Selasa, September 12, 2017

Komplitnya Festival F8 Makassar

*pic from indoblognet
Edited by EM

Makassar International Eight Festival and Forum 2017 atau yang lebih dikenal dengan Festival F8 Makassar telah usai. Perhelatan akbar bertaraf internasional yang digelar oleh Pemerintah Kota Makassar ini diselenggarakan mulai tanggal 6 hingga 10 September 2017 di Anjungan Pantai Losari. Tapi walaupun telah usai, gaungnya masih terasa hingga sekarang dan kemeriahannya masih menjadi perbincangan warga Makassar.

Digelar sejak tahun 2016, F8 Makassar akhirnya menjadi agenda event tahunan Pemerintah Kota Makassar, di bawah koordinasi Dinas Pariwisata Kota Makassar. Event ini digagas langsung oleh Walikota Makassar, Bapak Ir. Ramdhan Pomanto yang menginginkan adanya event bertaraf internasional diadakan di Makassar, merujuk pada slogan "Makassar Kota Dunia".

Akhirnya diadakanlah "Makassar International Eight Festival and Forum 2017” yang menghadirkan 8 tema dengan awalan huruf F, yakni Fashion, Fusion Music, Film, Font & Fiction Writer, Fine Art, Folk, Flora & Fauna, serta Food & Fruit. Mari kita jabarkan satu persatu 8 F ini :

1. Fashion
Menampilkan kreasi dari bahan sutra dan motif khas Makassar yang sedang ngetrend karya desainer lokal. Selain itu juga menghadirkan desainer terkenal dari ibukota yang karyanya memang berkelas dan punya banyak penggemar di tanah air.


Fashion show desainer lokal, Appi Sayuti
*pic by Appi Sayuti

2. Fusion Music
Semua genre musik ditampilkan dalam 1 panggung. Tidak hanya penyanyi atau band lokal tapi juga penyanyi papan atas hingga kaliber internasional seperti Daniel Sahuleka.


Ari Lasso di panggung F8
*pic by Ayu Andini

3. Film
Ajang unjuk gigi sineas lokal dengan menanyangkan film karyanya di layar yang disetting seperti pertunjukan layar tancap.

Nadhif di depan poster film

4. Font & Fiction Writer
Buat kamu pencinta literasi, penulis, penggemar puisi, penyuka buku, tema ini tentunya jadi favorit kamu. Dari tema ini diadakan aneka lomba seperti menulis surat untuk Kota Makassar.


Zona Font & Fiction Writer yang sedang mengadakan Dialog Sastra & Budaya

5. Fine Art
Menampilkan karya perupa dari Kota Makassar, mulai dari seni instalasi, lukis, mural, craft dan sebagainya. Diadakan pula workshop di area tema ini, seperti membatik.

Pelukis sedang melukis Pa'raga

6. Folk
Dalam tema ini menghadirkan aneka kesenian tradisional. Tidak hanya dari Makassar tapi juga dari negara lain yang merupakan peserta dari festival F8.


Paduan suara anak-anak Jepang di panggung Folk

7. Flora & Fauna
Tema ini adalah salah satu yang banyak diminati. Menampilkan aneka tanaman yang cantik, seperti bonsai, terrarium dan sebagainya, juga ada komunitas pencinta hewan-hewan yang lucu, menggemaskan seperti kucing, dan sugar glider, bahkan yang menakutkan seperti ular dan burung hantu.

Saya di zona Flora & Fauna. Ternyata lampion cantik itu bekas gelas air mineral yang diambil dari bank sampah

8. Food & Fruits
Kalo tema yang ini jangan ditanya. Paling ramai! Karena semua orang yang datang ke F8 dijamin pasti jajan. Menu kuliner mulai dari tradisional, hasil buatan pelaku UKM hingga menu internasional, hasil racikan chef hotel berbintang 5 pun ada di F8. Tinggal siapin duit aja 😀

Saya di zona Food, ruamenya!

Kenapa event ini dikatakan sebagai event internasional? Karena pesertanya tidak hanya dari Makassar dan daerah lain di Indonesia, tapi juga diikuti dan dihadiri oleh kurang lebih 20 negara lainnya. Perwakilan dari Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal negara-negara tersebut pun turut hadir.
Dalam gelarannya di tahun 2017 ini bahkan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Antusiasme pengunjung dari awal hingga akhir dihelatnya water front city festival ini tak pernah surut. Lautan manusia membanjiri arena festival di Anjungan Pantai Losari sepanjang 1.3 km. Banyak hal menarik yang ditawarkan Makassar F8. Setiap varian festival seolah menjadi magnet yang sukses menyedot perhatian jutaan pengunjung.

Sebagai rangkaian acara, diselenggarakan pula ICCC (Indonesian Creative City Conference), Makassar Open Soft Ball di Lapangan Sofbol Karebosi yang diikuti 12 negara, Jet Ski Championship yang menghadirkan empat negara, Muay Thai dengan enam negara peserta, dan Flying Kite Festival dengan peserta dari 20 negara.

