Traveling Untuk Kesehatan Mental

Senin, Desember 18, 2017

Sebagian besar dari kita pasti pernah dengar istilah "kurang piknik" yang tujukan kepada orang yang selalu tegang, emosian dan gampang tersinggung.

Lantas, apa emang ada hubungannya antara orang yang kurang piknik dengan emosi?

Sebagaimana kita ketahui, emosi itu berhubungan dengan kesehatan jiwa. Lantas, apa itu emosi? 

Menurut Wikipedia, emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukkan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu. Nah, jika emosi ini diluapkan terlalu berlebihan dan dalam intensitas yang terus-menerus, terutama emosi yang negatif seperti marah atau sedih, maka bisa jadi akan menggangu kesehatan jiwa atau mental. Bukankah sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik?

BeTeWe, tulisan ini merupakan kolaborasi dengan teman-teman grup Raisa dari komunitas Kumpulan Emak Blogger yang triggernya di tulis oleh mak Gifta Filna berjudul "Kesehatan Mental Sepele, Tapi ... " di tulisan itu ada tips untuk menghindari terjadinya gangguan mental pada seseorang. So, di tulisan ini yang saya pengen bahas adalah bagaimana mencegahnya dengan cara sering-sering piknik atau melakukan traveling.

Traveling di Hongkong. Dingiiiin....

Di zaman now, traveling sudah menjadi gaya hidup. Tapi bagi sebagian orang malah berpikir traveling itu sekedar pemborosan, mending duitnya ditabung untuk keperluan mendesak, atau malah membandingkan lebih nikmat menghabiskan liburan di rumah dari pada melakukan traveling. Padahal dengan traveling banyak manfaat yang bisa dapatkan terutama untuk kesehatan mental kita.


Apa saja itu? Cekidot!

📍 Sebagai refreshing atau penyegaran
Rutinitas yang dilakukan setiap hari tak jarang membuat perasaan jenuh. Untuk itu perlu sedikit berlibur untuk menghilangkan rasa bosan.

Menikmati hiburan di Universal Studio Singapore

📍 Untuk beristirahat
Capek juga kan kerja setiap hari? Istirahat itu wajib lho. Dengan melakukan traveling untuk sekedar beristirahat dari segala aktivitas sah-sah aja. Setelah itu badan kembali bugar dan pikiran lebih terbuka untuk kembali bekerja

📍 Menghilangkan stres
Stres itu bisa datang karena jenuh, marah atau sebab apapun. Salah satu penangkal biar gak stres ya dengan traveling. Nikmati perjalanan tanpa beban, dijamin stres akan hilang.


📍 Belajar hal baru
Bertemu dengan orang-orang yang belum pernah kita kenal, melihat budaya masyarakat tempat kita berlibur, bahkan mengetahui bahasa asing adalah hal-hal yang bisa kita dapat jika melakukan traveling. Selalu rajin untuk menambah wawasan adalah salah satu kunci orang terhindar dari penyakit jiwa.

Melakukan traveling ala backpacker di Bangkok. Banyak belajar hal baru

📍 Melakukan aktivitas fisik
"Menzana in corpore zano" di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Saat traveling kita pasti akan melakukan aktivitas fisik, terutama berjalan. Dengan banyak bergerak, selain menyehatkan tubuh juga jiwa kita.

Jadi, udah tau kan manfaat traveling buat kesehatan mental? So, jadwalkan untuk rutin traveling. Gak perlu ke luar negeri kalo memang budgetnya tidak mencukupi. Coba jelajahi kota atau provinsi tempat tinggalmu, pasti ada banyak yang bisa kamu datangi.

Liburan akhir pekan di Malino

Selamat melakukan perjalanan dan semoga selalu sehat, manteman!

Oya, baca juga nih tulisan teman-temanku Kelompok Raisa dalam #KEBCollaBlog bertema Kesehatan Mental :

1. Indira