BUKAN PEREMPUAN BIASA di Net TV SulSel

Sabtu, Februari 23, 2019

Undangan Jadi Narasumber

Siang itu, sebuah pesan singkat masuk lewat aplikasi Whatsapp saya,

"Assalamu Alaikum... saya  Fitri NET TV Sulsel. Kami berencana mengundang kakak utk jadi Narasumber di Program kami "Bukan Perempuan Biasa". Semoga berkenan..terima kasih"

"Wah, masuk tv lagi nih!" pikirku, sebelum menjawab pesan itu. Saya pun bertanya, bagaimana konsep acara ini, saya ditampilkan dalam kapasitas sebagai apa, apa aja yang akan ditanyakan, dan durasi penayangan. Rupanya acara ini menampilkan sosok perempuan yang pekerjaannya banyak berpengaruh langsung terhadap masyarakat, namun tidak terlalu terekspos oleh media. Akhirnya saya dan Mbak Fitri janjian untuk menentukan jadwal syutingnya.


Syuting dilaksanakan pada hari Senin tanggal 17 Februari 2019 jam 2 siang di studio kantor Net TV Sulsel, jaringan Net Mediatama, yang terletak di kawasan Panakkukang Makassar. Studionya terletak di lantai 2 dalam sebuah kantor sederhana yang sebenarnya adalah bangunan ruko/rukan. Ya namanya juga ruko/rukan, tentu aja ukurannya gak seluas studio di TVRI, kantor saya dulu 😁

Suasana studio Net TV SulSel

Flashback Masa Siaran

Teringat waktu saya masih berstatus penyiar TVRI, tepatnya penyiar siaran non berita, jadi lebih banyak memandu acara hiburan atau semacam features. Syutingnya di studio yang guedeee dan dingin banget! Yang paling gak bisa saya lupa adalah lampu-lampu yang tergantung di langit-langit studio, yang kalo nyala cahayanya itu terang banget dan menyilaukan.

Saya bergabung di TVRI pada akhir tahun 1996 dan resign di awal tahun 2002. So, setelah bertahun-tahun gak on air di layar kaca dan syuting di dalam studio, akhirnya hari itu semua terjadi lagi...

Sebelum syuting, Mbak Fitri ngebrief saya dulu, bahwa acara Bukan Perempuan Biasa ini berdurasi 1 jam, yang jika dikurangi iklan jadinya 45 menit dengan  5 segmen tampilan. Diinfokan juga bahwa yang akan ditanyain seputar profil dan kegiatan saya selama ini. Untuk itu saya pun diminta mengisi form bio data yang telah disiapkan oleh Mbak Fitri.

Lalu, clip-on mic dipasangkan di bagian dalam baju, kemudian kami pun standby menanti aba-aba dari pengarah acara untuk mulai.

Mbak Fitri bantu memasangkan clip-on mic

Proses Syuting


Di segmen awal pertanyaan langsung mengarah pada kegiatan saya di dunia media sosial, bahkan disebutkan kalo saya ini adalah seorang influencer. Padahal saya belum PD disebut sebagai influencer, hihi...  😜Saya katakan bahwa sebisa mungkin saya memposting sesuatu yang positif dan sekiranya bermanfaat untuk orang banyak, terutama yang melihat foto dan membaca caption yang saya bikin.

Saya mulai aktif di media sosial sejak jaman Friendster lalu ke Facebook, Twitter, Path, dan Instagram, yang akhirnya hanya tersisa Facebook, Twitter dan Instagram. Semua media sosial ini sejak 2-3 tahun lalu mulai saya manfaatkan sebagai media kerja saya untuk mendapatkan penghasilan.

Ditanya pula tentang kegiatan saya ngeblog. Apa saja yang biasa saya tulis, seberapa panjang tulisanku di blog, apakah sudah mendapatkan juga penghasilan lewat blog. Ditanyain juga, apa bedanya ngeblog dengan postingan di Instagram, saya jawab bahwa perbedaan dasarnya adalah platformnya yang beda, Instagram untuk berbagi foto dan tulisan yang tidak terlalu panjang (micro blogging), sedangkan blog adalah media untuk menulis panjang (artikel) yang bisa juga disisipkan foto. Ketika ditanya, yang mana lebih saya sukai, saya gak bisa pilih soalnya saya suka keduanya. Saya suka foto dan menulis.





