MALTOFER Membantu Mencukupi Kebutuhan Zat Besi

Senin, November 04, 2019

Tau gak apa itu anemia?
Kurang darah atau rendah darah?

Ternyata banyak yang salah sangka mengira kurang darah itu sama dengan  darah rendah, padahal beda lho pemirsa...

Anemia adalah istilah umum untuk kekurangan sel darah merah atau zat besi. Gangguan anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah sehat di tubuh terlalu rendah. Sel darah merah itu berperan untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Jadi kalo sel darah merah rendah, bisa menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam tubuh. Akibatnya, tubuh menjadi kekurangan oksigen. Gejala lain yang sering timbul pada kondisi kekurangan zat besi adalah mudah lelah, penurunan prestasi di sekolah atau kantor, penurunan sistem kekebalan tubuh, hingga gangguan tumbuh kembang pada anak.

Baca juga : Faizah dan Hernia

Kekurangan zat besi adalah kekurangan gizi yang paling umum di seluruh dunia, yang hampir mempengaruhi 3 miliar orang. Adapun yang beresiko tinggi terkena Anemia adalah wanita dewasa, manula, anak-anak dan ibu hamil.

Untuk itulah, diperlukan suplemen zat besi demi pemenuhan zat besi pada orang yang membutuhkan, khususnya para ibu hamil, 

Adalah Maltofer, produk suplemen besi dalam bentuk Iron Polymaltose Complex berkualitas dari PT. Combiphar. Pertama di Indonesia dalam bentuk tablet kunyah, Original swiss dan sudah 50 tahun di dunia. Jadi jelas aja paling cocok sebagai suplemen penambah zat besi. Apalagi karena rasanya coklat Swiss yang disukai mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Maltofer tablet
Maltofer sirup


Pada hari Minggu tanggal 3 November 2019, Maltofer mengadakan Women Community bertema Peran Penting Zat Besi dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (Golden Age) Nan Cemerlang, dengan menghadirkan dr. Victor Siahaya Tjandra, Sp.A  (Dokter Spesialis Anak) dan dr. Carlinda Ekawati (PT. Combiphar).

Dalam acara ini, kami para blogger beserta ibu-ibu yang memiliki anak balita diundang untuk mendengarkan langsung penjelasan dari para dokter terkait dampak kekurangan zat besi dan bagaimana pencegahannya.

Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu kami diperiksa HB dan bisa berkonsultasi masalah kesehatan. Lalu berfoto di photo booth yang tersedia dan dilombakan. Lalu tepat jam 10 teng acara pun dimulai.

Baca juga : #kepoin Faizah yang Berani Disuntik

Pemeriksaan HB
*pic by Fillyawie

Pentingnya Zat Besi Bagi Tubuh

Dr. Victor Siahaya Tjandra, Sp.A adalah dokter spesialis anak yang berpraktek di beberapa rumah sakit besar di kota Makassar, salah satunya yakni di RS. Siloam. Dalam presentasinya, Dr. Victor menjelaskan tentang Pentingnya Zat Besi di 1000 Hari Pertama Kehidupan.

1000 Hari Pertama Kehidupan (Golden Periode) atau disebut dengan HPK adalah masa terpenting dalam daur kehidupan manusia. 1000 hari itu terhitung dalam 270 hari selama kehamilan dan 730 hari dari lahir sampai berusia 2 tahun.

Suplementasi zat besi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan akan mempengaruhi kualitas kesehatan, intelektual dan produktivitas pada masa yang akan datang.

Selama kehamilan, kebutuhan penyerapan besi akan meningkat secara signifikan:
1. Peningkatan kebutuhan terjadi hampir 10 kali lipat pada kehamilan trimester ketiga. Biasanya makanan yang kaya zat besi saja tidak mencukupi kebutuhan zat besi selama kehamilan.
2. Defisiensi zat besi terjadi hingga 40% pada ibu hamil di trimester ketiga
3. Mayoritas ibu hamil dengan anemia dikarenakan kekurangan zat besi.

Sebenarnya fungsi zat besi atau Fe dalam perkembangan anak itu terbagi sesuai usianya, yaitu :
✔️ Janin : berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dan otak.
✔️ Bayi : berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan potensialnya serta massa SDM.
✔️ Pra-Sekolah : berfungsi untuk perkembangan dan pertumbuhannya.
✔️ Usia Sekolah : berfungsi sama dengan masa Pra-Sekolah, untuk pertumbuhan dan perkembangan.
✔️ Remaja : berfungsi untuk menstruasi, penambahan volume darah dan meningkatkan massa otot.

