Charge Iman

Kamis, Januari 03, 2019

Assalamu alaikum,

Sesuai resolusi saya untuk tahun 2019 adalah saya ingin lebih memperdalam ilmu agama Islam dan menjadi muslimah yang sholehah. Aamiiin.

Hal ini berawal dari kepergian saya beribadah umroh di bulan Maret 2018 lalu. Sejak itu saya sadar, betapa lalainya saya selama ini. Saya pun mulai memperbaiki diri, termasuk dengan lebih sering mendatangi majelis taklim untuk menambah ilmu.


Dan dari beberapa ceramah agama yang saya dengarkan, saya ingin berbagi sedikit yang saya peroleh lewat blog ini, tentunya dengan harapan semoga bermanfaat untuk yang membaca.

Untuk postingan pertama dari label Taklim ini, saya tuliskan Sharing Time Ustadz Hanan Attaki bertajuk CHARGE IMAN. Karena yang namanya iman itu naik turun. Kalo turun ya emang perlu dicharge, dengan cara mendengarkan tauziah atau datangi majelis taklim. Insya Allah keimanan akan naik lagi. Ibadah jadi lebih rajin dan khusyuk. Jauh dari perbuatan maksiat.


Ustadz asal Aceh ini emang selalu memakai istilah kekinian yang dekat dengan anak muda, karena emang sasarannya adalah agar anak muda dekat dengan agama. Walopun bagi sebagian ulama lainnya, istilah-istilah yang dipakai oleh Ustadz Hanan tidak cocok digunakan dalam ilmu agama. Wallahualam bizzawab.

😇

- Charge Iman -
Oleh Ustadz Hanan Attaki

Musibah apakah yang terbesar dalam hidup manusia? 
Yaitu ketika Allah telah menolak atau meninggalkan kita.
Cirinya adalah ketika doa kita tidak diijabah lagi, ibadah kita tidak dinilai pahala, dan terutama ketika kita kembali padaNya tapi kita tidak dimasukkan dalam golongan orang-orang beriman. 


Innamal a'malu binniyat

Amalan itu tergantung niatnya.
Allah tidak melihat aktivitas kita, ibadah kita, harta kita, dsb. Tapi Allah melihat hati kita, niat kita.
Setiap hari niat dalam hati kita harus selalu diperbarui agar niat kita tidak goyah. 

"Barangsiapa yang bertekad untuk melakukan kebaikan lantas tidak bisa terlaksana, maka Allah catat baginya 1 kebaikan yang sempurna. Jika ia bertekad lantas bisa ia penuhi dengan melakukannya, maka Allah mencatat baginya 10 kebaikan hingga 700 kali lipatnya sampai lipatan yang banyak."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Allah membolehkan kita berhitung pahala, karena Allah sendiri yang menyediakan pahala dalam hitungan, seperti berniat kebaikan dapat 1 pahala, bersedekah dapat 700 pahala, sholat di Masjidil Haram dapat 100.000 pahala, dan sebagainya.

Niatkan selalu untuk memperoleh pahala dari Allah, bukan dari mahluk.
Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling baik akhlaknya.
Bahkan saat melakukan traveling pun bisa mendatangkan pahala jika niatnya adalah untuk membahagiakan keluarga.

Dalam memilih majelis ilmu harus yang menambah keyakinan, keimanan dan semangat kita dalam beribadah. 
Bukan yang sekedar menambah ilmu atau wawasan.

Semoga share ini bermanfaat.
Aamiin allahumma aamiin 🙏

Dapat sertifikat setelah ikut taklim



10 komentar on "Charge Iman"
  1. Iya mbak,iman itu sering naik turun ya jadi harus rajin2 di cas juga, salah satunya ya dengan ikut taklim...

    Soalnya saya ngerasa banget, lama nggak ikut ta'lim jd sering futur :( thanks for sharingnya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masya Allah, ternyata ada juga yang baca dan mau komen di tulisan saya ini, hehe...

      Bener mbak, iman itu kadang kayak roller coaster, makanya harus sering dicharge.

      Hapus
  2. Semoga istiqomah ya mbak. Semoga Allah meridhoi langkah kaki kita untuk datang majelis ilmu, untuk memperbaiki diri sbg bekal akhirat nanti :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, kita sama-sama belajar untuk bekal akhirat ya

      Hapus
  3. Duuuh... Iriii.. Pingin juga bisa ta'lim dengan beliau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga doanya diijabah Allah ya mbak, bisa dengar langsung tauziah Ust. Hanan.

      Hapus
  4. Alhamdulillah. Moga kita diperkenankan untuk dapat terus mengingat kebesaran Allah, karena kita manusia tempatnya lupa. Keep istiqomah, mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Doa yang sama buat mbak Novi.
      Aamiin allahumma aamiiin.

      Hapus
  5. trima kasih sharingnya. jarang2 nemu konten yang religius. tadi lihat judulnya langsung mampir

    BalasHapus

Kalau kamu suka dengan tulisan ini silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.