DENTAMEDICA - Solusi Gigi Pica

Jumat, Juni 01, 2018

Salah satu sumber kekhawatiran setiap orang tua adalah ketika anaknya sakit. Sedih rasanya kalo anak udah mengeluh ada yang sakit di tubuhnya. Salah satunya adalah gigi.

Sama seperti waktu Faizah datang ke saya sambil pegang pipi kanannya dengan wajah kesakitan dan bilang, "Mami, sakit giginya Pica" 😕

Segera saya suru dia buka mulut dan terlihat gigi gerahamnya lubang. Bukan hanya di sebelah kiri tapi juga di sebelah kanan! Tapi yang katanya sakit hanya yang di sebelah kiri itu. Duh, kasihan Faizahku...

Baca juga : Faizah, From New Born To 3 Months

Malam harinya, hari Kamis tanggal 26 April 2018, saya langsung membawa dia ke Pelita Dental Care, tempat praktek dr.Vita dan dr.Rahmat yang merupakan kerabat keluarga. Tapi oleh dr.Vita saya diberitahu kalo untuk gigi anak sebaiknya dibawa ke klinik gigi yang khusus menangani gigi anak. Dr. Vita pun merekomendasikan kami ke Dentamedica Care Centre di Jl. Andi Pangerang Pettarani, milik drg M. Ruslin, Sp.BM, seorang dosen Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Hasanuddin yang juga menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin, Makassar.

Pica saat pendaftaran

Kunjungan Pertama 

Tiba di Dentamedica, kami diarahkan ke lantai 2, tempat praktek gigi anak. Kalo di lantai 1 adalah tempat praktek Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis. Sebelum diperiksa, Faizah lebih dulu didaftar dan tunggu giliran dipanggil.

Sambil nunggu, Faizah bermain di ruang tunggu yang emang didesain khusus untuk anak-anak dan disediakan beberapa permainan dengan lantainya yang dialasin karpet karet. Jadi walopun agak lama nunggunya tapi Faizah enjoy aja. Apalagi ruang praktek khusus untuk anak berdinding kaca, jadi kami yang ada di ruang tunggu bisa melihat anak-anak yang sedang dikerja giginya oleh dokter. Beberapa anak yang ditangani dokter kelihatan ketakutan. Ada yang dipangku papa/mamanya, ada juga yang sampai nangis. Untungnya beberapa hari sebelum Faizah dibawa ke dokter, dia udah lihat video kiriman dari Khansa yang lagi ditambal giginya di Jakarta waktu itu, makanya dia semangat dan pengen sendiri ke dokter gigi.

Ruang bermain di depan ruang praktek
Suasana pemeriksaan
Suasana di dalam ruang praktek

Begitu namanya dipanggil, Faizah langsung buru-buru mengganti sepatu yang dia pake dengan sendal khusus yang disediakan di Dentamedica ini lalu masuk ke ruang praktek tanpa rasa takut. Di dalam ruang praktek juga didesain untuk anak, lengkap dengan televisi yang memutar film kartun.

Dokter dan timnya menyambut Faizah dengan senyum ramah dan sapaan. Faizah lantas disuru duduk di kursi periksa. Begitu dia duduk, langsung deh tuh mulut dibuka padahal belum juga disuru! Hihiii... Dokter yang memeriksanya bernama drg. Wiwik Elnangti Wijaya, Sp. KGA dibantu 3 orang asistennya. Drg. Wiwik ramah bangtet deh, kalo kata orang Makassar "sombere' ki". Sambil memeriksa, entah diapain, dokter bertanya "sakit nak?", Faizah mengangguk. Dokter bilang "wah, ini sudah kena sarafnya". Ouch! Berarti harus dirawat dulu sebelum ditambal permanen. 

Pica sewaktu diperiksa
Hore! Dapat bando

Dikunjungan pertama ini dokter masukin obat anti sakit dulu ke dalam gigi Faizah. Senangnya lihat dia tetap tenang dan gak merasa ketakutan atau kesakitan. Setelah selesai, Faizah dikasi hadiah bando berwarna ungu. Hore!!! 👏👏👏

Kunjungan Kedua 

Karena udah dapat hadiah di kunjungan pertama dan tau akan ada kunjungan berikutnya, belum seminggu Faizah udah minta dibawa lagi ke Dentamedica. Waktu itu hari Rabu tanggal 2 Mei 2018. padahal jadwalnya hari Kamis. Dan benar saja, dr. Wiwik libur di hari Rabu, makanya semua pasiennya terjadwal hari Kamis. Huffttt...

