Vibrasi Positif Tingkatkan Imun Tubuh

Jumat, April 10, 2020

Assalamu alaikum, manteman.

Di era tekhnologi canggih sekarang ini, anjuran pemerintah agar kita tetap tinggal di rumah saja selama adanya pandemi virus Corona sepertinya gak jadi masalah dan gak menghambat segala aktivitas kita.

Hampir segala hal bisa dilakukan lewat gadget yang ada dalam genggaman kita. Mulai dari pesan makanan, pengantaran barang, sekolah, kantor, semua bisa lewat aplikasi yang tersedia di smartphone kita.

Termasuk untuk miting sekali pun yang mempertemukan orang banyak dalam layar monitor sambil mendengarkan materi, bisa dilakukan dengan mudah. Saya menggunakan aplikasi ZOOM untuk itu.

Hal itulah yang saya dan manteman blogger ikuti. Mendengarkan sharing dari Coach Ochy (Fauziah Zulfitry), seorang Psikolog, Profesional Trainer, Leadership and Executive Coach, topiknya Positive Vibes, berkaitan dengan situasi dan kondisi sekarang ini.

Well, kita sering dengar atau baca kalimat Positive Vibes. Tapi apa kita tau maknanya? 

Positive vibes

Positive vibes atau getaran positif adalah getaran yang kita sebarkan kepada orang-orang di sekitar kita, sehingga membuat bahagia yang dapat menaikkan daya tahan fisik. 

Tau sendiri kan kalo saat sekarang ini daya tahan tubuh yang kuat sangat kita perlukan agar tidak mudah terjangkiti wabah virus? Pandemi ini sudah berlangsung sejak akhir tahun 2019 dan menjangkiti Indonesia di bulan Februari 2020. Berbagai dampak ditimbulkan oleh penyebaran virus Corona ini dan yang paling terasa adalah : 

😔 Perekonomian melemah.
😔 Tidak bisa beraktivitas seperti biasa.
😔 Ketakutan, panik menyebar dan membuat mudah orang lemah. 

Yang parahnya yaitu :



Apa yang menyebabkan hal ini?
Karena banyaknya negative vibes atau vibrasi negatif yang ditangkap oleh orang-orang, yang sebagian besar didapat melalui interaksi sosial baik di media sosial atau bertemu langsung dengan orang-orang yang menyebarkan vibrasi negatif tersebut.

So, tingkatkan vibrasi positif untuk mencapai kehidupan yang benar-benar ingin kita jalani. Karena, seperti yang saya tulis di atas, vibrasi positif itu bisa meningkatkan daya tahan fisik, dengan cara mengaktifkan bakteri baik, meregenerasi sel dan sebagai antibodi.

Lantas, bagaimana meningkatkan Vibrasi Positif?


1. Mulailah dari pikiran dan hati yang jernih
Hati-hati dengan permainan pikiran dan hati. Pikiran negatif dan hati yang kotor bisa menurunkan imunitas dan berakibat mudah diserang virus. Kurangi mengakses informasi mengenai Covid 19. Biasakan memberi respon positif dan terus berusaha menjernihkan hati. 

Bagaimana seharusnya kita merespon kondisi saat ini?

Tenang
Tetap tenang. Tidak panik.

Terima
Menerima dengan lapang dada bahwa ini adalah atas kuasa Allah. Karena virus itu ciptaan Allah dan atas kehendak Allah semua ini terjadi.

Ambil Hikmah dan Pelajaran
Setiap kejadian pasti ada hikmah dan pelajaran yang bisa diambil.

Baca juga : Nobody's Perfect

2. Tingkatkan ibadah kapan pun
Dengan adanya himbauan dari pemerinta untuk kita tetap berada di rumah saja, berarti kita bisa perbanyak ibadah, tidak lagi terganggu dengan segala kesibukan seperti saat berada di luar rumah.
Mendekat kepada Allah di masa pandemi Covid 19 ini bisa dilakukan dengan cara :

Berbaik sangka kepada Allah.
Bersabar.
Bersyukur.
Bertawakkal.

Kesemua hal di atas tertulis dengan jelas dalam ayat-ayat Al Qur'an, seperti Surah Al Baqarah, Al Fushsilat, surah Ibrahim, dan masih banyak lagi.

3. Tularkan vibrasi positif di lingkungan kamu
Caranya dengan :

Menyebarkan gerakan. 
Mengajak dan mendorong untuk peduli.
Berkolaborasi mencari solusi.

Karena apa yang kita rasakan atau pikirkan akan kembali kepada kita.


Sesi sharing bareng manteman blogger dan ex.MaRI
Sesi sharing oleh Coach Ochy bersama manteman blogger & keluarga

Setelah ikut sesi sharing oleh Coach Ochy bareng manteman blogger dan sahabat-sahabat di Manajemen Mal Ratu Indah dulu, saya rasanya belum puas dan pengen ngajak manteman blogger yang belum sempat ikut sesi peetama dan juga keluarga besar, termasuk Alifah anakku untuk ikutan juga. Akhirnya saya pun meminta Coach Ochy untuk kembali adain sesi sharing via ZOOM, seperti yang dilakukan bareng manteman blogger beberapa waktu sebelumnya.

Hal ini sebagai upaya saya untuk menyebarkan lebih banyak energi positif, khususnya di lingkungan terdekat, yaitu keluarga. 

Jadi kesimpulannya : vibrasi positif adalah cara kita untuk survive.
So, mari kita banyak-banyak menyebarkan vibrasi positif!




