Minggu, September 03, 2017

Sayangi Jantungmu ❤


Apa kabar manteman, pembaca setia blog EMaronie? Semoga semua dalam keadaan sehat wal'afiat.

Ya. Sehat!

Kesehatan memang merupakan anugerah terbesar dari Tuhan kepada umatNya. Dengan sehat kita bisa beraktifitas secara normal, mencari nafkah untuk diri sendiri dan keluarga, bebas melakukan apa saja yang menjadi kewajiban kita dan terutama apapun yang kita sukai. 

Untuk selalu menjadi sehat, banyak hal yang bisa kita lakukan, terutama dengan menerapkan pola hidup sehat. Yang bagaimanakah hidup sehat itu? Hidup sehat adalah gaya hidup yang aktif dan rutin berolahraga, menerapkan pola makan seimbang rendah lemak jenuh serta kebiasaan sehat tanpa rokok dan minuman beralkohol.

Tapi menurut Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI di tahun 2013 42% atau hampir separuh proporsi penduduk yang masuk dalam kelompok usia di atas 10 tahun, berperilaku sedentari (pasif), atau 1 dari 4 penduduk Indonesia menerapkan perilaku sedentari minimal 6 jam setiap harinya. Sementara data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO, menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari adalah 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. 

Ayo bergerak!

Adapun data yang dilaporkan oleh European Prospective Investigation Into Cancer and Nutrition (EPIC) pada tahun 2008 juga menunjukkan bahwa kematian akibat malas gerak jumlahnya dua kali lebih banyak dibandingkan kematian karena obesitas. 

Jika gaya hidup sedentari diikuti dengan pola makan yang tidak seimbang dan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok atau minum alkohol, maka gaya hidup ini beresiko menyebabkan penyakit jantung. 
Seperti data dari Survey Sample Registration System (SRS) tahun 2014 di Indonesia menunjukkan penyakit jantung kini menjadi penyebab kematian tertinggi. Data ini menyebutkan bahwa 12,9% kematian di Indonesia diakibatkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah, dan hal ini berpotensi untuk terus meningkat setiap tahunnya. 

Peduli akan hal ini, Kalbe Nutritionals mengajak Kementerian Kesehatan RI, Yayasan Jantung Indonesia dan Klikdokter.com mengadakan program Indonesia Tangkal Kolestrol Bersama Nutrive Benecol. Program ini telah berlangsung sejak tahun 2016 lalu dan menjadi momentum kesuksesan dan terdepan dalam inovasi penurunan kolestrol, resiko stroke dan jantung koroner masyarakat Indonesia. Di tahun 2017 ini tema yang diangkat adalah Gerakan Jantung Sehat dan diadakan di 5 kota besar di Indonesia selama bulan Juli hingga Oktober. 

Kota Makassar sendiri mendapat giliran pada tanggal 27 Agustus 2017 lalu bertempat di Hotel Four Points by Sheraton. Saya dan beberapa teman blogger pun berkesempatan untuk menghadirinya. Dalam acara ini ada banyak kegiatan yang diadakan dengan rangkaian edukasi Gerakan Jantung Sehat. Acara yang berlangsung mulai pagi ini dibuka dengan demo pola gerak sehat praktis sebagai solusi hidup sedentari, dilanjutkan dengan demo mengenal pola makan dan porsi makan sehat, ada pula program deteksi dini kolestrol tinggi dan penyakit jantung koroner, serta pengenalan pola pikir rendah kolestrol dan rendah resiko penyakit jantung.

Flyer Gerakan Jantung Sehat
*pic by mugniar.com
Demo masak
*pic by ndypada.com
Antrian di booth Cek Kolestrol
*pic by ndypada.com

Hadir pada kampanye Gerakan Jantung Sehat yakni dr.Vito A. Damay, Sp.IP, M.Kes, FIHA, FICA, Pengasuh Redaksi Medis Klikdokter.com serta Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Diny Elvirani selaku Group Business Unit Special Needs and Healthy Lifestyle Kalbe Nutritionals, Donny Bambang Iryanto selaku Senior Brand Manager Nutrive Benecol dan DR. Ir. Ny. Hj. A. Majdah M. Zain, MSi. Selaku Ketua Yayasan Jantung Indonesia cabang utama Sulawesi Selatan, juga adalah istri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Ir. H. Agus Arifin Nu'mang. 

Ibu Majdah mengungkapkan, "Yayasan Jantung Indonesia cabang utama Sulawesi Selatan sangat peduli dengan tingginya angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung di Indonesia, dengan mengadakan senam jantung sehat di setiap daerah sampai ke pelosok Sulawesi Selatan dan terus meningkatkan kembali kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat melalui Panca Usaha Jantung Sehat". 

