Pegadaian yang Kekinian

Kamis, April 05, 2018

Pesatnya perkembangan tekhnologi membuat setiap industri usaha, baik layanan jasa maupun barang berlomba-lomba memanfaatkannya dengan membuat aplikasi yang bisa menunjang bisnis mereka. Demikian pula dengan Pegadaian.

PT. Pegadaian (Persero) yang telah berusia 117 tahun terus mengikuti perkembangan zaman. Di tahun 2018 ini, tepatnya di bulan April yang memang merupakan bulannya Pegadaian, diluncurkan 2 aplikasi yakni Sahabat Pegadaian dan Agen Pegadaian. Kedua aplikasi ini dapat membantu mempermudah masyarakat yang ingin melakukan transaksi keuangan karena tidak perlu repot ke kantor Pegadaian.

Nah, pada hari Senin tanggal 26 Maret 2018 yang lalu, Pegadaian bekerjasama denga IWITA atau Indonesian Women IT Awareness menyelenggarakan acara sosialisasi bertajuk #BISNISJAMANNOW di Hotel Pesonna Makassar.


Apa sih IWITA dan Bisnis Jaman Now itu? 
Saya jelasin satu persatu ya...

IWITA

IWITA, seperti yang saya sebutkan kepanjangannya di atas, adalah organisasi perempuan tanggap tekhnologi yang memiliki visi mencerdaskan masyarakat, terutama perempuan, melalui TIK (Tekhnologi, Imformasi dan Komunikasi) yang mendukung PT. Pegadaian (Persero) dalam kemitraan dengan para pelaku internet, para pelaku industri rumahan dan UMKM yang tumbuh bersama.

Mubarika Dharmayanti selaku Ketua IWITA menuturkan dalam sambutannya pada acara itu, “Pegadaian di era transformasi digital menginisiasi sebuah bisnis yang ditujukan kepada generasi muda Indonesia, gen-X; dimana platform aplikasi menjadi wadah bertransaksi dan memperoleh penghasilan. #BISNISJAMANNOW inilah disosialisasikan bersama IWITA.".


Ibu Mubarika memberikan cenderamata kepada Bp. Syamsu Rizal


#BISNISJAMANNOW

Adapun Bisnis Jaman Now adalah program terbaru dari Pegadaian yang diinisiasi oleh IWITA. Program ini ditujukan bagi orang yang memiliki jiwa wirausaha, pemilik usaha UKM dan rumahan. Yang paling dikedepankan untuk masyarakat khususnya perempuan adalah menjadi Agen Pegadaian. Dimana semua transaksi keuangan seperti transaksi gadai, pembayaran PLN, pembayaran kredit kendaraan, dan masih banyak lainnya bisa dilayani oleh Agen Pegadaian. Karena dengan menjadi Agen Pegadaian dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama perempuan di era globalisasi dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi informasi dan aplikasi Agen Pegadaian dalam meningkatkan pendapatan dan mandiri finansial sejak dini.

Acara sosialisasi yang dikemas dalam bentuk talk show ini menghadirkan Plt. Walikota Makassar, Bapak Syamsu Rizal MI, dan dari pihak PT. Pegadaian (Persero) ada Deputi Bisnis Area Makassar 1, Bapak Suban Fauzin dan Asisten Manajer Penjualan Area Makassar 1 Bapak Deddy Suryadi. Sedangkan yang bertindak selaku moderator adalah Ibu Ana Mustamin, praktisi dalam bidang keuangan dan dosen di Universitas Paramadina, Jakarta. 


Suasana talk show
Bapak Syamsu Rizal

Bapak Syamsu Rizal atau yang akrab disapa dengan nama Daeng Ical menceritakan tentang keadaan Kota Makassar yang saat ini mengalami pertumbuhan pesat di bidang ekonomi namun di sisi lain terdapat pula kesenjangan ekonomi yang cukup tinggi. Jumlah enterpreneur yang terdaftar di Makassar saat ini hanya sebesar 3,15%, hal ini bisa jadi karena para pengusaha kecil belum mendaftarkan usahanya di Dinas Koperasi dan UMKM. Mereka biasanya terkendala administrasi seperti SITU/SIUP (Surat Izin Tempat Usaha/Surat Izin Usaha Perdagangan). Untuk itu Daeng Ical menghimbau agar segera dilengkapi, apalagi Pemerintah Kota Makassar telah memberikan kemudahan dengan tarif akta notaris yang rendah yakni sebesar Rp.150.000. Selain itu untuk pajak pun tidak dibebankan kepada pelaku UMKM.

Adapun dari pihak Pegadaian, Bapak Subhan menjelaskan bahwa Pegadaian adalah merupakan BUMN penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Adapun visinya adalah sebagai solusi bisnis terpadu, terutama berbasis gadai yang selalu menjadi leader market dan mikro berbasis fidusia, selalu menjadi yang terbaik untuk masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah. Sedangkan misinya adalah memberikan pembiayaan tercepat, termudah dan aman serta membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bapak Suban Fauzin

Baca juga : Tentang Uang


Bapak Deddy Suryadi

Sedangkan Bapak Deddy mengulas tentang Bisnis Jaman Now , khususnya tentang Agen Pegadaian, dimana ada 3 jenis yakni :

Agen Pemasaran
Tujuannya adalah mengkomunikasikan atau mensosialisasikan produk serta keunggulan Pegadaian.

Agen Pembayaran
Sama halnya dengan loket pembayaran pada umumnya, agen pembayaran menerima aneka jenis pembayaran, seperti PLN, Telkom, cicilan pembiayaan dan lain sebagainya.

Agen Gadai
Ini adalah produk unggulan dari Agen Pegadaian, tapi hanya yang berkompeten yang bisa menjadi Agen Gadai, seperti toko emas untuk gadai emas, toko telefon selular untuk gadai HP, dan sebagainya.


Lantas, bagaimana caranya untuk menjadi Agen Pegadaian? Syaratnya sangat mudah, yaitu :

1. Mengisi form Agen Pegadaian, bisa langsung datang ke kantor PT. Pegadaian, bisa pula lewat situs Pegadaian. Adapun berkas yang harus dilengkapi adalah KTP dan Kartu Keluarga.
2. Harus mempunyai tempat untuk melakukan transaksi, toko atau warung. Tapi sebenarnya kalau hanya rumah, tidak menjadi masalah asalkan tempatnya jelas.
3. Memiliki kompetensi untuk menjalankan usaha untuk masing-masing agen.  Misalnya, Agen Pemasaran harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, Agen Pembayaran harus sudah akrab dengan system pembayaran online, sedangkan untuk Agen Gadai seperti yang saya sebutkan di atas, haruslah berkompeten dengan mempunyai usaha sesuai jenis gadai yang didaftarkan.
4. Syarat yang terakhir khusus untuk Agen Pembayaran dan Agen Gadai, yakni harus mempersiapkan deposit atau jaminan, agar ketika melakukan transaksi agen ini sudah memiliki uangnya.

Dari acara sosialisasi ini saya jadi tahu banyak tentang Pegadaian. Kalo dulunya hanya sebatas gadai, ternyata Pegadaian juga kekinian dengan mengikui perkembangan jaman, khususnya kemajuan tekhnologi.

Blogger perempuannya Makassar