Jadi kebayang kan kalo anak kekurangan zat besi?

Efek Anemia Defisiensi Besi yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan yang paling merugikan adalah terhadap perkembangan otak bayi, yang akan bersifat permanen, dimana pengaruhnya pada :
πŸ‘‰Penurunan IQ dan kemampuan akademis di sekolah
πŸ‘‰ Gangguan prilaku sosio-emosional
πŸ‘‰ Fungsi motorik yang buruk
πŸ‘‰ Penurunan perkembangan otak yang bersifat permanen sampai remaja

Baca juga : Ketika Anakmu Sudah Berusia 20 Tahun

dr. Carlinda & dr. Victor

Mengapa Harus Maltofer?

Selanjutnya ada dr.  Carlinda Ekawati dari PT. Combiphar. Beliau pun menjelaskan pentingnya zat besi di masa 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Untuk itulah saat dinyatakan hamil, seorang ibu hamil harus mencukupi kebutuhan suplementasi zat besi sampai 9 bulan. Selain mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti : 
πŸ‘ Daging Sapi
πŸ‘ Daging Ayam
πŸ‘ Kacang-kacangan
πŸ‘ Sayuran Hijau
πŸ‘ Lengkapi dengan Maltofer suplementasi penambah zat besi dengan kandungan Iron (III) Polymaltose Complex (IPC).

Mengapa harus Maltofer?
Ada banyak alasan. Yuk kita simak bersama!

1. Besi tablet kunyah dalam Iron (III)-Hydroxide Complex (IPC)
Dimana setiap partikel-partikel terbungkus dalam sebuah guhus polimer karnohidrat (polymaltose). Hal ini untuk mencegah bahaya yang ditimbulkan besi pada oencernaan. Proteksi itu juga mencegah interaksi besi dengan makanan.

2. Efektif dan ditoleransi dengan baik untuk ibu hamil dengan Iron Defisiensi Anemia.
Maltofer meningkatkan Hb level dibandingkan dengan Ferrous (Fe2+) dan memberikan toleransi yang naik terhadap efek mual dan muntah, konstipasi dan terbukti lebih signifikan dibandingkan Ferrous.

3. Efektif dan ditoleransi dengan baik untuk anak-anak dengan Iron Defisiensi Anemia.
Maltofer efektif meningkatkan Hb level dibandingkan dengan Ferrous Sulfate dan memberikan toleransi yang baik terhadap efek mual dan muntah, konstipasi dibandingkan dengan Ferrous Sulfate.

4. Maltofer dapat diberikan bersamaan dengan makanan maupun obat. Maltofer tidak memberikan interaksi yang merugikan dan tidak menimbulkan stress oksidatif.

5. Toksisitas yang rendah dan tidak terjadi stress oksidatif.
Maltofer mempunyai toleransibikitas yang lebih baik dan tidak melukai lambung dibandingkan dengan Ferrous (Fe2+).

Dalam acara ini juga dilakukan tes mencampur Maltofer dengan teh, untuk membuktikan bahwa Maltofer larut dalam minuman. Terbukti ketika disandingkan dengan obat suplemen sejenis, teh yang telah dicampur dengan Maltofer menjadi berwarna coklat sesuai dengan rasanya yaitu coklat Swiss, sedangkan yang bukan Malltofer lama larutnya dan berwarna sangat gelap.

Uji coba Maltofer dalam teh

Inilah keunggulan Maltofer yang harus kamu ketahui :
🌟 Besi tablet kunyah (IPC) rasa coklat PERTAMA DI INDONESIA dengan efek samping minimal.
🌟 Efektif meningkatkan Hemoglobin (Hb) pada kehamilan dan anak-anak.
🌟 Tidak berinteraksi pada makan dan obat-obatan.
🌟 Meningkatkan kepatuhan anak dan disukai anak karena rasa dari Swiss dan after taste besi yang minimal.

Jadi gak ragu lagi kan untuk mengkonsumsi Maltofer?