Rupanya Mbak Fitri pikir saya ngeblognya setiap hari, hehe... 😆 Padahal gak juga. Saya ngeblog saat ada yang harus saya tulis aja, tapi lebih sering sih emang banyak yang mau saya tuliskan di blog saya ini. Ada aja ide menulis yang bisa saya dapatkan dari banyak mengamati kejadian di sekitar saya dan membaca blog manteman blogger. Yang paling ampuh mendatangkan ide sih sebenarnya kalo lagi traveling, karena saya berada dalam lingkungan baru, suasana yang beda, serta banyaknya tempat baru yang saya datangi, ibaratnya "bank ide" untuk blog saya ini. Dan traveling ke luar negeri atau ke luar kota emang jadi agenda rutin keluarga saya setiap tahun.

Pertanyaan seputar pekerjaan saya membuat saya mesti flashback lagi seputar kegiatan sewaktu jadi penyiar di TVRI, Public Relations di Mal Ratu Indah dan Tenant Relation di Trans Studio Mal, termasuk juga apa hasil yang saya dapatkan dalam pengembangan diri sehingga bisa seperti sekarang ini.


Selain tentang pekerjaan dan kegiatan sehari-hari, pertanyaan tentang keluarga juga tentu saja ada. Mulai tentang pendidikan anak, dukungan suami hingga nilai-nilai yang ditanamkan oleh orang tua kepada saya.

Apa saya grogi selama proses syuting, menghadapi kamera dan menjawab pertanyaan? Oh tentu tidak! Hehe.. 😄Alhamdulillah syuting hari itu selama kurang lebih 1 jam berjalan lancar. 


Pica di akhir acara

Saya ditemenin sama Alifah dan Faizah yang seperti biasa Alifah selaku seksi dokumentasi alias tukang foto-foto Maminya, hehe. Sedangkan Faizah, seperti biasa, agak sulit disuru diam dan tenang. Pas masuk di segmen terakhir, dia malah rewel minta susu dan begitu Mbak Fitri menutup acara, dia langsung mendekat ke arahku. Makin rewel lah dia karena tadinya dia kira dia ikut disyuting juga, haha... 😂

Akhirnya Tayang Juga

Sesuai jadwal di Net TV SulSel, acara Bukan Perempuan Biasa yang menampilkan profilku tayang di hari Kamis tanggal 21 Februari 2019 jam 11 siang. Kalo kamu pengen lihat gimana penampilanku, cekidot rekamannya di bawah ini,


Ada juga di channel youtube Eryvia Maronie. Jangan lupa subscribe ya 😊






45 komentar on "BUKAN PEREMPUAN BIASA di Net TV SulSel"
  1. Kerennyaaaaa. Kalau mau nonton fullnya, ada di youtube ndak kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada donk, buka chanel yutub Eryvia Maronie yaa

      Hapus
  2. Baru tau ternyata Kak Ery pernah jadi penyiar sama PR, jadi hal biasa kalau ketemu sama kamera. Ditunggu karya selanjutnya kak.

    BalasHapus
  3. Mantap mbak berbàgi pengalaman untuk bisa memberi ilham banyak orang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin ��
      Semoga sharingku bermanfaat untuk semua orang.

      Hapus
  4. Wah, keren!
    Semangat berbagi, mbak!

    BalasHapus
  5. Yuhuy! Masuk tipi. Pengen juga, niih ... Tapi kalau masuk TV kayaknya aku bakal grogi, ya karena nggak pernah berhadapan dengan kamera kecuali kamera ponsel dan kameranya teman-teman Blogger, gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Kalo gitu bikin vlog aja, masuk di yutub.

      Hapus
  6. wah selamat ya mba, gara2 ngeblog ya bisa jadi narasumber di TV..keren bisa jadi inspirasi banyak orang

    BalasHapus
  7. Wahhh Mbaknya kereen banget nih,
    Tetap terus menginspirasi Mbak, boleh deh ini aku nanti nontonnya di youtub channelnya mbak,e ya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan lupa disubscribe channelku yaa mbak, hihi..

      Hapus
  8. MenginpiMengi sekali mbak, selamat dan tetap semangat membagi hal bermanfaat lewat blog ��

    BalasHapus
  9. Wah ternyata basicnya dulu dari pertelevisian. Gak ada grogi fan kaku lagi ya Mak kalau sudah terbiasa. Btw, keren banget ini, salut.