Keesokannya kami kembali lagi ke Dentamedica. Kali ini sih udah sesuai jadwal. Faizah udah gak sabar nunggu. Dia ngintip terus di kaca. Pas gilirannya, dengan lincah dia naik sendiri ke kursi periksa. Drg. Wiwik langsung kerjain giginya. Rupanya udah tahap pengeboran untuk membuat lubang yang lebih besar untuk masukin obat yang akan mematikan saraf yang ada di gusinya. Tapi Faizah tetap tenang aja tuh, gak ada takut sedikit pun, apalagi ada boneka dinosaurus bergigi bagus punya klinik yang dipegangnya.

Pica & boneka dinosaurus bergigi bagus
Dapat bando lagi

Selesai pengeboran dan memasukkan obat, giginya ditambal sementara lagi. Udah deh... Langsung dapat lagi hadiah bando berwarna hitam dengan hiasan bunga 😍
Kunjungan Ketiga

Seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya, di kunjungan ketiga kalinya ini Faizah bersemangat karena penasaran, "nanti tante dokter kasi hadiah apa lagi?" hihi...

Walopun belum gilirannya untuk diperiksa, tapi drg. Wiwik memanggil Faizah masuk untuk ditunjukin giginya yang udah ditambal sementara ke pasien anak lainnya dan diceritain tentang Faizah yang pintar kalo giginya dikerja.

Pica gelisah menunggu giliran
Boneka dino selalu menemani
Kali ini hadiahnya slime

Waktu gilirannya tiba, boneka dinosaurus udah dalam genggaman. Dipeluk terus sewaktu dokter memeriksa giginya. Di kunjungan ketiga kali ini adalah tahap memasukkan obat anti bakteri. Seperti biasa Faizah tetap tenang selama giginya dikerja. Yang saya suka dari dokter dan timnya adalah mereka emang paham betul bagaimana menangani anak-anak. Kali ini Faizah dapat hadiah slime dari dokter. Senangnya Faizah! Tapi Maminya lebih senang lagi waktu dokter bilang "ini Pica pasien favoritnya tante dokter, tawwa", sambil mencium pipi Faizah.

Kunjungan Keempat

Akhirnya tanggal 16 Mei 2018 merupakan kunjungan Faizah yang keempat kalinya ke Dentamedica, bertepatan dengan 1 Ramadhan 1439 Hijriah. Tadinya kirain klinik Dentamedica tutup karena hari pertama puasa, eh ternyata tetap buka bo!

Pengerjaan gigi Faizah kali ini lama banget karena syaraf di dalam gusi yang udah mati harus diambil dan dibuang, dan itu prosesnya luamaaa banget! Mulutnya Faizah harus terbuka lebar dan syaraf yang akan diangkat itu letaknya di dalam gusi, dan yang maksud dalam itu ya dalam banget. Drg. Wiwik sampai terlihat kasian juga sama Faizah yang harus buka mulut lama tapi tetap sabar dan tenang. Setelah gak ada lagi syaraf yang harus diangkat, saat untuk menambal permanen gigi Faizah yang lubang. Proses ini pun memakan waktu lama dan gigi yang akan ditambal gak boleh basah kena liur. uuh... kasihan Faizah 😟

Peralatan dokter gigi
Tetap tenang waktu ditambal
Ekspresi Pica sewaktu giginya dikerja
Pilih hadiah jepitan rambut

And finally, Alhamdulillah prosesnya berjalan lancar jaya. Giginya Faizah udah ditambal secara permanen setelah melalui proses panjang. Dan seperti biasa, Faizah dapat hadiah lagi... Yeay! Hadiahnya berupa jepitan rambut bentuk pita + pelukan dan ciuman dari tante dokter 😘

Akhirnya derita sakit gigi di sebelah kiri Faizah udah berakhir. Insya Allah setelah lebaran nanti, gigi yang berlubang di sebelah kanan juga akan ditambal. 

Gigi geraham kiri yang udah ditambal dan yang kanan belum ditambal

Di mana?

Ya tentu aja di Dentamedica Care Center yang emang udah terbukti profesional dalam menangani gigi anak-anak.
Tentang biayanya, standard lah ya.
Untuk perawatan dengan penambalan sementara, saya bayarnya Rp.200.000 per pertemuan (kunjungan 1, 2 dan 3). Sedangkan setelah tambal permanen, biayanya Rp.350.000 (kunjungan ke-4).

Baca juga : Jagai Anakta

Oya, pengalaman Faizah berobat di Dentamedica sengaja saya tulis untuk berbagi informasi buat para ortu yang kadang bingung mau ke dokter mana kalo anaknya butuh perawatan gigi.
Eits, tapi jangan salah sangka... Ini bukan tulisan sponsor atau berbayar lho ya! 😜


DENTAMEDICA Care Center
Jl. A. P. Pettarani no. 21 B, Makassar
Tlp. 0411 - 433014