Kun Fayakun!

Rabu, Juli 11, 2018

Hari ini cukup menyedihkan buat saya, sampai-sampai airmata kesedihan gak bisa saya bendung. Dua rumah sakit saya kunjungi untuk menjenguk kerabat yang sakit.


Yang pertama di RS. Grestelina, om saya tadi pagi dilarikan ke sana karena tetiba jatuh di kamar mandi saat sedang mandi dan hingga tulisan ini saya buat, beliau masih dalam keadaan koma (gak sadar) karena pembuluh darah di otaknya pecah. Tante saya udah bengkak banget matanya karena gak berhenti nangis, sedangkan suaminya terbaring di ICU dalam ruang isolasi karena emang gak boleh ada gangguan sedikit pun. Akibatnya kami, para keluarga, gak bisa seenaknya masuk untuk melihatnya. Kemungkinan dokter akan melakukan tindakan operasi di kepalanya 😭

Yang kedua di RS. Stella Maris menjenguk seorang teman yang ternyata sudah lama terbarng sakit karena penyakit kanker payudara stadium 4 bahkan sudah sempat koma. Teman ini sebenarnya udah lama sakit tapi sekian lama menyembunyikan penyakitnya, tidak hanya kepada teman-temannya tapi juga kepada keluarganya, terutama orang tua dan anak-anaknya. Hingga akhirnya drop banget dan mau gak mau harus dirawat di rumah sakit. Saya bahkan gak tahan untuk tidak menangis saat melihat kondisinya yang lemah, terutama mengingat dia saat masih sehat, selalu ramah dan ceria 😭

2 kondisi yang berbeda dari orang yang terserang sakit. Sang om yang secara mendadak dan si teman yang sudah lama dirawat dalam kondisi yang naik-turun.

*draw by Alf


Kembali lagi pada keyakinan dan keimanan kita bahwa segala yang terjadi dalam hidup ini adalah kehendak Allah. Dia yang mengatur semuanya, termasuk kesehatan kita. Bagaikan sekedip mata, jika Allah menghendaki kita sakit saat sedang dalam kondisi fit sekalipun, maka akan terjadi. Demikian pula sebaliknya, ketika tim medis sudah angkat tangan akan kesembuhan kita, tapi jika Allah mengangkat penyakit itu maka sembuhlah kita. Kun fayakun! ("Jadilah" maka jadilah ia).

Untuk itu kita gak perlu mengeluh akan sakit yang kita derita, karena Allah punya mau. Kita hanya mencari pengobatan sebagai perantara kuasa Allah dalam memberi kesembuhan. Selanjutnya pasrah akan kehendakNya, karena di balik penyakit yang kita derita, ada janji Allah untuk menggugurkan segala dosa selama kita selalu bertakwa 😇

*infographis by EM


Baca juga : Melihat ke Bawah

Namun, jangan pernah berharap sakit supaya dosa-dosa berguguran, hehe....
Selalulah berdoa semoga Allah menjauhkan kita dari segala penyakit, memberi kesehatan dan kebahagiaan kepada kita semua. Aamiin ya Robbal al'aamiin 🙏