Sesi tanya jawab

Baca juga : Bahagia Dari Hati Dengan Ngeblog

Lomba Menulis Blog

Di akhir acara, hadir mbak Ika Puspita, blogger asal Semarang yang menjadi rekanan PT. Combiphar (produsen Maltofer) setelah menang berbagai lomba blog yang diadakan oleh Combiphar.

Mbak Ika menjelaskan tentang lomba blog yang diadakan dalam acara ini dan skaligus memberikan tips cara menulis agar bisa menang lomba. Tipsnya mantul banget deh πŸ‘

Bareng mbak Ika Puspita (baju merah)
Menang door prize donk...

Dan sebagai penutup acara, diumumkan pemenang aneka lomba, dan saya oun menang door prize donk. Alhamdulillah!

Oiya, tapi doakan saya yaa semoga menang lomba blog juga nanti. Soalnya hadiahnya keren sih. Hehe..




27 komentar on "MALTOFER Membantu Mencukupi Kebutuhan Zat Besi"
  1. Dampak anemia: penurunan prestasi di sekolah atau kantor, penurunan sistem kekebalan tubuh, hingga gangguan tumbuh kembang pada anak.

    Seram juga ya ... mungkin bisa sampai kena autoimun kalau kekebalan tubuh menurun terus ya, Mam?

    BalasHapus
  2. semoga mami menang dan akupun menang. ada 2 hadiah kan . Hadia keren dari maltofer. eh mami ternyata tes hb juga yah? Gimana hbnya kak? apakah mami sudah sediakan maltofer dirumah? pastinya sudah yah?

    BalasHapus
  3. wah kayaknya aku perlu ini nih secaar Hbku selalu rendah

    BalasHapus
  4. Maltofer tablet kunyah aku suka, selain rasanya enak kemasan tablet memudahkan dibawa kemana-mana. Aku sudah pernah anemia, terbiasa minum suplemen zat besi yang rasanya kurang enak dilidah.

    BalasHapus
  5. jadi ini semacam vitamin ya mba? Aku sbnrnya ga ngerasain tanda2 kekurangan zat besi kayak yg ditulis di atas, tp krn aku baca ini bgs juga utk suplemen tubuh, jd pgn konsumsi jg, trutama anak2 biar konsentrasi di sekolahnya ttp fokus :D. mungkin aku bakal cari yg tablet kunyah deh, biar ga pake drama ngasihin ke anaknya :D.

    BalasHapus
  6. Huwa ketemu mba Ika ya Mba Ema di sini
    duh mba Aktif banget bertanya dan dapet hadiah keren
    Aku masih punya maltofer, sedia selalu di rumah biar aman hehehe

    BalasHapus
  7. Anakku sebelum usia 2 thn juga diresepin maltofer sama dsa. Setelah 2 thn cek darah, Puji Tuhan hasilnya bagus, ga ada kekurangan zat besi. Memang penting utk diperhatikan orangtua ini.

    BalasHapus
  8. Nah, kadang suka masih mikir anemia sama darah rendah itu sama lho aku *dasar aku. Padahal beda ya mbak. Duh ngeri ih kalau kekurangan zat besi. Aku pengen nyoba Maltofer ini, penasaran karena merupakan Besi tablet kunyah (IPC) rasa coklat PERTAMA DI INDONESIA dengan efek samping minimal. Rasa coklatnya itu lho huehehe beneran penasaran aku. Dan kumendoakan semoga mba Ery menang lomba blognya ya aamiin

    BalasHapus
  9. sampai sekarang si kecil rutin aku beri suplemen zat besi dan vitamin lainnya guna membantu tumbuh kembangnya, kalau bukan orang tuanya yang aware soal zat besi siapa lagi ya mbak? Dan aku baru merek Maltofer ini, penasaran pengen nyoba juga apalagi rasanya yang coklat Swiss hihihi.

    BalasHapus
  10. Kebetulan anakku pernah kena ADB alias anemia defisiensi besi, sama dokter diresepin maltofer buat dongkrak zat besinya. Eh bener dong gak sampe 3 bulan terapi Hb nya udah naik aja

    BalasHapus
  11. Hai mbak Ery, terimakasih untuk info nya yah! Aku ni yang bolak-balik mengalami anemia, karena aku sendiri kurang suka dengan makanan yang bisa menambah zat besi seperti daging merah, bayam, kacang-kacangan. Sepertinya saya tertarik langsung beli maltofer nih, untuk anak saya juga! Hihi.. Oh iya mbak, bagi-bagi dong tips nya supaya bisa menang lomba blog, hihihi maaf jadi out of topic sedikit yaa

    BalasHapus
  12. HB aku normal tapi kadang suka hilang keseimbangan habis duduk berdiri langsung pusing perlu d cek yaa

    BalasHapus
  13. sebegitu pentingnya zat besi ini didalam tubuh anak kita ya kak. btw semoga bisa menang lomba blognya ya kakak ery.

