Saatnya Engkau Kembali

Sabtu, Januari 26, 2019

Assalamu alaikum ๐Ÿ˜˜

Ahad, 1 April 2018 lalu saya menghadiri tabligh akbar yang tauziahnya dibawakan oleh Peggy Melati Sukma. Semua pasti tau siapa dia. Artis era '90an yang kini udah hijrah, bercadar, mengganti namanya menjadi Khadijah dan mendedikasikan hidupnya dalam Islam sebagai ustadzah.

Hijrahnya itu yang bikin saya penasaran untuk mendengar ceramahnya. Dan dari hasil catatan saya, berikut ini yang bisa dibagikan. Semoga bermanfaat bagi manteman yang membacanya.

๐Ÿ˜‡

"Saatnya Engkau Kembali" 
oleh Peggy Melati Sukma 
(Teteh Khadijah)


Sistem terbesar yang Allah sudah tanamkan dalam diri manusia adalah TAKWA.

Takwa ini harus digunakan semaksimal mungkin. Bagaikan HP, takwa hrs di-ON-kan, dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Jika tidak dilakukan atau tidak diperjuangkan maka system takwa tidak akan bekerja.

Allah yang akan menjaga kita sebaik2nya jika kita bertakwa. Jika kita keluar dr jalur takwa maka akan kosong kehidupan. Salah satu cara membuat takwa bekerja adalah dengan menghadiri majelis seperti kajian ilmu.

Kembali kepada Allah bukan hanya berarti kematian. Semua kejadian dalam hidup kita sebenarnya adalah panggilan Allah, untuk kita kembali padaNya. Panggilan Allah itu ada yg lamat2, pelan, biasa saja hingga yang paling keras. Harusnya kita sadar akan panggilan itu... 

Peggy Melati Sukma saat ceramah di atas panggung

Jika hidupmu sering gelisah dan dirundung masalah padahal ibadahmu bagus, itu berarti Allah sedang menguji. Bahkan tertusuk duri pun adalah cobaan dari Allah supaya kita bermunajat kepadaNya.
Tetaplah sabar, berdoa dan sholat, mendekatkan diri kepada Allah.

Sesungguhnya, sebaik-baiknya penolong adalah Allah. Kalo pun ada manusia yang menolong kita, itu karena dia digerakkan oleh Allah.

Allah harus jadi sentra kehidupan kita

Allah kadang memberi cobaan dengan mengambil anak kita, supaya kita sadar bahwa Allah adalah sentra kehidupan. Bukan anak yang jadi sentra kehidupan, karena anak kita pun itu milik Allah. Anak lahir dari rahim kita tapi rahim kita pun milik Allah. Demikian pula dengan suami kita, jika Allah mengambilnya maka hanya Allah tempat kita bersandar.

Saat susah apalagi senang harusnya kita selalu kembali kpd Allah, karena Allah lah yang memberikan semua itu.
Hidup itu jangan dibikin panik, dibuat ribet atau dicariin masalah krn Allah yg mengatur segalax.

Allah tdk pernah merahasiakan sesuatu kepada manusia. Allah selalu memberi petunjuk, hanya manusia yang kadang tidak bisa membaca petunjukNya.

Apapun ujian dari Allah harus kita hadapi dengan kembali kepadaNya, sholat, berdoa, buka Al Quran dan hadits. Kembalikan semua kpd Allah, karena bisa jadi ujian yg kita dapat adalah untuk menaikkan derajat kita.


Semoga kita selalu menjadi orang yang bertakwa. 
Aamiiin allahumma aamiiin ๐Ÿ™
Post Comment
Posting Komentar

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.