Apa Kabar Bali?

Minggu, Agustus 09, 2020


Assalamu alaikum, manteman.
Hola!
Siapa nih yang udah kangen pengen liburan ke Bali? Saya banget! ☝ hahaha...
Tapi, apa kabar Bali?
Apa Bali udah bisa dikunjungi di saat pandemi seperti sekarang ini?
Apa sudah aman masuk ke Bali, tanpa khawatir terpapar virus?
Seberapa ketat protokol kesehatan yang diberlakukan di destinasi2 wisata yang ada di Bali?
Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang mesti terjawab sebelum kita bisa liburan ke Bali.


Untuk itulah saya ngadaian live di Instagram bareng Aulia @auliairawan, teman masa remajaku dulu (cieee...remaja 😆), yang kini udah pindah tinggal di Bali dan jadi pelaku industri wisata di sana, dengan travelnya Odee Tour.

Live di Instagram saya adakan hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2020 lalu, dalam suasana yang santai walau bahasannya serius. Ya, namanya juga teman masa remaja, pasti banyak ngakaknya selama ngobrol, hehe...

Pertama kali ketemu sama Lia di Bali, th.2009


So, APA KABAR BALI?

Pertanyaan yang pertama saya ajukan setiap kali memulai sesi live Instagram bertema ini.

Dan jawaban Lia adalah Bali aman, walopun sepi.
Ya, sepi.
Bali gak seperti dulu lagi, yang rame dengan para turis baik domestik terutama mancanegara. 

Pandemi virus memang telah merenggut segalanya, termasuk sektor pariwisata yang jadi andalan masyarakat Bali. Karena memang mata pencaharian orang Bali sebagian besar di industri pariwisata.


Suasana saat live bareng Lia


Disaat awal pandemi merebak, kata Lia, rasanya pengen pingsan, karena semua tiba-tiba terhenti. Tidak ada wisatawan sama dengan tidak ada pemasukan. Lia sampai harus jualan buah yang memang banyak dibutuhkan orang kala itu untuk meningkatkan kesehatan. Lalu mulai banyak yang minta dibantu beliin daster Bali hingga oleh-oleh khas Bali khususnya aneka cemilan. Lia pun membuka jasa titip atau reseller kue-kue terkenal, seperti Bolu Harum, Pia Leggong, Pie Susu Dian, dan sebagainya. 

Dan sekarang, setelah 5 bulan pandemi, pariwisata di Bali perlahan mulai bangkit lagi, seiring dengan dibukanya bandara walaupun hanya untuk penerbangan domestik. Penerapan protokol kesehatan tetap jadi perhatian utama. Surat keterangan Rapid Test jadi syarat mutlak jika hendak masuk ke Bali.

Hotel-hotel, termasuk kelas bintang 5, menurunkan tarifnya hingga 50%. Selain itu ada standarisasi kesehatan yang harus diterapkan, yaitu menyemprotkan disinfektan di seluruh area hotel, khususnya kamar jika pengunjung telah check out dan sebelum tamu lainnya akan check in. Sudah banyak pula yang tidak melayani check in di lobby, melainkan langsung di kamar.

Walau begitu, masih banyak tempat wisata yang tertutup alias belum dibuka untuk umum, termasuk Garuda Wishnu Kencana, dan sebagainya. Beach club-beach club malah ada yang akhirnya tutup selamanya daripada merugi menanggung biaya operasional.

Kunjunganku terakhir ke Bali, th.2017


Namun, menurut Lia, dengan kondisi Bali yang sepi seperti sekarang ini malah sebenarnya akan terasa lebih aman kalo ke Bali, karena gak perlu jaga jarak sebab emang kurang orang koq, hahaha... Intinya Bali masih cenderung lebih aman lah dikunjungi dibanding kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Jakarta atau Surabaya.

Baca juga : Apa Kabar Papua?

So, mari kita berharap semoga pandemi segera berlalu dan kita semua bisa traveling dengan rasa aman lagi.
Saya pun bisa mewujudkan impianku untuk jalan-jalan ke Bali menikmati keindahan alamnya.
Hopefully soon!

Selengkapnya perbincangan saya dan Lia, bisa kamu tonton di IGTV @ery.traveling saya ya 😉






4 komentar on "Apa Kabar Bali?"
  1. Aamiin ya Allah semoga pandemi lekas berlalu ya Kak. Aku Feb 2020 kemarin mudik ke Bali masih aman belum ada korona. Doa-doa baik semoga pulih lagi aamiin.

    BalasHapus
  2. Pengen banget sebenernya mba. Tp aku memang menghindari yg namanya naik pesawat, bukan masalah Bali nya. Tes antigen pun ttphrs colok2 hidung kan. Itu yg aku ga mau rasain lagi. Makanya nahan diri dululah utk ga naik pesawat ato kendaraan umum. Kalo naik mobil ke Bali, uwaahahahahaha pak suami lgs nangis bisa2 :p. Capek di jalan :D. Pdhl pgn banget ajakin anakku ke sana, secara mereka blm prnh ke bali

    BalasHapus
  3. Sedih ya Bali terdampak banget wisatanya, mungkin sama yang dirasakan warga Dieng, Lombok dan lainnya. Semoga mereka bisa bertahan hingga situasi aman untuk berwisata ya

    BalasHapus
  4. Gak bisa ngebayangin Bali sepi.
    Ya Allah..
    Semoga pandemi segera berakhir dan semua sektor usaha bisa kembali bangkit dan menggeliat.

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.