Siapin Tissue Nonton KELUARGA CEMARA

Sabtu, Januari 12, 2019

Halta yang paling berlhalga adalah kelualga...

Demikian lagu itu dinyanyikan berulang-ulang dengan artikulasi cadel dari mulut Faizah. Lucu juga dengarnya, haha...

Ya, setelah nonton film Keluarga Cemara di bioskop, Faizah gak henti-hentinya nyanyiin lagu itu.


Sejak tau kalo "temannya Neona" alias Widuri Puteri Sasono - anak pasangan Widi Mulia dan Adi Sasono - yang bermain sebagai Ara di film Keluarga Cemara, Faizah langsung minta dibawa pergi nonton.

Kenapa mesti ada embel-embel "temannya Neona"?

Karena Faizah ngefansnya sama Neona dan di beberapa vlognya Neona dan The Baldy's, Faizah pernah lihat Widuri. Terutama di video klip Neona yang lagu "Aduh Neik", di situ Widuri keliatan banget kan ya, jadinya begitu lihat trailer film Keluarga Cemara, Faizah langsung tau.

Akhirnya hari yang dinanti pun tiba! Saya nontonnya cuman berdua bareng Faizah. Baru juga masuk di lobby XXI aja, dia udah girang banget. Tiketnya mau dipegang sendiri dan minta difoto di depan poster filmnya, haha... Ini sih gak lain karena lihat kelakuan Maminya 😅

Pica

Baca juga : Pica = Mini Me

Film dibuka dengan animasi ala gambaran anak-anak. Lucu. Faizah makin senang deh tuh. Saya sih nonton film ini hanya bermodalkan baca sinopsis dari aplikasi punya XXI, xxicineplex.com. Selebihnya ya cuman tau sekilas aja, karena emang saya bukan penonton setia sinetron Keluarga Cemara yang diputar RCTI sejak tahun 1996 lalu pindah di TV7 dan berakhir masa tayangnya di tahun 2005. 9 tahun bo! Bertahan di tengah gempuran sinetron yang kebanyakan menjual mimpi pada masa itu.

Cerita tentang sebuah keluarga yang meski hidup sederhana, Abah dan Emak selalu menanamkan pentingnya pendidikan kejujuran dalam keluarga. Abah digambarkan sebagai kepala keluarga yang hangat, sabar dan penuh teladan bagi istri dan ketiga anaknya. Walaupun sering mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari orang lain, Abah selalu sabar dan tabah. Begitu juga sikap yang ditanamkan pada ketiga anaknya, Euis, Agis dan Ara.

Cerita karya Arswendo Atmowiloto ini emang hits banget waktu itu. Awalnya Keluarga Cemara ini adalah cerita bersambung di majalah remaja HAI, lalu dibuatkan novel, dan semuanya ditulis oleh Arswendo. Arswendo pula yang menulis, memproduksi sekaligus penasihat produksi sinetron ini, dibawah Atmo Production, milik Arswendo sendiri. 

Di tahun 2018, sinetron Keluarga Cemara diproduksi kembali tapi dalam bentuk film oleh Visinema Pictures dan Ideosource Film. Konsep cerita masih sama tapi dibuat lebih kekinian, sepeeti Abah yang bekerja sebagai driver GoJek, Euis yang jadi dancer, serta penggunaan telfon selular.

Filmnya diperankan oleh Ringgo Agus Rahman (Abah), Nirina Zubir (Emak), Widuri Puteri Sasono (Ara), Zara JKT48 (Euis), Asri Welas (Ceu Salma),  Maudy Kusnaedi (Tante Pressier) dan masih banyak lagi. Semua pemainnya berakting dengan sangat bagus. Natural. Gak kaku. Dan dari semuanya saya paling suka dengan peran Ringgo, Nirina, Zara dan Asri Welas.

Ringgo yang selama ini saya taunya sebagai komedian ternyata bisa juga berakting serius sebagai Abah. Konflik batinnya sebagai orang yang bertanggung jawab dengan kondisi yang terjadi, tergambar jelas, terutama dalam adegan Abah menerima telfon dari Bang Tobing, pengacara yang membantunya dalam kasus hukum yang sedang dihadapinya.

Abah

Nirina sebagai Emak yang harus membantu Abah dalam mencari nafkah,  harus selalu membesarkan hati Abah disaat Abah lagi down dan harus jadi penengah antara Abah dan anak-anak, terutama Euis. Akting nangisnya bikin saya jadi ikutan nangis, huhuhu... 😭

Sedangkan Zara, juara deh dalam perannya sebagai Euis, seorang anak yang beranjak remaja, namun harus menemui kenyataan hidup yang berbanding terbalik dari kehidupan yang selama ini dijalaninya di Jakarta. Bagaimana suaranya tertahan karena malu harus jualan oplak, bagaimana dia berusaha tegar menghadapinya, terutama saat mendapat haid pertama kali, dan puncaknya saat dia merasa frustasi dan memotong rambutnya sendiri.
Euis & Abah

Peran Asri Welas lain lagi. Sosok Ceu Salma, si Loan Woman alias Wanita Pinjaman alias Tukang Kredit, jadi semacam bumbu penyedap dalam film ini. Komedi yang dihadirkannya segar, gak garing. Bahkan mengundang simpati, karena jadi penyelamat keluarga Abah.

