Pertemanan a la Blogger

Sabtu, Oktober 27, 2018

Assalamu alaikum, temans!
Mengawali tulisan ini saya pengen ucapin :


πŸ’» Selamat Hari Blogger Nasional πŸ’»


Buat semua blogger, baik yang udah menjadikannya sebagai profesi, maupun yang hanya sekedar curhat lewat blog, hihi...

Untuk memeriahkan Hari Blogger Nasional ini, yang dirayakan setiap tanggal 27 Oktober, maka saya dan beberapa manteman blogger Makassar berinisiatif untuk bikin tulisan kolaborasi yang temanya seputar blog. Saya sendiri memilih tema tentang pertemanan a la blogger.

Baca juga tulisan Fillyawie : 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Jadi Lifestyle Blogger

Lanjut...

Tentang pertemanan a la blogger, yuk kita kupas tuntas setajam... Silet! #eh

Well, most of the people yang kenal sama saya pasti udah tau banget sama karakterku yang ekstrovert. Lincah ke sana ke mari, aktif berkegiatan ini itu, gak bisa diam dan punya banyak teman. Buat saya, bakal sepi banget kalo gak ngelakuin apa-apa. Dan cara paling ampuh untuk menghilangkan rasa kesepian ya ngeblog atau chat bareng manteman.

Saya ngeblognya pake HP lho!

Saya punya beberapa teman dari grup atau genk yang berbeda-beda. Mulai dari teman masa sekolah, teman yang kenal dari pergaulan, teman sesama karyawan di tempat kerja dulu, teman sesama orang tua murid di sekolah anak, hingga teman sesama blogger dan buzzer. Tapi di antara sekian banyak grup pertemanan ini, hanya sedikit yang sering ketemu, salah satunya ya teman sesama blogger itu.

Buat saya teman blogger itu bukan sekedar teman, tapi lebih ke "partner kerja". Ibaratnya dalam sebuah perusahaan, dunia blog adalah perusahaannya dan kami sebagai blogger adalah karyawannya. Ketika ada pekerjaan, setiap karyawan punya tugas yang berbeda untuk 1 tujuan, menuntaskan pekerjaan sebaik-baiknya demi untuk memajukan perusahaan. Demikian halnya dengan blogger, misalnya saat kami menerima sebuah job dari suatu brand, tulisan kami beda-beda sesuai gaya masing-masing tapi ada 1 tema yang diangkat.

Gak cuman soal pekerjaan, perusahaan pun kadang kadang membawa karyawannya outing, berekreasi menikmati hasil jerih payah selama ini., begitu pula dengan blogger. Gak jarang setelah event kami pun hang out bareng, sekedar lunch atau ngopi sambil ngobrol ngalor-ngidul biar makin akrab.
Di antara grup pertemanan saya yang lumayan banyak itu, saya jadi bisa tau karakter pertemanan yang kami bina berdasarkan jenis pertemanannya. Misalnya dengan grup SD, teman-teman saya lebih kocak, no jaim, ya mungkin karena kami udah saling kenal sejak masih kecil. Dengan grup sesama orang tua murid tentu saja  pertemanan yang dibina lebih kalem, bahan pembicaraan yang penting aja, seperti soal anak, sekolah dan semacamnya, itu pun bahasanya harus yang sopan. Beda lagi dengan teman blogger, selain bahas soal blog dan job, kami juga membahas sesuatu yang lagi viral. Ceritanya kami cenderung lebih banyak berdiskusi tentang sesuatu yang bisa menambah wawasan dan gak jarang nantinya di antara kami ada yang menuangkan hasil diskusi itu dalam sebuah tulisan di blog.

Jujur aja saya senang banget dengan pertemanan a la blogger, karena baik secara langsung atau tidak, saya jadi belajar banyak. Gak hanya soal blog, berita viral, tapi juga dapat informasi soal kerjaan blog yang bisa menghasilkan fulusss. πŸ’΅
Kalo bisa saya jabarkan satu-persatu, keuntungannya berteman dengan sesama blogger itu, diantaranya karena :

Salah satu sesi Kelas Menulis MAM

πŸ‘ Kita bisa belajar banyak, terutama soal blog. Bahkan di komunitas blogger Anging Mamiri yang saya ikuti, ada yang namanya Kelas Menulis MAM, yaitu belajar ngeblog yang diadakan sebulan sekali.

πŸ‘Saling mendukung lewat blogwalking dan komentar di blog teman-teman blogger lainnya. Tau sendiri kan kalo blog mendapat banyak pembaca dan komentar, bisa menaikkan engagement blog tersebut.

Meliput event FEMME

πŸ‘ Dapat informasi kalo ada job, baik itu untuk meliput sebuah acara, menulis di blog, buzzer di Twitter, posting foto di Instagram dan sebagainya. Istilahnya banyak teman, banyak rejeki.

πŸ‘ Gak tertutup kemungkinan berteman dekat dengan blogger yang se-"frekuensi", lalu berlanjut bentuk kolaborasi blog hingga bikin bisnis bareng yang berkaitan dengan dunia blog dan media sosial.
Logo kolaborasi Sanneng Talks

Baca juga : Kolaborasi Sanneng Talks 

So, kamu para blogger, gimana bentuk pertemananmu dengan blogger lainnya? Ceritain di kolom komentar yaa... πŸ˜‰