Ibu Majdah beserta tim Yayasan Jantung Sehat, Klikdokter.com & Kalbe Nutritionals
*pic by fillyawie.com

Sedangkan dari pihak Kalbe Nutritionals mengatakan bahwa Program Indonesia Tangkal Kolestrol sejalan dengan visi dan misi mereka, yakni membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik. Seperti yang saya baca di websitenya https://nutrivebenecol.com/ Kalbe Nutritionals memiliki portfolio pangan fungsional yang mengandung Plant Stanol Ester (PSE) dalam brandnya, yaitu Nutrive Benecol, yang telah diakui dapat membantu menurunkan kolestrol dan resiko penyakit jantung koroner. PSE telah teruji klinis mampu menurunkan kolestrol hingga 10%-17% jika dikonsumsi rutin selama 2-3 minggu.

Baca juga : Oat Banana Smoothies

Saat sesi seminar/talk show, sebuah testimoni mengharukan sedang dipertontonkan melalui layar besar kepada seluruh yang hadir dalam ruangan ballroom. Testimoni dari Mia Hendrawan yang menceritakan betapa shocknya dia ketika pertama kali mengetahui suaminya, Hendrawan, terkena serangan jantung. Bapak Hendrawan seorang eksekutif muda yang bekerja di dunia advertising memang termasuk orang yang kurang bahkan tidak memperhatikan kesehatan. Beliau merokok 2-3 bungkus sehari, makan makanan tinggi lemak dan protein, gampang stres karena pekerjaan. Selain itu dari riwayat keluarganya, ayah ibunya adalah penderita diabetes dan ia sendiri pernah mengalami obesitas. Sebagai seorang istri wajarlah jika Mia shock mendengar suaminya yang terkena serangan jantung karena penyempitan pembuluh darah ke jantung dan bisa menyebabkan Hendrawan stroke bahkan meninggal dunia. Mia langsung membayangkan dirinya dan anak-anak yang masih kecil harus ditinggal oleh sang kepala keluarga yang selama ini menopang hidup mereka. Kejadian inilah yang lantas menjadi titik balik kehidupan Hendrawan untuk menjalankan pola hidup sehat demi keluarga tercinta. 

Sesi talk show
*pic by fillyawie.com

Dari testimoni ini lantas membuat saya tersadar, selama ini saya juga kurang menerapkan pola hidup sehat. Setiap hari minum kopi, suka makan gorengan dan yang manis-manis, padahal ada keturunan diabetes dari Papi dan Mami, selain itu pernah pula saya mengalami sakit di bagian dada sebelah kiri yang seperti dipukul dengan palu besar saat main Kora-kora di Dufan beberapa tahun lalu. Bahkan sakit di dada ini masih sering saya rasakan sekarang walaupun tidak sesakit seperti kejadian di Dufan. 

Akhirnya setelah sesi seminar selesai, saya pun lantas memberanikan diri untuk cek darah di booth yang ada di area depan ballroom. Dari hasilnya cukup mencengangkan! Total kolestrol saya 206mg/dL, yang normalnya seharusnya hanya di bawah 200mg/dL dan yang bikin pengen nangis yaitu kadar gula dalam darah saya 215mg/dL! Padahal yang normal hanya 100mg/dL. Huhu.. 😕 Tinggi banget dan itu berarti saya juga udah terkena diabetes. Berarti sudah saatnya mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Pilihan saya pun jatuh ke Nutrive Benecol untuk dikonsumsi setiap hari 2-3 kali setelah makan. 

Ikut pemeriksaan kesehatan
*pic by fillyawie.com
Minum Nutrive Benecol secara teratur

Baca juga :Jadi Mami Gak Boleh Sakit

Dan melalui kampanye Gerakan Jantung Sehat : Indonesia Tangkal Kolestrol 2017 ini, Nutrive Benecol dengan tagline-nye "Cara Enak Turunkan Kolestrol", mengajak masyarakat Indonesia untuk bahu membahu dalam meningkatkan resiko jantung koroner dengan gaya hidup TANGKAL yang terdiri dari 7 Langkah Tangkal Kolestrol yaitu : 

  • Teratur periksa kolestrol 
  • Awasi asupan dan pola makan 
  • Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol 
  • Giat berolahraga dengan senam B-Fit 
  • Kendalikan berat badan dan hindari stress 
  • Awasi tekanan darah 
  • Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2X sehari 

Ayo deh, jangan tunggu sampai penyakit datang mendera. Mulai dari sekarang biasakan untuk menerapkan pola hidup sehat. Saya pun sudah berkomitmen untuk itu 😊

Oya, setelah dari Makassar, acara Indonesia Tangkal Kolestrol ini akan diadakan di Jakarta tanggal 14 Oktober 2017. Jadi buat manteman yang ada di kota tersebut, siap-siap ya!






Posting Komentar