Menjelajahi Masa Lalu di SAGOO

Selasa, November 20, 2018

Assalamu alaikum,
Apa yang bikin kamu tertarik untuk masuk dan makan di sebuah resto atau cafe yang belum pernah kamu datangin sebelumnya? 
Menunya yang bikin ngiler? Tampilan restonya yang keren? Nama restonya yang ngetop?


Kalo saya sih kadang jadi tertarik masuk karena dekorasi restonya yang unik atau eye catching. Salah satunya waktu saya ke Mal Paris Van Java Bandung. Karena pengen makan malam, kami lalu menuju ke basement yang emang merupakan area kuliner. Balik kanan dari eskalator, mata saya langsung tertuju ke sebuah resto bergaya Oriental yang jadoel dengan didominasi warna merah. Namanya SAGOO atau lengkapnya Ancient Sagoo.



Let's remember the good old times...

Resto itu seakan langsung klik di hatiku dan otomatis kaki pun langsung melangkah masuk ke dalam, sambil otak berpikir dan mulut bergumam "mau ka'  tulis reviewnya di blog deh!". Maklum, saya anaknya emang suka yang jadoel-jadoel, kayak pelajaran sejarah, hehe.. 😝

Baca juga : Yuk, Berwisata Sejarah

EKSTERIOR, INTERIOR & DEKORASI

Seperti yang saya tulis di atas, tampak dari depan, resto ini model warung China tempo doeloe. Kalo kamu biasa nonton film-film silat dengan setting masa lalu, ya kayak gitu deh. 


Tampak depan

Resto ini terdiri dari 2 bagian. Indoor dan outdoor. Pembatasnya berupa jendela yang terbuka lebar. Deretan bangku dan meja kayu, baik berupa bangku panjang maupun bangku dengan sandaran yang hanya bisa didudukin 1 orang tersedia untuk kurang lebih 80an orang customerbaik di dalam maupun di luar ruangan. Saya memilih duduk di area luar. 

Masuk ke dalam ruangan, di sisi sebelah kanan ada jualan snack dan aneka mainan jadoel, kasir dan juga bangku dan meja. Di sisi sebelah kiri hanya bangku dan meja untuk customer. Sedangkan di area belakang di bagian atasnya ada kanopi yang terbuat dari kain. Dekorasi yang terpajang di dinding berupa poster vintage, demikian pula dengan pernak-pernik, seperti termos, piring dan gelas yang terbuat dari kaleng atau enamel.

Aneka snack jadoel


Sisi kiri
Sisi kanan
Yang di dinding itu sejarah dan foto keluarga pemilik Ancient Sagoo
Sisi belakang
Rantang, termos & kaleng jadoel
Poster & stiker vintage


SNACK & MAINAN JADOEL

Ada 1 spot yang paling saya sukai di resto ini, yaitu area penjualan snack dan mainan jadoel. Letaknya di sebelah kanan pintu masuk. Barangnya disusun di rak yang terbuka, sehingga kita bisa lihat dan memegang.

Mainannya ada Ludo, Ular Tangga, Halma, yang semuanya mengingatkan masa kecil saya dulu, hihi... Selain itu ada juga kembang api, pomade dan bedak jadoel.


Let's remember the good old snacks
Coklat Ayam
Permen Telor Cicak, Permen Gula Asam, dan lain-lain
Ludo & Ular Tangga

Saya jadi ingat waktu ke Mal PVJ ini juga di awal tahun 2017 lalu, di area selasar ada semacam pameran dan ada juga jualan snack jadoel. Waktu itu saya langsung foto-foto produknya dan kemungkinan ini jualan dari toko yang sama sih.


MENU  & HARGA

Katalog daftar menunya aja udah keliatan unik karena modelnya yang vintage, dengan gambar lucu-lucu. Bukan berbentuk buku atau kertas, tapi dari papan.


Daftar menunya dari papan
Ada ini juga di daftar menunya

Pesan kami 1 Nasi Goreng Telur seharga Rp.25.900++ + Teh Hangat harga Rp.6.900++ buat Hj. Pine, tanteku, 1 Menu Paket Sagoo 1A seharga Rp. 32.900++ yang terdiri dari Mie Goreng Jawa + Es Teh  buat Ika dan Khansa, sedangkan buat saya dan Faizah 1 Menu Paket Sagoo 1B seharga Rp. 42.900++ yang terdiri dari Nasi Goreng Otokowok + Teh Hangat. Sebagai cemilan, kami pesan Aci Pletok, aci yang digoreng  dan dimakan dengan kecap cengek (kecap pake irisan cabe), harga Rp. 24.900++. Murmer kan? Rasanya pun endes marendes. Cuman kerupuknya aja yang kayaknya agak melempem.



Aci Pletok
Nasi Goreng Telur
Mie Goreng Jawa + Es Teh
Nasi Goreng Otokowok + Teh Hangat

Tapi diantara semuanya itu, ada menu yang ZONK banget!! Apa itu?


Tadaaaa....



Minuman soda jadoel
Pica sukaaa!!!

Baca juga : Ngopi di CARIBOU Coffee PVJ Bandung


Minuman bersoda dalam botol merk Badak dan Orange Crush yang banyak beredar di pasaran tahun 70'an - 80'an lalu. Rasanya sih kayak minuman bersoda merk terkenal yang biasa kita minum sekarang ini. Kenapa saya bilang zonk? Karena harganya Rp. 22.000/botol. Mahal? Yaiyalah! 😖


Betewe, walopun harga minuman soda jadoelnya mahal dan kerupuknya melempem, saya sih tetap suka resto ini. Dan kalo ke Bandung lagi nanti, Insya Allah., saya pengen cobain Kopi Lay, warkop ala Pecinan yang masih 1 grup dengan Sagoo ini.



SAGOO
Paris Van Java Mall Bandung
Lantai Basement
Jam ops : 10.00 - 22.00