Pentingkah Membuat Resolusi Tahun Baru?

Kamis, Januari 02, 2020

Assalamu alaikum, manteman.

Ini adalah postingan pertama di blog emaronie di tahun ber-angka cantik, 2020.

Tulisan tentang RESOLUSI.

❣️❤❣️

"Apa resolusimu di tahun yang baru ini?"
Demikian biasanya orang bertanya.

Wait, what?
Resolusi?
Hahaha... 😂

Saya bosan bikin resolusi setiap tahun baru. Karena biasanya seiring berjalannya tahun, saya jadi lupa tentang resolusi tersebut 😅

Jadi mending saya jalani aja hidup seperti biasa, dengan berbuat yang terbaik dan menargetkan sukses atas apa yang saya kerjakan.

Nah, buat kalian yang suka bikin resolusi di awal tahun, tau gak kalo hal itu sebenarnya berhubungan dengan kepercayaan atau keimanan.

Menurut Wikipedia : 
Resolusi Tahun Baru adalah tradisi sekuler yang umumnya berlaku di Dunia Barat, tetapi juga bisa ditemukan di seluruh dunia. Menurut tradisi ini, seseorang akan berjanji untuk melakukan tindakan perbaikan diri yang akan dimulai pada Hari Tahun Baru.

Tradisi resolusi Tahun Baru ini sendiri sebenarnya berawal dari praktik puasa pra-Paskah yang dilakukan oleh umat Katolik.

Jauh sebelum masa itu, penduduk Babilonia kuno berjanji kepada para dewa yang mereka sembah setiap awal tahun. Lalu Bangsa Romawi memulai awal tahun dengan berjanji kepada Dewa Janus, yang namanya diabadikan menjadi nama bulan Januari. Pada Abad Pertengahan, para kesatria mengucapkan "Sumpah Merak" pada akhir musim Natal setiap tahunnya untuk menegaskan kembali komitmen mereka sebagai kesatria.

Baca juga : Refleksi 2017

Pica bareng Oma & Opa di malam tahun baru 2020

Apa dalam Islam, agama yang saya anut, ajaran untuk membuat resolusi di awal tahun itu ada?

Tidak ada dalam ajaran agama Islam peringatan pergantian tahun, baik itu tahun baru Hijriah, apalagi tahun baru Masehi. Termasuk juga membuat resolusi tahun baru.

Sebenarnya yang paling tepat adalah menyikapinya dengan tekad setiap perpindahan waktu atau tahun harus lebih baik. Prinsip yang diajarkan Islam adalah hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Seorang muslim seharusnya melakukan pembenahan, introspeksi diri, bertobat, merencanakan kebaikan setiap hari bahkan setiap saat. Gak perlu menunggu sampai datang tahun yang baru. Mengikuti tradisi umat lain, yang jelas-jelas bukan ajaran Rasulullah. Karena gak ada yang bisa menjamin kita masih diberi kehidupan oleh Allah sampai tahun yang akan datang.

Wallahua'alam bissawwab.

Momen silaturahim dengan keluarga di malam pergantian tahun 2019 ke 2020




10 komentar on "Pentingkah Membuat Resolusi Tahun Baru?"
  1. Keren postingannya! pembahasannya menarik sekali..

    BalasHapus
  2. Saya juga malas bikin resolusi, seringnya diingkariji.
    Resolusi perpekan saja na sering sekali terlupakan apalagi setahun, hehehe

    BalasHapus
  3. Saya ndak buat resolusi juga. Cukup mempertahankan apa yang sudah cukup lumayan flow-nya kemarin-kemarin dan berusaha menjalani dengan baik apa yang ada di depan mata. BTW, miripnya Oma dengan Mami Ery dih. Opa juga. Baru saya perhatikan, Opa dan Oma ternyata berwajah jodoh ya.

    BalasHapus
  4. Tahun ini saya ndak ada buat tulisan tentang resolusi. Kayaknya mau tuntaskan atau berusaha capai saja resolusi sebelumnya yang belum tercapai. Semoga di tahun ini kita semua bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi ya kak :)

    BalasHapus
  5. resolusi saya setiap tahun selalu sama, menyelesaikan resolusi tahun sebelumnya #halah

    nda pernah ja saya bikin resolusi, yang penting sudah resolusi 4K sudah alhamdulillah #halahlagi

    tahun baru atau bukan, yang penting bekerja dan berkarya seserius mungkin sambil tidak lupa menikmati hidup. zalam zuper!

    BalasHapus
  6. Banyak benernya mbak, saya setuju banget

    BalasHapus
  7. Nah, saya baru tahu nih ternyata tradisi membuat resolusi tahun baru berasal dari luar Islam ya. Tapi membuat target atau ada keinginan/harapan yang ingin terwujud di tahun ini bukan hal yang terlarang, kan?

    BalasHapus
  8. hari ini harus lebih baik dari kemarin, setiap hari harus berbenah diri. Menarik tulisannya, jadi pengingat diri.

    BalasHapus
  9. betul kak, biasanya aku cuman nulis tapi gak dikerjakan makanya gak terwujud hahahaha semangatttt 2020 harus tercapai :D

    BalasHapus
  10. Setujuuu mamii
    Pembenahan dan intropeksi diri yg paling perlu
    Apa yg kurang
    Dan apa jg yg terasa berlebihan ..
    Kalau punya tujuan dan target
    Tak mengap di resolusikan tp niatnya sebagai motivasi aja sih

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.