    BalasHapus
  10. MasyaAllah keren mba, bisa berbagi di NetTV. Smeoga berhasil menginspirasi banyak orang ya mba Ery :)

    BalasHapus
  11. Keren! Impian saya loh ini...masuk TV. Masalahnya saya gak seprti mbak yg punya banyaj prestasi dan pengalaman untuk dibagi. Hehe. Salut sama mbaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih ya mbak. Tefus aja berkarya, itu udah sebuah prestasi lho.

      Hapus
  12. Kerennya Mbak, berbagi inspirasi sesama perempuan di layar televisi. Mungkin karena Sudah pengalaman ya mbak di TVRI jadi tidak terasa grogi. semoga semakin banyak kesempatan lagi berbagi tentang inspirasi perempuan ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, udah gak grogi lagi karena udah biasa, hehe

      Hapus
  13. waaaw mbak memang bukan perempuan biasa, karyanya melimpah. Udah cocok dong dibilang influencer. Sukses yaa mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah. Aamioon... Makasih mbak Helena.

      Hapus
  14. Ngga mungkin dong mantan penyiar grogi depan kamera hihihi, kak Eri panutanku, serba bisa dan cekatan mengorganisir suatu acara, piawai ngomong di depan umum, aku masih keringat dingin hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah pujiannya Dewi.
      Saya pun kagum sama Dewi yang jago nulis bahkan udah terbitkan buku dan komik.

      Hapus
  15. Keren banget nih Mba Eri, pantes ya enggak grogi di depan kamera, mantan penyiar TVRI rupanya. Memang cocok dijadikan narasumber nih karena postingannya kece-kece semua.

    BalasHapus
  16. Keren mbak. Memang bukan perempuan biasa dan layak tayang di tv supaya bisa menginspirasi para perempuan lainnya.

    BalasHapus
  17. Wahh keten sekali mba.. bisa menginspirasi.. sukses terus ya mba.. 😊

    BalasHapus
  18. Wahh keten sekali mba.. bisa menginspirasi.. sukses terus ya mba.. 😊

    BalasHapus
  19. Waah keren mba ery...
    Emang bukan perempuan biasa ini mah
    Perempuan luar biasa
    Keep inspiring mbaaa

    BalasHapus
  20. Bravo... It is always nice to see program like this, where women share inspiring stories to others. I just found out that you were a TV announcer before. Great job!

    BalasHapus
  21. waah keren banget mba. selamat yaa... semoga sukses dan tetap manginspirasi :)

    BalasHapus
  22. MasyaAllah keren banget Mba Ema
    mantep, bagroundnya keren. Bajunya itu keren banget Mba Ema motif-motifnya.

    BalasHapus
  23. Keren nie mba nya bisa di undang jadi pembicara di TV.. Mantep banget pengen liat tayangan ya dimana yaa..

    BalasHapus
  24. Mbak mantan penyiar jadi nggak bakalan grogi lah ya, dan obrolannya pasti jadi asyik. Saya jadi ingat dulu pernah juga diundang acara di JogjaTV, cuma ngomong sebentar soal campaign yang saya lakukan bareng teman-teman aja udah grogi abis, maklum nggak pernah ngomong di depan kamera hihi.

    BalasHapus
  25. Salut mba dengan konsitensinya dan semangatnya ngeblog sehingga bisa tampil seperti ini. Semoga slalu menginspirasi ya mba :)

    BalasHapus
  26. iiih kakak keren banget masuk tivi!!! salut sama perempuan2 yg bisa menginspirasi sesamanya, semoga selalu memberikan vibe positif dengan karyanya mba :)

    BalasHapus
  27. Wah baru tau ternyata dulunya penyiar ya, jadi udah ga deg2an lagi waktu siaran.
    Mau nonton ah nanti aku cari di youtube

    BalasHapus
  28. Wah benar-benar bukan perempuan biasa nih Mba Ery. Semangat mengukir prestasi yaaa...

    BalasHapus
  29. Hoalah kamu tuh pernah jadi penyiar juga toh mbak? Sharing pengalamannya membuat motivasi yang bagus nih untuk patut ditiru.

    BalasHapus
  30. wahh kecenya. acara dan narsumnya hehhe. keep inspiring ya kak...

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.