Sabtu, Oktober 07, 2017

Sehat Jiwa Raga Dengan Relaksasi


Kesibukan sering kali menyita waktu kita. Setiap kali kita sibuk dengan berbagao hal, baik itu kerjaan di kantor, di luar rumah maupun di dalam rumah. Ada yang bekerja mencari nafkah, menjalankan bisnis, ada pula yang "hanya" mengurus rumah tangga.

Saking sibuknya menghadapi pekerjaan atau rutinitas sehari-hari, ditambah lagi masalah yang kadang datang, pikiran pun menjadi mumet, uring-uringan. Akibatnya sering terjadi gangguan kesehatan ataupun meningkatnya emosi yang kadang jadi pemicu pertengkaran dengan rekan kerja atau orang terdekat. Gak mau kan hal itu terjadi atau bahkan menjadi berlarut-larut?

Gak sedikit orang akhirnya memanfaatkan waktu luang di sela-sela kesibukan dengan pergi berlibur untuk melepaskan kepenatan. Menikmati suasana di tempat wisata atau di kota bahkan di negara lain. Tapi apakah semua itu sudah betul-betul membuat kita relaks? Yang ada terkadang malah pulang liburan jadi capek karena berbagai aktivitas yang dilakukan saat liburan. Atau ada juga yang isi tabungannya terkuras untuk memenuhi kebutuhan liburan itu. Kalo udah gini, gimana bisa dapat relaksnya? Heheee... 😅

Padahal sebenarnya relaksasi bisa kita lakukan sendiri.
Gimana caranya?
Baca aja terus tulisan ini... 😉

Siang itu, saat lagi suntuk dengan berbagai tulisan yang sudah mendekati deadline dan pekerjaan rumah yang serasa gak ada habis-habisnya nyaris bikin saya frustasi. Facebook pun menjadi pelampiasan tempat curhat. Hanya 2 kalimat di status, "Stuck. Can't think". Tiba-tiba salah satu teman FB saya, yakni ibu Nina Sigit komen, memberi arahan agar saya relaks, pejamkan mata lalu tarik nafas panjang dan hembuskan. Cara ini dilakukan sebanyak 3 kali. Kemudian Bu Nina menawarkan kepada saya untuk ketemuan dengannya, melakukan sesi relaksasi. "Ajak teman-teman bloggernya juga skalian" begitu kata Bu Nina. Segera saja ajakan ini saya sambut baik dan mengajak teman-teman blogger yang mau merasakan relaksasi. Maklum, sebagai blogger kami tentu saja banyak menguras pikiran dan selalu butuh ide untuk menulis.
Ibu Nina atau lengkapnya Nina Marlina Sigit adalah seorang Hipnoterapis (Hypnotherapist, in English) Apa itu Hipnoterapis? Cari aja sendiri artinya di wikipedia, hihii..
Atau mungkin ada yang bingung, apa bedanya hipnoterapis, hipnotis dan hipnosis?

Ibu Nina Marlina Sigit

Ok, ok, saya jelasin ya...

Hipnotis adalah istilah yang diberikan pada seseorang yang telah mempelajari pengetahuan hipnosis. Terkadang ada sedikit kebingungan antara istilah Hipnotis dan juga Hipnosis. Dalam pengertian yang paling sederhana Hipnosis adalah pengetahuannya dan Hipnotis adalah orang yang mempelajarinya/praktisi. Sedangkan Hipnoterapis adalah istilah yang diberikan pada seseorang yang telah mengikuti pembelajaran Hipnosis tingkat lanjut, biasanya juga dikenal dengan Clinical Hypnotherapy.
*sumber : ronyzhao.com

Sampai di sini udah ngerti kan perbedaannya?
Ok, lanjut tentang relaksasi yang saya lakukan...

Sesi relaksasi dilakukan siang hari, mulai jam 3 dengan mengambil tempat di Warunk Upnormal, Jalan Landak Baru Makassar. Saya dan teman-teman blogger udah hadir 30 menit sebelumya. Rupanya ruangan yang disediakan berdinding kaca dan tidak kedap suara, sehingga kami yang ada di dalam terlihat jelas dari luar dan suara dari luar masih terdengar hingga ke dalam ruangan yang kami tempati. Ibu Nina yang hadir belakangan dan melihat kondisi ini terpaksa meminta kami agar lebih konsentrasi pada penjelasan dan arahannya selama proses berlangsung, supaya tidak terganggu dengan suara-suara dari luar.

Ibu Nina menjelaskan tentang hipnoterapi

Sebelum sesi relaksasi diadakan, Ibu Nina terlebih dahulu menjelaskan seperti apa kondisi hipnosis itu. Bukan seperti yang biasa kita tonton di televisi, bahwa hanya dengan petikan jari atau dengan melihat kertas yang dibakar, kita bisa langsung terhipnosis, tidak seperti itu. Hipnosis butuh waktu yang kadang cukup lama di mana orang sudah benar-benar konsentrasi dan sudah berada di alam bawah sadarnya.

Dalam mencapai kondisi hipnosis kadang bisa dilakukan sendiri atau terjadi dengan sendirinya, seperti saat kita menonton dan tidak mendengar suara lainnya atau saat berkendara dan tanpa sadar sudah sampai di tujuan. Bisa juga dibantu oleh seorang hipnotis yang memberikan arahan dan panduan untuk mencapai kondisi hipnosis.