Suer! Film ini bukan hanya bikin saya nangis 1 kali, tapi berkali-kali. Ya nangis sedih, juga nangis terharu. Terutama waktu dengar suara merdu Bunga Citra Lestari menyanyikan lagu soundrack film ini, Harta Berharga. Sampai-sampai Faizah memeluk saya, karena lihat saya nangis. 😢

Film ini bukan cuma menghibur tapi juga memberi pesan bahwa keberhasilan itu bukan cuma tentang meraih yang di atas, tapi bagaimana bangkit dari keterpurukan. Selain itu, hal yang paling berharga adalah keluarga. Di tengah hiruk pikuk kemajuan zaman, tetaplah menyatu bersama keluarga.

Dan film ini emang gak asyik kalo ditonton sendiri. Kamu harus nonton bareng kelurga, dan... Jangan lupa bawa tissue yang banyak, ya!

Ara



29 komentar on "Siapin Tissue Nonton KELUARGA CEMARA"
  1. 2 kalika nonton ini mam 2 kalika juga nakasi menangis gang. sendirika kodong saya nntn, menangis sekalika gangs langsung ingat mama bapakku di Bone mam. keduanyapi baruka sama sppku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh, gak enaknya itu nangis sendiri, hehe...

      Hapus
  2. Saya juga sedihnya nonton ini.. Daan film ini sudah menyentuh angka 1 juta penonton. Tapi memang film2 berkualitas kayak begini harus sering-sering adaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus banget emang filmnya. Tentang kesederhanaan keluarga kecil. Jadinya terasa akrab dalam kehidupan ta.

      Hapus
  3. tambah penasaran, dari kemarin-kemarin mau sekali nonton tapi ndak ada teman. karena kalau menangis sendiri, lucu ki baru di sblhta orang lain. hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ajak saya aja dek, nanti saya temenin nangis. Hehehe.

      Hapus
  4. Yaa... lupa lagibtadi pergi nonton film cemara padahal sudah janjian sm teman. Iihh... ketinggalanma ini blom nonton, untung bisa baca reviewx disini. Tq Ery....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pergi ki nonton kak. Kayaknya masih lama ji tayang di bioskop.

      Hapus
  5. masih mau ka nonton ini film. belum puas liat Nirina :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lihat saya saja. Mirip ji senyumku sana senyumnya Nirina :)

      Hapus
  6. Di baubau saya juga judah nonton kemarin, hiks jadi inget mama dirumah :( pemainnya aktingnya dapet semua feelnya, nggak nyessel nonton film indonesia padahal jarang ke bioskop klo mau Nonton film indonesia, demiiiii ini......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Owh adaji bioskop di Bau-bau? Sekelas XXI atau 21 say?

      Hapus
  7. Waktu adegan Abah marah-marah itu paling ngena banget. Terus Euis nanya, "Abah tanggung jawab siapa?" Duuh.... Berderai-deraima di situ saya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di situ mi klimaksnya. Abah lagsung drop. Ternyata selama ini Abah cuma pura2 tegar demi keluarga.
      Huhuu.. Sedihnya Abah.

      Hapus
  8. ada alasan kenapa saya nda mau nonton film ini.
    takutka nanti sa menangis, masak gondrong menangis? hahaha
    jadi saya cukup baca reviewnya saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
    2. Gondrong romantis toh, Daeng, haha..

      Hapus
  9. Film bgini2 mi sy hindari jg sbnrnya hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapaaa?
      Belum ada keluarga atau karena gak mau ketahuan nangis?
      Heheh..

      Hapus
  10. Belum sempat nonton ini, tapi duh liat judulnya aja dan trailer :' mengingatkan kita tidak ada yg lbh penting dr keluarga, mau apapun kerja orgtua kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pesan moral dari film ini dalem banget, cyiin...

      Hapus
  11. Sebagus itu ya filmya kak Ery, sampe kita dibikin nangis. Btw saya juga favorit sama Ringgo kak. Kalo aktingki keren sekali menurutku. Feelnya dapat. Mungkin saya nonton yang versi free saja di situs download film. Walaupun harus menunggu berapa bulan atau tahun. 😅

    BalasHapus
  12. Reviewta mam membuatku semakin ingin nonton, dari kemarin mau nonton ini tp belum ada kesempatan, dan semua org bilang bikin nangis bikin nangis makin penasaran :”)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ajak suami nonton bareng, biar suami bisa ikutin sifatnya Abah #eh ��

      Hapus
  13. Hahaha bisa dijamin kalau saya nonton film Cemara di bioskop pas keluar bengkak matanya karena nangis ��

    BalasHapus
  14. Saya lupa bawa tisu pas nonton ini. Jadinya pas mewek, bingung hahahhaa akhirnya dilap pake ujung jilbab xD

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.