    BalasHapus
  14. huhuhu seram yaa akibat kurang zat besi ini :(
    anak bayiku kemarin dideteksi kekurangan zat besi dan harus minum suplemen zat besi :(

    BalasHapus
  15. Aku langsung buka jendela baru lagi, cari tahu tentang Maltofer ini.

    ... dan yang paling bikin melting, bagian "rasa coklat Swiss", wow!

    BTW, itu hadiah door prize, jam dinding ya?
    Unik banget.
    Syukak !

    BalasHapus
  16. Wah keren, bisa dikunyah juga ya mba. Aku jadi pengen coba, secara kt perempuan rutin menstruasi tiap bulan. Btw aku gagal fokus sama cantiknya mba Ema dan mba dokter hihihi. Udah cantik2, sehatttt dan menginspirasi lagi. Keren.

    BalasHapus
  17. Aku sejak hamil anak pertama dan sempat hamil anak kedua divonis kekurangan zat besi sampai aku disuruh sering makan daging, ternyata anakku pun dari 4 bulan udah dikasih zat besi tambahan, Nah kalau sudah ada yang bisa dipakai sekeluarga gini lebih enak karena ringkes pake maltofer

    BalasHapus
  18. Wah aku juga diresepin maltofer sama dokter karena hb ku rendah. Sedih sih hb rendah kesannya kurang gizi. Padahal sering makan daging. Kadang kalau ga minum suplemen cuma dari makanan juga ga terkejar. Plus wanita berhijab yang jarang terkena sinar matahari juga sering defisiensi zat besi ya.

    BalasHapus
  19. Bahaya juga ya dampaknya kalau kena anemia. prestasi menurun sistem kekebalan tubuh juga turun, hingga gangguan tumbuh kembang pada anak.
    Wah kita harus pandai-pandai nih menjaga kesehatan agar terhindar dari anemia.

    BalasHapus
  20. Nah, ibu hamil seperti saya penting banget nih konsumsi suplemen seperti maltofer ini agar kebutuhan zat besi tercukupi. Eh cuma saya belum pernah coba suplemen yang satu ini. Jadi penasaran karena rasa coklatnya itu.

    BalasHapus
  21. Keren nih event yang kayak gini. Menambah pengetahuan kita sebab bisa tau penyebab terjadinya penyakit Anemia dan mencari solusix melalui maltofer.

    BalasHapus
  22. Minum Maltofer sebagai suplemen tambahan zat besi sebaiknya dosis meminumnya gimana, kak?
    Aku waktu hamil rajin yaa...gak nyangka kalau sehari-hari juga sebaiknya konsumsi Maltofer.
    Kalau rasanya nikmat dan ada tablet hisapnya, takutnya pas anak-anak minum jadi suka lalu terus mau lagi dan lagi, hehehe...kan rasa coklat Swiss.

    BalasHapus
  23. zat besi memang penting sekali dalam tubuh kita ya kak. dan sekarang ada maltofer yang bisa memenuhi kebutuhan tsb.

    BalasHapus
  24. Maltofer ini menurutku, salah satu solusi memang untuk memenuhi kebutuhan zat besi. Sekrang ini, banyak banget kasus yg ibu hamil kekurangan zat besi yang sampai harus lakukan infus venofer.

    BalasHapus
  25. Wah penasaran banget sama Maltofer karena bentuknya tablet kunyah. Menarik banget ya kak jadi kaya permen. Pengen nyoba deh

    BalasHapus
  26. ngeri ya kak resiko kekurangan zat besi ini bisa berakibat menurunkan kualitas hidup seseorang.. gak kebayang gimana gak enaknya jd orang yg mengalami anemia akut..

    BalasHapus
  27. ngeri ya kak resiko kekurangan zat besi ini bisa berakibat menurunkan kualitas hidup seseorang.. gak kebayang gimana gak enaknya jd orang yg mengalami anemia akut..

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.