Peserta serius mendengarkan penjelasan Ibu Nina

Ada pula orang yang tidak mau dihipnosis karena takut kesadarannya gak kembali lagi, ada juga yang takut meracau sampai rahasianya terbongkar, haha.. Ada-ada aja ya! 😁

Karena hipnoterapi itu memasuki alam bawah sadar seseorang, maka diperlukan beberapa "pengorbanan" bagi yang ingin dibantu oleh seorang hipnoterapis, yakni :

⏰ Waktu
Siapkan waktu untuk teratur melakukan hipnoterapi yang sudah disepakati dengan hipnoterapis. Biasanya dalam 4 kali pertemuan.

💁 Upaya
Harus ada upaya dari pasien yang akan dihipnoterapi untuk mengungkapkan masalah yang dialaminya untuk dipecahkan.

💰 Materi
Dalam mengikuti hipnoterapi, ada harga yang harus dibayar. Namanya juga profesi seseorang, yaitu sang hipnoterapis, harus dihargai ilmunya, usahanya dan waktu yang telah disisihkan untuk pasien.

🙅 Perasaan
Dalam menjalankan hipnoterapi, seorang pasien kadang begitu emosinya bahkan sampai terguncang. Dalam hal ini hipnoterapis pun harus netral, tidak boleh ikut larut dalam emosi seperti halnya pasien yang ditanganinya.

Relaksasi adalah bagian dari hipnoterapi. Dimana pikiran kita yang terdalam dihipnosis supaya mencapai titik relaks. Sebelum melakukannya, terlebih dahulu kita harus menghilangkan segala hal yang kira-kira nantinya akan mengganggu, seperti buang air kecil sebelumnya, suara handphone dimatikan, dan yang paling utama adalah harus melepaskan segala beban pikiran. Hal ini supaya kita tetap tenang dan tidak gelisah saat melakukan relaksasi.

Kami seluruh peserta lantas disuru duduk dalam posisi wenak santai, sebaiknya kepala bersandar di kursi atau tembok, kedua tangan di atas paha dan kaki tidak disilangkan. Dalam kondisi mata terpejam, kami mendengarkan instruksi dari audio yang dibawa oleh Ibu Nina. Saya pun mendengarkan secara seksama. Ketika perasaan tenang semakin dalam saya rasakan tubuh saya menjadi ringan. Telinga tetap mendengar tapi mata sudah gak bisa terbuka. Nafas pun jadi semakin melambat, pertanda kondisi relaks sudah tercapai.

Suasana relaksasi
*pic courtesy Ibu Nina

Lalu tiba-tiba terdengar suara Qiah yang agak keras, "Ih, Kak Ery tidur itu?" spontan saya langsung membuka mata! Wakwakwkkk.. 😆Saya benar-benar tertidur, pemirsa!

Sesi relaksasi yang dijalani ternyata hanya 30 menit tapi koq perasaan saya lamaaa banget... Sampai ketiduran.

Ini sih udah bener-bener relaks
*pic courtesy Ibu Nina

Menurut Ibu Nina, seseorang yang melakukan relaksasi hingga tertidur itu normal. Itu menandakan kita telah mencapai kondisi relaks yang paling dalam dan ketika bangun akan merasa segar kembali. Dan benar saja, itu yang saya rasakan. Di antara teman-teman saya lihat ada beberapa yang juga merasa relaks seperti saya, tapi ada juga yang tidak. Ini sepertinya yaa, hehe...

Baca juga : Life Begin At 40

Relaksasi ini sebenarnya bisa saja kita lakukan sendiri tanpa bantuan hipnoterapis, tapi dengan catatan sebaiknya dilakukan saat rumah benar-benar sepi, baik dari gangguan orang serumah ataupun suara telfon dan televisi. Ibu Nina pun mengajarkan kami caranya, yakni :

1.  Ambil posisi wenak santai, sambil berbaring juga bisa. 
2. Tutup mata, tangan dibiarkan santai, kaki tidak disilangkan.
3. Bernafas dengan perlahan
4. Lebih bagus jika memutar musik instrumen yang slow. 
5. Hilangkan semua beban pikiran kemudian masuk ke alam bawah sadar kita hingga terasa benar-benar relaks.

Cobain deh! 😊

Segar kembali setelah relaksasi

Relaksasi ini sebaiknya dilakukan secara teratur, terutama bagi mereka yang sering berfikir dan punya beban pikiran, supaya pikiran kita selalu jernih, konsentrasi meningkat dan pekerjaan menjadi lancar.
Oya, buat manteman yang butuh bantuan Hipnoterapis untuk mengatasi masalah kejiwaan seperti fobia, kecemasan, depresi, emosi yang labil, sulit fokus dan konsentrasi dan sebagainya. Untuk anak dan remaja pun bisa, yang punya masalah seperti kurang percaya diri, korban bullying, nilai belajar menurun, kecanduan gadget atau game, dan bermacam masalah lainnya. Bisa menghubungi Ibu Nina Marlina Sigit dari Griya Hipnoterapi Chandra Kirana di nomor telfon 0811-1131-599.

Salam sehat jiwa dan raga, manteman!





Posting Komentar