu

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah sudah sehat semua teman-teman ta kak, memang lebih riskan kalau di perjalanan ngga tahu siapa saja yang kita temui dan apa saja yang kita sentuh ya...

    BalasHapus
  6. Syukurlah sekarang sudah sehat semua teman-temannya.
    Yang penting memang meningkatkan imun tubuh, berharap semoga tidak terkena covid. Pokoknya tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan semoga pandemi ini cepat berlalu.

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah, semua sudah negatif ya... Semoga virusnya berhenti di teman-teman mbak aja...

    BalasHapus
  8. Bener, kak Ery.
    Kita gak pernah tahu darimana datangnya si virus. Berdoanya, semoga Allah mudahkan dan beri hikmah setiap kejadian yang terjadi.
    Qodarulloh wa masyaa'a fa'ala..

    Sehat-sehat selalu, kak Ery dan keluarga.

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah sekarang sudah sehat kembali ya mba. Semoga virus ini cepat hilang ya. Amin

    BalasHapus
  10. Syukurlah sudah sehat semua. Ini virus emang random banget sih ya. Lucu kalau masih ada orang yang ngejudge macam2. Justru di situasi kayak gini nih harusnya saling menguatkan

    BalasHapus
  11. Alhamdulillab jika semua sudah kembali negatif
    Saya doakan semiga kak Ery sehat selalu bersama keluarga

    BalasHapus
  12. Alhamdulillaaaahhh ikut seneng Mak dengan kabar kesembuhannya. Memang kayanya sekarang mindset yang paling tepat adalah menjaga kesehatan. Nggak perlu parno yang berlebihan karena keadaan pun sudah sering memaksa untuk bekerja dari kantor, misalnya. InsyaAllah imun bisa melawan apabila sampe kena.

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.