Sudah Cukupkah Bekal Akhirat Kita?

Rabu, Juni 26, 2019

Assalamu alaikum
Sebagian besar dari kita mungkin udah tau e-commerce busana muslimah ternama, yang sekarang udah buka offline store di beberapa kota besar, yakni "HIJUP".

Dalam kiprahnya di dunia syiar Islam, HIJUP gak hanya sekedar bergelut dalam bisnis fashion, tapi juga sering mengadakan taklim atau kajian Islami di berbagai kota dengan menghadirkan ulama-ulama terkenal dan 

Salah satu yang saya ikuti adalah yang diadakan pada tanggal 27 Agustus 2018 lalu (sudah lama emang), kajian akbar yang dibawakan oleh ustadzah Halimah Alaydrus. Ceramah yang beliau sampaikan pada saat itu, saya rangkum dalam tulisan ini.

Baca juga : Charge Iman


Lillah, Fillah, Billah :
Bekal Akhirat Sudah Cukup?
oleh Ustzh. Halimah Alaydrus


Bismillah....
Dalam hidup, kita seharusnya banyak mengintrospeksi diri.
Apa bekal kita ke akhirat nanti sudah cukup? 
Apa perjalanan kita menuju Allah, sudah mendapat ridhoNya?


Perjalanan hidup kita dimulai sejak Allah meniupkan roh ke dalam raga dan nantinya akan berakhir di Surga atau Neraka. Tempat kita kekal nanti.

Kita hidup di dunia ini hanya sebagai musafir. Jika kita sudah meninggal nanti, kita sudah tidak akan bisa lagi berikhtiar, tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Hanya penyesalan yang tiada guna bagi orang yang tidak beriman. 


Penyesalan yang terbesar saat berpulang adalah karena tidak menjadi pengikut Muhammad SAW, termasuk juga tidak mengamalkan sunnahnya. Maka sebelum penyesalan datang, bekali diri. Setiap kali ada keinginan untuk berbuat dosa, ingat Allah.


Di dunia ini tidak ada yang pasti. Hanya kematian lah yang pasti. Untuk itu bekali diri. Perbanyak bekal menuju akhirat, termasuk anak-anak pun harus dibekali ilmu agama sejak dini.

Baca juga : Kami dan Anak-anak

Suasana kajian akbar

🏵 Bekal akhirat itu ada 4 :

1. Ilmu
Jangan beribadah tanpa ilmu, karena ibadah bisa jadi tanpa tuntunan. Hadiri majelis ilmu.


2. Iman
Meyakini Allah dan Rasul. Pastikan keimanan kita hanya kepada Allah SWT.


3. Amal Sholeh
Jika ingin mendapat surga, kita harus beramal sholeh. Apa saja amal sholeh itu? Ada yang berupa ritual, seperti sholat, mengaji, puasa, berhaji, yang memang untuk Allah. Ada juga amal sholeh sosial, yaitu membantu orang lain, sedekah dan sebagainya. Ada pula amal sholeh dalam hati, yakni kecintaan kepada Allah dan Rasul, niat baik dalam mengerjakan sesuatu, sabar dan sebagainya.


4. Ikhlas
Ikhlas mengerjakan sesuatu karena Allah, tanpa bermaksud lain.
Tanpa keihlasan, segala yang kita lakukan akan sia-sia.


Ikut kajian akbar bareng Ika, iparku


Kebahagiaan kita di akhirat, diawali dengan kebahagiaan di dunia. Mendekatkan diri kepada Allah akan selalu membuat kita bahagia. 

Jangan hanya bangga dekat dengan penguasa atau pejabat daerah, tapi banggalah jika bisa dekat dengan penguasa alam semesta, Allah SWT.


Semoga share ini bermanfaat.
Aamiin allahumma aamiin 😇




7 komentar on "Sudah Cukupkah Bekal Akhirat Kita?"
  1. Jadi sedih Mbak. Lamaa banget belum pernah ikut kajian lagi. Entah aap bekal yang bisa kubawa nie. Semoga jangan dipanggil dulu ketika belum siap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samma mbak...
      Rasanya kalo iman lagi naik, mau dipanggil saat itu juga koq ya siap aja.
      Tapi kalo lagi turun, rasanya jadi takut mati, huhuu..

      Hapus
  2. Membaca ini langsung tertampar karena ternyata masih banyak yang belum dilakukan.. Secara bertahap harus menyiapkan bekal untuk akhirat ya, karena kita hanyalah musafir yang numpang lewat di dunia.. Diresapi pelan2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benrr banget, kita di duna hanya sementara.
      Akhirat tempat kita berpulang nantinya.

      Hapus
  3. Makasih banget kak diingatkan kembali, untuk selalu mengingat kematian dan memperbanyak amal shalih. Harus ssimbang ya mba antara dunia dan akhirat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malahan harus lebih banyak mikirin akhirat lho... Gak boleh diseimbangkan dengan dunia, heehe.

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.