19 komentar on "Vibrasi Positif Tingkatkan Imun Tubuh"
  1. Cara untuk survive, yang sebenarnya mudah ya Mam Er tapi ternyata banyak tantangan dalam penerapannya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vibrasi negatif saja menyebar apalagi vibrasi positif ya Mam Er. Dan sebenarnya masing-masing dari kita perlu mengusahakan vibrasi yang positif.

      Hapus
    2. Yes kak, sebarkan vibrasi positif biar tetap optimis dan sehat selalu

      Hapus
  2. oh baruka sadar ini waktu materi kmrin di, vibrasi positive smcam getaran positif utk mempengaruhi lingkunga. insyaallah peserta2 nya akan mnyebarkannya.

    btw nd ada fotoku kak di disitu sy lihat, hihii

    BalasHapus
  3. Mantap sekali kak Ery kemarin materinya. Benar-benar saya sendiri merasakan beban pikiranku selama pandemik ini bisa lebih ringan setelah ikut meeting zoom bersama coach Ochy dan kak Ery. Alhamdulillah... Semoga vibrasi positif ini bisa jadi terapi pendukung agar bisa lebih memperkuat daya tahan tubuh kita. Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, karena apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi tubuh

      Hapus
  4. Kerennya materinya dih mam. Mantap mentong. semoga kita selalu menebar kebaikan. Semoga dengan kita melakukan srvv dengan cata yang positif dapat lebih berpengaruh besar terhadap lingkunga. Caranya emang cukup muda tapi halangan rintangnya lumayan juga yah mam

    BalasHapus
  5. Alhamdulillaah bersyukur sekali sudah diajak sama Kak Ery ikut sharing about Positive Vibes ini dan bisa dengar materinya langsung dari Coach Ochy. Efeknya berasa banget jadi lebih bisa berpikir positif lagi dalam menghadapi pandemi saat ini.

    BalasHapus
  6. Sayangnya vibarsi negatif lebih cepat menyebar daripada vibarsi positif, wah haruski sering2 bikin kegiatan atau apalah agar vibrasi positif saja yang menyebar

    BalasHapus
  7. Setujuuu mba. Tp sblm pandemi inipun, aku udah tau kalo pikiran kita itu sangat menentukan kondisi tubuh kita sendiri. Kalo memang pikiran terbiasa berfikir negatif, akibatnya ke tubuh juga bisa jelek. Penyakit jd berdatangan.

    Makanya kita selalu diminta utk ttp berpikiran baik kan. Karena tubuh kita merespon apapun yang dipikirkan oleh pikiran. Setelah pandemi, ga bisa disangkal akupun stress sbnrnya. Mau sampe kapan bakal begini. Keluar rumah takut, yg LBH parah, batuk sedikiiiit aja aku lgs parno. Lgs takut nularin ke anak2 dan org serumah. Tp kalo begitu trus, yg ada aku makin stress, dan berakibat imun jd lemah

    Makanya berusahaaa banget supaya gimanapun caranya, pikiran positif itu hrs selalu ada. Banyakin zikir, ngaji, itu bikin tenang. Dan slalu mikir positif juga membantu. Mungkiiiin, ada hikmahnya kenapa skr ini aku stuck di rumah, ga bisa traveling.

    Dan kalo mau berfikir , memang ada kok. Setidaknya aku bisa menabung jauh LBH banyak drpd sblm pandemi :D. Skr aku bisa masak bbrp masakan gampang yang disuka suami dan anak2. Tiap malam aku jd rutin workout , sblm nya boro2. See... Ada banyak hal positif yg mengikuti slama pandemi ini. Tp kalo pada dasarnya aku ga mau berfikir seperti itu, mungkin yg ada mental jd down Krn mikirnya jelek Mulu :D.

    BalasHapus
  8. Corona merusak banyak hal ya. Khususnya perekonomian. Sedih banget dgn banyaknya PHK.

    Tp satu sisi kt bs jd reset. Mulai dr awal. N makin deket sama keluarga. Nice.

    BalasHapus
  9. Vibrasi positive lah yg sedang kita butuhkan di tengah situasi seperti saat ini. Supaya tetap waras, sehat jiwa raga untuk tetap hidup dengan sebaik2nya

    BalasHapus
  10. Setuju sama 3 poin utama yang Mami Ery tulis di atas, ikhlas menerima adalah sikap yang kayaknya memang harus kita pilih di kondisi saat ini ya. Ibadah dan mendekatkan diri ke Allah SWT udah yang bener sih menurut aku.

    Habis mau berharap ke siapa lagi kalau bukan ke Allah SWT.

    BalasHapus
  11. Aku sejak pandemi jadi agak ngerem ngobrol di wa, kak Ery.
    Karena kan...gak ketemu orangnya langsung yaa..takutnya tersinggun atau salah sangka sama bahasa tulisan.

    Jadi aku kalau mau komen, suka mikir-mikir dulu.
    "Ini bermanfaat atau engga..."

    Ini salah satu posotive vibes selama masa pandemi yang aku jalani.

    Kalau sharing sama coach Ochi, selalu lebih enakan, udahannya.
    Barakallahu fiikum~

    BalasHapus
  12. Kunci utama adalah tetap tenang ya, Kak.
    Biar pikirannya padang. Senangnya bisa menebar kebaikan bersama dan belajar bareng menghadapi. Semoga pandemi lekas beralalu aamiin

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.