#kepoin Faizah Yang Berani Disuntik

Senin, September 10, 2018

Di bulan Agustus dan September ini, pemerintah melalui Departeman Kesehatan sedang mengkampanyekan Imunisasi MR buat seluruh anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.

Tentang imunisasi MR tentunya sebagian besar dari manteman udah tau ya. Imunisasi MR adalah imunisasi atau vaksin Measles (M) dan Rubella (R). Vaksin ini diberikan untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus Campak dan Rubella (campak Jerman).

Nah, imunisasi ini untuk tahap awal di berikan di sekolah-sekolah, termasuk di sekolahnya Faizah. Sejak awal bulan September saya udah tanya gurunya, kapan pelaksanaan imunisasi. Imformasi dari guru tanggal 13 September, kemudian menyusul surat pemberitahuan yang dilengkapi dengan form persetujuan dari orang tua apakah anaknya diizinkan untuk diimunisasi.


Awalnya sih beberapa orang bilang imunisasi MR itu berbahaya, ada yang setelah diimunisasi langsung demam, lumpuh hingga meninggal, dan sebagainya. Saya sih Bismillah aja dan langsung tanda tangan. Di pikiranku hanya ada 1, Allah yang lindungi Faizah, karena ini untuk kebaikannya juga. Selain itu saya juga mikir, kalo gak diimunisasi di sekolah, saya males lagi kalo harus bawa imunisasi di rumah sakit atau puskesmas, karena udah kebayang antriannya itu lho... 😑

Akhirnya hari yang tentukan pun tiba. Tanggal 13 Agustus 2018. Saya yang mengantar Faizah ke sekolah dan tungguin sampai petugas imunisasinya datang. Tapi kata bu guru, petugasnya baru akan datang jam 9 dan menurut info dari ibu guru, hanya 6 orang anak dalam kelasnya Faizah yang diizinkan orang tuanya untuk diimunisasi, termasuk Faizah. Wah, sayang banget ya.. Tapi pasti para orang tua yang lain punya pertimbangan sendiri sampai gak mau anaknya diimunisasi di sekolah. Ok, kita nantikan kalo gitu sang petugas imunisasi! Tunggu punya tunggu, ternyata jam 10 baru datang.

Imunisasinya dilaksanakan di ruang Kepala Sekolah, mungkin biar anak-anak yang nangis gak kedengaran sampai ke luar ruangan, soalnya pintunya pake ditutup segala. Tapi orang tua tetap bisa masuk temenin anaknya. Murid-murid di kelasnya Faizah yang pertama diimunisasi. Anak-anak gak dipanggil tapi langsung digiring, eh koq digiring.. Hahah.. Maksudnya, dibawa ke ruang KepSek 😅

Waktu tiba giliran Faizah, ibu guru membawanya bareng Aqila, temannya yang bersebelahan duduknya. Sebelum masuk ke ruang KepSek, bu guru tenangin dulu mereka di ruang depan. Berhubung masih ada murid yang lagi disuntik di dalam, mereka gak bolehkan untuk lihat, biar gaknkeder duluan. Saya sih santai aja, tetap motret, mendokumentasikan Faizah, bu guru dan temannya. Faizah pun kelihatannya gak tegang. Cieee....


Ibu Guru Hikmah menenangkan Pica dan Aqila
Di dalam ruang KepSek bareng petugas imunisasi

Akhirnya Faizah dibawa masuk ke dalam ruang KepSek. Petugas imunisasi langsung menyapa dengan ramah. Ya harus ramahlah, biar anak-anak gak takut. Petugas juga memastikan ke saya kalo Faizah sedang dalam kondisi sehat, gak sakit apapun. Ini penting! Anak yang akan diimunisasi memang harus sehat. Ibu guru lalu memangku Faizah. Petugas imunisasi lantas mengambil jarum suntik, memasukkan cairan imunisasi, kemudian mengangkat lengan baju sebelah kirinya Faizah.

Saya terus mendokumentasi momen berharga ini, sambil ngasi semangat ke Faizah kalo dia tuh anak yang hebat, berani dan kuat. Selanjutnya cusss... Petugas imunisasi menusukkan jarum suntik di lengan kiri atasnya Faizah. Faizah gak bereaksi apa-apa. Dia diam aja. Wajahnya pun gak berubah, malah masih sadar kamera dan setengah tersenyum. Alhamdulillah.

Tersenyum waktu diimunisasi


Akhirnya imunisasinya pun selesai. Kami lantas keluar ruangan,  lalu menandatangani kartu imunisasi kemudian jari kelingking Faizah diberi spidol warna biru, seperti orang dewasa kalo abis nyoblos, hihiii...


Well, banyak yang nanya koq bisa Faizah se-cool itu waktu diimunisasi? 
Hohoho... Ada rahasianya tentu! 
Pengen tau?
Intip TIPS sebelum anak disuntik a la Mami Ery :

1. Jauh hari sebelumnya sampaikan ke anak kalo nanti akan ada imunisasi berupa suntikan. Jelaskan apa itu dan fungsi imunisasi.
2. Perlihatkan mereka foto-foto anak yang sakit karena tidak diimunisasi.
3. Selalu berikan pujian kepada anak kalo mereka tuh udah gede, hebat, kuat dan gak takut disuntik.

Ulangi terus hal tersebut, terutama yang nomor 3, supaya mereka percaya diri saat disuntik. Gak susah kan?Itulah sebabnya Faizah looks so cool waktu disuntik 😜
Manteman doain nak Faizah donk biar sehat terus... Aamiiin allahumma aamiin 🙏

Pica setelah imunisasi