Gagal ke Air Terjun Sarang Burung

Selasa, November 03, 2020


Hola! 
Sesuai janji saya di postingan sebelumnya tentang Perjalanan Barru - Soppeng, dimana saya gagal mencapai Air Terjun Sarang Burung, so di tulisan ini saya pengen cerita selengkapnya.

Pengalaman konyol tapi takkan terlupakan.
So, siap-siap ngakak! 😅

Awalnya karena keseringan buka-buka akun destinasi wisata di Sulawesi Selatan lewat media sosial, saya baru ngeh kalo di Barru, kampungnya Mami, ternyata banyak keindahan alam yang sekarang rame dikunjungi orang-orang. Salah satunya adalah Air Terjun Sarang Burung. Akhirnya ketika ke Barru, mengunjungi Air Terjun Sarang Burung masuk dalam itinerary yang saya buat.

*pic courtesy @jjs_barru

Wait, what?
Ke Barru aja pake itinerary?
Oh harus donk... Ke mana pun itu, harus jelas tujuannya biar gak jalan kosong, hehe 😆


Ok lanjut!

EKSPEKTASI VS REALITA

Ekspektasi : Main-main air di Air Terjun Sarang Burung. 

Kata Ucchink, om merangkap pemandu, air terjun Sarang Burung ini yang lokasinya terdekat dengan rumah Kak Dhalan, tempat kami nginap. Selain itu katanya juga medannya yang tergampang di antara air terjun lainnya.

So, kami pikir seperti di Bantimurung yang aksesnya gampang, turun dari mobil jalan dikit trus dapat deh air terjunnya. Makanya Pica dan Khansa udah langsung dipakein baju renang, biar bisa langsung nyebur dan basah-basahan di bawah air terjun.

Dari rumah Kak Dahlan, kami naik mobil sekira 30 menit. Lalu tiba di depan hamparan sawah yang sudah mengering. Pemandangannya cantik banget dengan latar belakang bukit. Kami melewati pematang sawah dengan hati riang gembira. Sebentar-sebentar singgah berfoto dengan happy.

Pepotoan di sawah


Realita : Ternyata oh ternyata...
Untuk mencapai air terjun itu, harus mendaki bukit yang tidak rendah tapi literally mendaki gunung tinggii!!! 😖 

Dengan kemiringan sekira 45 derajat, kami berpijak bebatuan dan tanah yang bisa mikin kita jatuh karena miring. Kadang kami harus pegangan di tumbuhan yang agak tinggi karena pepohonan pun jarang. Saya rasanya bukan lagi mendaki, tapi merangkak! Huhuu... 🥴 bahkan tas yang saya bawa dengan isi yang banyak, terpaksa harus saya lempar dulu ke atas, baru saya mendaki.

Benar-benar treking tanpa persiapan, mulai dari kostum, barang bawaan, mental, terutama fisik. Soalnya gak pernah kebayang medannya kayak gitu.

Medannya itu tuh yang di belakangnya Nadhif 😅

Pica & Khansa yang naik gunung pake baju renang 😆

Alhasil, ketika udah hampir tiba di puncak, saya, Ika & Alifah melambaikan tangan ke kamera tanda menyerah! Gak kuaaattt.... 😭 Ucchink yang sudah sampai di puncak bareng Pica, kami panggil untuk turun. Begitu udah turun lagi, eh Ucchink bilang air terjunnya udah dekat banget, sayang kalo nyerah. Yeee... Jangan maksa donk pak! 🤣

Akhirnya kami turun lagi dan pulang dengan tubuh yang basah, bukan karena mandi di air terjun tapi mandi keringat!! Haha.. Well, ambil hikmahnya aja. At least kami udah punya pengalaman mendaki gunung 😁


Walopun lelah tapi tetap happy

Etapiii, koq saya jadi mikir...
Jangan2 ini Ucchink sengaja mau nge-prank kita ya, dengan bawa ke air terjun yang sulit medannya?! 
Soalnya kami juga sama sekali gak dengar suara air ketika udah hampir tiba di puncak 🤔

So, tonton aja keseruan treking gagal kami di video ini deh...









8 komentar on "Gagal ke Air Terjun Sarang Burung"
  1. Berkunjung ke Air terjun memang membutuhkan tenaga yang extra dan nyali yang kuat, soalnya kebanyakan medan menuju air terjun cukup jauh dan terjal. Namun kalau sudah sampai semua perjuangan akan terbayarkan, mungkin bisa cari info lagi air terjun yg tracking nya dekat dan mudah kalau ajak anak2. Jadi penasaran pengen ke air terjun sarang burung ini.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. MasyaAllah Kak, hahah gokil ini Pica berdua kecil cabe rawit. Akhirnya cukup sampai di sana ya Kak karena perjuangan Mendakinya lumayan curam. Cakep banget itu loh air terjunnya

    BalasHapus
  5. Mba Erry gambar air terjunnya cantik banget pengen ke sana, lihat alamnya yang hijau-hijau juga cantik banget ya, jadi pengen ja;an-jalan

    BalasHapus
  6. Air terjun sarang burung beneran lokasinya ada di atas banget yaa....cocok sama namanya.
    Liat kak Ery, aku jadi ikutan semongkooo...sist.

    BalasHapus
  7. Haha kena prank ya kak,aku pernah tuh air terjun di Sentul katanya dekat dari jalan tol baca di artikel blogger tahunya blusukan dan jalannya buruuuk, mama sampai mengomel terus huhuhu

    BalasHapus
  8. Mba, tapi masih mau kesana lagi ga? :D. Ini kan kalo aku baca, Krn sbnrnya kurang persiapan, sepatu , pakaian dll. Sekarang udah tahu seperti apa Medan dan apa yg hrs dihadapin, masih mau ga nih :D?

    Itu si guide harusnya jelasin secara detil yaaa Medan menuju air terjun seperti apa :p. Kalo bentuknya begitu tp pakaian dan alas kaki ga mendukung, ya aku nyerah juga hahaha. Mana bawa anak kecil

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.