PAPPA JACK - Resto Asri Bernuansa Alam

Selasa, Oktober 30, 2018

Hola! Assalamu alaikum...

Sepertinya udah lama banget saya gak ngereview resto atau cafe yang pernah saya kunjungi. 

Untuk itu, kali ini saya pengen ngereview sebuah resto yang menurut saya OK dan recommended buat manteman. Actually, tulisan ini sebenarnya udah agak lama mengendap di draft, but gapapa lah ya, kan restonya juga masih eksis dan masih bisa kamu kunjungi kalo emang belum pernah ke sana 😁

So, let's cekidot!

Menyantap hidangan lezat sambil menikmati suasana asri, penuh dedaunan dan gemericik air mancur dari kolam, serta sesekali terdengar kepakan ekor ikan Koi menepuk air di kolam saat sedang berebut makanan, benar-benar menyenangkan skaligus menenangkan.

Perasaan itulah yang saya rasakan ketika berkunjung ke Pappa Jack Cuisine, yang merupakan salah satu outlet yang terdapat di GROUND Eat and Drink.

Tampak dari jalanan
Jalan masuk ke area Ground Eat & Drink

Gak cukup sekali saya ke sana, tapi rasa pengen kembali dan kembali yang bikin saya sering ke sana. Gak hanya untuk sekedar isi perut, tapi tentu saja  buat menikmati suasananya juga, di sela-sela reunian atau arisan keluarga. Makanya kurang afdol kalo resto ini gak saya tulis di blog emaronie.com.

GROUND Eat & Drink terletak di Jalan Hertasning Makassar. Sebuah bangunan dengan model melebar yang terdiri dari 3 resto, yaitu Seorae Korean BBQ, Pat Bing Soo dan Pappa Jack. Masing-masing resto ini beda-beda jenis menunya. Di Saorae adalah menu barbeque ala Korea, di Pat Bing Soo menyajikan dessert ala Korea, dan di Pappa Jack kita bisa menikmati menu-menu khas China Peranakan seperti di kopitiam.


Kolam Ikan & Taman yang Asri

Untuk masuk ke Pappa Jack kita harus lewat belakang Saorae dan melewati toilet yang terletak di sisi kanan gedung. Lalu kita akan bertemu dengan kolam ikan Koi dan kolam air mancur yang cantik. Tanaman hijau di sekitar kolam membuat suasana asri di area belakang gedung ini. Bener-bener asri.

Melewati area penuh tanaman ini dulu
Lalu disambut dengan kolam yang panjang
Spot foto paling ok

Di area kolam dan taman ini jadi spot favorit para pengunjung, termasuk saya juga. Ada kursi berwarna-warni yang cantik, ada pula semacam kurungan burung berwarna tosca yang semuanya bisa jadi properti foto.

Interior Ruang Bernuansa Alam

Pintu Pappa Jack dengan model kaca berkotak-kotak selalu dijaga oleh seorang pelayan yang siap menyambut pengunjung. Masuk ke dalamnya, kembali kita disuguhi dengan pemandangan yang asri.

Nuansa alam jadi tema interior. Banyak tanaman aritifisial menghiasi ruangan. Dindingnya pun mengekspos batu alam. Yang jadi favorit saya adalah lantai keramik bergambar bunga aneka warna.

Ruangannya cukup besar dengan 2 macam kursi, yakni sofa dan kursi rotan. Kapasitas kursi kira-kira bisa mencapai 200 orang. Saya kalo ke sini pastinya pilih yang PeWe donk, alias posisi wenak, yaitu sofa.



Ruangan yang luas
Interior ruang bernuansa alam
Lantai keramik gambar bunga
Dinding yang mengekspos batu alam

Menu ala China Peranakan

Faktor penting yang menentukan customer untuk datang kembali ke sebuah resto adalah menu yang enak dan bervariasi.

Pappa Jack menghadirkan menu khas China Peranakan, seperti yang biasa kita temui di warung kopitiam. Mulai dari kopinya, menu pendamping buat ngemil, makanan berat, hingga dessert, semuanya menggugah selera.

Sebut saja Kopi O, Teh Tarik, Roti Mantao, Nasi Lemak, Koay Teow (Kwetiau), Es ABC Shanghai dan masih banyak lainnya. Adapun harganya di kisaran antara Rp.30.000 - Rp.50.000.

Teh Jelly
Matcha Latte Blended & Fried Banana Cheese Milk
Koay Teow Siram Seafood
Koay Teow Soup with Steamed Chicken
Chicken Rice with Beansprouts & Ice Teh Tarik

Aah, jadi kangen pengen ke Pappa Jack lagi, menikmati menu-menunya yang enak dan tentu saja suasananya yang asyik. Kalo berfoto di area tamannya, saya merasa seperti lagi berada di Bali, hehe...

Baca juga : Pica Goes To Bali

So, siapa yang mau ditemenin sama saya ke Pappa Jack? 😄

Serasa di Bali



10 komentar on "PAPPA JACK - Resto Asri Bernuansa Alam"
  1. Masih bukakah? perasaan sudah ditutup mi berganti kafe yang paling ujung kiri. Setahuku yaa karena waktu makan di Seorae mbaknya bilang begitu. Kopinya enak disitu apalagi kalu dapet kursi yang menghadap outdoor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setauku masih ada. Karena saya cek di Google masih buka.
      Kalo yanh di ujung itu kayaknya cafe baru.
      Etapi kalo mbaknya Seorae bilang udah tutup, it means tutup mi itu dii?

      Hapus
  2. deh mami kukira saya disana haruspi modal ratusan ribu buat 1 menu makanan ternyata saya salh. bagusnya lagi tempatnya buat ootd. makasih mami sudah tulis tentang pappa jack jadinya saya ndak berpikir terus kesana karna takut ndk cukup isi dompetku. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pun dulu juga mikirnya gitu. Ternyata standard ji.

      Hapus
  3. wow, aku baru tau dalamnya pappa jack se-instagramble itu :D

    BalasHapus
  4. Sering lewat di jalan Hertasning tapi gak pernah liat lokasi Papa Jack ini atau apa saya yang kurang perhatikan saja ya hehe btw liat menu-menunya bikin ngiler banget deh kak. Jadi pengan nyobain *eh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa sih gak kliatan, padahal gede banget restonya ini. Emang yg paling terlihat itu tulisan Ground Eat & Drink sih

      Hapus
  5. Ini salah satu gendre tulisan mamy yang saya suka, review restoran atau tempat-tempat makan yang asyik. Secara saya tuh ndak pintar mereview tempat makan, eh saya kan jarang makan di resto, lebih seringnya makan di warung saja hahaha...

    Foto-fotonya juga keceh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hhahaa... Padahal warung pun bisa direview sebenarnya, bun.

      Makasih bunda, udah suka dengan tulisanku.

      Hapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.