Jupiter Acrobat
*pic by indoblognet
Warga negara asing yang ikut pawai budaya
*pic by qiahladkiya.com

Pada acara pembukaannya saja, langit Makassar dihiasi dengan atraksi pesawat dari Jupiter Akrobat Team TNI Angkatan Udara (AU). Tak hanya itu, aksi manuver dari tiga pesawat Jet Sukhoi dilanjutkan dengan terjun payung dari anggota TNI AU. Pengunjung pun tak henti-hentinya bertepuk tangan. Adapula pawai berbusana adat khas daerah Makassar, yakni Baju Bodo, yang diikuti oleh guru-guru se-Kota Makassar. Yang membuat bangga adalah pada saat para warga negara asing yang tinggal di Makassar turut mengambil bagian dalam pawai budaya ini. Selain itu ada pertunjukan Flying Board yang tampil di perairan Losari, tak lupa kehadiran kapal layar tradisional kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan, kapal Phinisi.

Pada malam harinya, suasana makin meriah dengan pertunjukan tari kolosal khas Bugis Makassar dan pertunjukan musik yang diikuti sekitar 1.700 pelajar serta paduan suara dari kaum difabel. Panggung berbentuk angka 8 itu terlihat begitu megah dengan layar lebar, tata cahaya dan tata suara yang sangat memukau.


Panggung F8
*pic from indoblognet

Terdapat 226 both di Festival F8 Makassar yang terdiri dari 133 both tenant kuliner (food), 30 both fashion, 8 both kedutaan negara-negara sahabat, 15 both kota/kabupaten se-Indonesia, 20 both sponsorship, dan 20 both khusus kepanitiaan.

Guna mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dalam acara besar ini, pihak Pemerintah Kota Makassar pun tidak main-main dalam hal sarana dan prasarana pendukung untuk pengunjung, seperti berikut ini :

1. Keamanan
Mengingat event ini berskala internasional, keamanan adalah merupakan hal yang paling penting dan mendapat perhatian serius dari Bapak Walikota. Sebanyak 2.011 personel dikerahkan yang terdiri dari jajaran kepolisian, TNI, organisasi masyarakat (ormas), Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar.

2. Kebersihan
Banyaknya produksi sampah selama acara mengharuskan para petugas kebersihan harus selalu siaga dengan sapu, sekop sampah dan kantong sampah sejak pukul 15.00 - 24.00. Baik laki-laki maupun perempuan. Walaupun area Festival F8 berada di Kecamatan Ujung Pandang, namun tim kebersihan dari kecamatan lain turut diperbantukan di Anjungan Pantai Losari selama acara berlangsung.

3. Tim Medis
Acara yang dipastikan dihadiri oleh banyak pengunjung tentu saja juga perlu adanya tim medis yang selalu siap siaga di tempat acara, lengkap dengan peralatan medisnya hingga ambulance.

4. Informasi
Salah satu inovasi dari Festival F8 2017 kemarin yakni adanya Tim "Ask Me" dengan baju yang mudah dikenali, berkeliling di area acara dan siap menjawab pertanyaan seputar acara dari seluruh pengunjung. Selain itu Media Center juga tersedia dan di beberapa titik terdapat papan informasi dan lay out tempat acara.


Lay out yang dipasang di beberapa titik area

Baca juga : Ke Makassar Yuk...

Selama lima hari pelaksanaan Festival F8 Makassar (6 – 10 September 2017) tercatat kurang lebih 1,2 juta pengunjung yang memadati area festival. Pengunjung ini tidak hanya warga Kota Makassar tapi juga sekitar Kota Makassar bahkan dari beberapa daerah di Indonesia. Jumlah pengunjung ini melampaui target panitia yang memperkirakan hanya 1 juta orang. Demikian pula dengan nilai transaksi yang dibukukan mencapai hingga Rp. 7 milyar. Transaksi ini, lebih besar Rp. 2 milyar dari tahun lalu yang mencapai Rp 5 Milyar selama tiga hari (8 – 10 September 2016).


Antusiasme pengunjung F8
Pengunjung di depan stand negara-negara sahabat

Di malam penutupan, pada tanggal 10 September 2017, kegiatan kemanusiaan juga dilakukan dengan penggalangan dana kemanusiaan bagi muslim Rohigya di Myanmar. Dan dari panggung Festival F8 Makassar terkumpul donasi sebesar Rp. 25.083.000.

Makassar International Eight Festival and Forum 2017 atau Festival F8 Makassar memang benar-benar komplit. Mulai dari seni, budaya, kuliner, olahraga hingga aksi kemanusiaan mendapat tempat. Bahkan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Bapak Triawan Munaf mengatakan, "Festival F8 ini membawa manfaat bagi semua pelaku kreatif dan masyarakat Makassar. Saya yakin tahun depan angka kesejahteraan warga Makassar akan melambung lagi. Seharusnya ini bisa ditiru daerah lain, tapi dibutuhkan visi kepala daerahnya seperti Walikota Makassar".

Memang benar, perkembangan sebuah daerah dapat terwujud jika pemimpinnya adalah sosok yang inovatif dan bervisi masa depan, seperti halnya Bapak Ir. Ramdhan Pomanto. Tapi tentu saja perkembangan tersebut bisa terlaksana dengan lancar jika didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Jadi, tahun depan nantikan lagi perhelatan akbar Festival F8 Makassar yang akan kembali digelar dengan lebih spektakuler!

*pic by Humas DPM-PTSP
Edited by EM




Posting Komentar