Bila Kau Terus Pandangi Langit Tinggi di Angkasa

Sabtu, Maret 09, 2019

Salah satu lirik lagu Dewa 19 yang saya suka ada dalam lagu Dua Sejoli. Bunyinya seperti ini,

🎶
Bila kau terus pandangi langit tinggi di angkasa,
Tak kan ada habisnya segala hasrat di dunia.

Pesan dari kalimat itu dalam banget. Sebagai pengingat buat kita untuk gak melulu melihat ke atas, gak melulu pikirin dunia, melainkan harus juga sering melihat ke bawah dan bersyukur.

Bener banget! Setuju 100%.

Baca juga : 19 Lagu DEWA 19 Favoritku

Langit hitam di atas lapangan Telkom Makassar

Tapi, saya ini pengagum keindahan yang Allah ciptakan, terutama langit. Baik itu langit yang bersih tanpa awan, terutama lagi langit yang dipenuhi awan berarak.

Dan setelah saya telusuri, ternyata dalam Al Qur'an  banyak sekali ayat yang membahas tentang langit. Salah satunya bahkan menyuruh kita untuk memperhatikan langit, yaitu surah Al Qaf (QS.50) ayat 6, sebaga berikut :

أَفَلَمْ يَنْظُرُوا إِلَى السَّمَاءِ فَوْقَهُمْ كَيْفَ بَنَيْنَاهَا وَزَيَّنَّاهَا وَمَا لَهَا مِنْ فُرُوجٍ

"Maka tidakkah mereka memperhatikan langit yang ada di atas mereka, bagaimana cara Kami membangunnya dan menghiasinya, dan tidak terdapat retak-retak sedikit pun?"

Baca juga : Charge Iman

Saya suka mengabadikan keindahan langit lewat lensa kamera. Memotretnya, lalu mengedit sedikit, kemudian osting di media sosial, sepertinya ada kepuasan tersendiri. Apalagi jika dipasangkan caption menyentuh yang relijius. 

Awan berarak di atas Istana Boneka Jakarta
Langit Hong Kong yang luas
Awan putih di langit Macau
Nadhif & senja di Pantai Losari


Ternyata, kesukaan saya memandangi dan mengabadikan langit lewat kamera menurun pada Alifah, anak tertua saya. Dan ini dia hasil fotonya lewat kamera analognya :


Langit siang
*pic by alifahbaudjemma
Sea & Sunset
*pic by @alifahbaudjemma
Sunset in Akkarena
*pic by @alifahbaudjemma

Di antara foto langit yang permah saya jepret, saya paling suka foto saat sunrise yang saya ambil lengkap dengan videonya berikut ini :

Mentari terbit di langit Makassar



Kamu sendiri, suka juga gak memandang langit? Langit seperti apa yang paling kamu suka? Cerita di kolom komentar donk...




14 komentar on "Bila Kau Terus Pandangi Langit Tinggi di Angkasa"
  1. Saya juga suka memandangi panorama2 alam, meskipun hanya sekedar matahari terbenam saat sore menjelang malam. Tapi entah kenapa ciptaan Tuhan dibumi ini tidak pernah habis akan keindahannya 😳

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sesuai dengan ayat "Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?" Hehe...

      Hapus
  2. Masya Allah, saya sering merasa teduh saat memandang langit. Ada perasaan damai di sana, melihat langit biru dihiasi awan putih lalu saat kala langit berwarna senja. that's the real moment you always wanna see

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, indeed. Perasaan kita sama berarti, tenang banget kalo lihat langit yang luas

      Hapus
  3. Keren sekali foto sunrisenya, kak... Saya juga suka memandangi langit, terutama saat matahari terbit dan tenggelam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cantik banget yaa.. Ada semburat warna orangenya.

      Hapus
  4. Jika banyak orang berbondong-bondong liat sunset di pantai. Saya malahan suka Sunrise. Krna udara di pagi hari itu sejuk sekali, udara segar dan nyaman jika ditemani swella dan teh hangat~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sudah banget lihat sunrise. Paling juga kalo pas ke airport pagi2 antar suami, baru deh bisa lihat sunrise dari jalan tol.

      Hapus
  5. Saya juga suka memandang langit kak, terutama saat sunset. Pernah bela-belain ke Lakkang buat naik perahu sambil lihat langit pas sunset hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi pulang dari Lakkang udah gelap donk? Ngerinya itu...

      Hapus
  6. suka sama foto-fotonya.. coba jalan lebih ke timur kak.. Maluku atau Papua misalnya, langit (juga lautnya) makin ke timur makin cantik..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deh asyiknya itu... Tapi kayaknya belum jadi tujuan impianku

      Hapus
  7. Saya suka pandangi langit di kala waktu senja..Yang tidak jauh dari rumah ajha kayak di Akarena ataw di Losari..

    Saat senja, langit kelihatan Indah di hiasi kolaborasi sinaran mentari dan gelapnya malam..kedua-diuanya ketemu di langit senja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan saat senja itu rasanya hati jadi tenaaang banget ya...

      Hapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.