Jumat, September 08, 2017

Explore Makassar


Makassar sebagai kota ke-5 terbesar di Indonesia memiliki beragam potensi wisata, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata kuliner, wisata belanja dan masih banyak lagi.

Sebagai ibukota propinsi, Kota Makassar selalu menjadi tujuan utama para wisatawan, baik itu untuk dijelajahi ataupun sebagai tempat persinggahan sementara untuk selanjutnya para wisatawan berkunjung ke daerah lain, seperti Toraja, Bulukumba atau yang lainnya. Jika dulu Makassar disebut "gerbang timur Indonesia", saat ini sudah menjadi "ruang tamunya Indonesia Timur" dengan maksud bahwa orang yang berkunjung ke Makassar tidak hanya singgah sebentar, seperti berada di gerbang, tapi diharapkan untuk tinggal lebih lama, selayaknya tamu yang sedang dijamu di ruang tamu oleh sang tuan rumah.

Maka dari itu, pada tanggal 14 Juni 2017 lalu bertempat di Gedung Sapta Pesona Indonesia, Kementerian Pariwisata  menetapkan logo branding destinasi pariwisata yang resmi, yakni Explore Makassar untuk lebih mengenalkan Kota Makassar di kancah internasional. Tidak hanya di kawasan Asia tapi juga hingga ke benua Eropa.
Logo branding ini bersanding dengan logo Pesona Indonesia atau Wonderful Indonesia yang sudah ada sebelumnya.
Ibu Rusmayani Madjid, Kadis Pariwisata Makassar menerima logo branding Eksplore Makassar di Jakarta, 14 Juni 2017
*pic by Roem Yorke

Ada 10 logo branding yang dilaunching, yakni :
  1. Explore Makassar
  2. Bali The Island of Gods 
  3. Stunning Bandung
  4. Majestic Banyuwangi
  5. Enjoy Jakarta
  6. Java Cultural Wonder (Jogja-Solo-Semarang)
  7. Friendly Lombok
  8. Colorful Medan
  9. Wonderful Riau Islands (Kepri)
  10. Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat).

Launching 10 branding destinasi wisata di Indonesia.
Jakarta, 14 Juni 2017
*pic by Roem Yorke

Bagi orang awam mungkin bertanya-tanya, apakah branding ini? Branding adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk mendiferensiasikannya (membedakan) dari barang atau jasa pesaing (Kotler, 2009:332).

Jadi dengan adanya logo branding yang dibuat untuk kota-kota tersebut, seperti yang sudah saya tulis di atas, yakni untuk lebih mengenalkan ke dunia internasional. Lantas, kenapa hanya 10 logo branding yang dibuat? Hal ini sudah melalui proses yang panjang dengan beberapa tahapan, seperti FGD, survey, talk show dan sebagainya. Termasuk memperhatikan sarana dan prasarana pendukung kepariwisataan di kota tersebut. Jadi tidak mudah untuk menetapkan kota mana yang akan dibuatkan logo branding.


Sosialisasi Logo Branding "Explore Makassar"

Pada hari Kamis, tanggal 31 Agustus 2017 lalu Kementerian Pariwisata melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar mengadakan acara Sosialisasi Logo Branding Destinasi Wisata. Acara dibuka oleh Asisten 2 Walikota Makassar Bapak Ir. H. Kusayyeng M.Si yang dalam sambutannya mengatakan "Melalui logo branding ini diharapkan kunjungan wisatawan Kota Makassar ini bisa meningkat dari tahun ke tahun. Karena setiap tahun, kami bersama semua pemangku kepentingan Kota Makassar menggelar acara untuk promosikan Makassar, salah satunya yaitu F8".

Bapak Ir. H. Kusayyeng M.Si
*pic by fillyawie.com
Ibu Elisabeth Hutagaol
*pic by fillyawie.com

Sambutan selanjutnya oleh Kabid Komunikasi Media Ruang Asdep Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Ibu Elisabeth Hutagaol. Elisabeth menyebutkan, dengan intensnya promosi destinasi wisata Indonesia di mata dunia, pada tahun 2017 ini Indonesia menduduki peringkat 47 sebagai destinasi wisata terbaik mengalahkan Thailand dan Malaysia yang masing-masing menduduki peringkat 83 dan 93.

Dalam acara ini diadakan pula diskusi tentang logo Explore Makassar baik secara filosopi dan komposisinya, dengan menghadirkan 2 narasumber yaitu Ibu Laila Chairi M.Si (Dosen Komunikasi Bisnis STAN Jakarta) dan Bapak DR. Heri Margono (Pakar Branding). 

Baca juga : Bimbingan Tekhnis Pengembangan Destinasi Wisata Kuliner & Belanja

Implementation of Makassar "Explore Makassar" Brand

Materi ini dibawakan oleh Ibu Laila Chairi, M.Si atau yang akrab disapa Ela. Dalam pemaparannya dikatakan bahwa gambar logo Explore Makassar berupa Kapal Phinisi adalah simbol jati diri, budaya dan kejayaan bangsa bahari. Sejarahnya melekat erat dengan Makassar.

Ibu Laila Chairi, M.Si
*pic by fillyawie.com

Kapal Phinisi merupakan simbol konektivitas dengan dunia internasional, keterbukaan ini membuat masyarakat siap menyambut tamu mancanegara dengan keramahtamahannya.

Lambang Kapal Phinisi merupakan salah satu bentuk icon yang dapat mempresentasikan Makassar dengan 5 warna yang berbeda, yang mewakili makna sebagai berikut :

Hijau : Kreativitas, ramah kepada alam dam keselarasan.
Ungu : Daya imajinasi, keimanan, kesatuan lahir batin.
Jingga : Inovasi, semangat pembaruan, keterbukaan.
Biru : Kesemestaan, kedamaian.
Magenta : Keteguhan, keseimbangan, akal sehat dan sifat praktis.

*pic by lintasterkini.com
*pic by  pesonaindonesiatravel.com 

Acceleration of Explore Makassar

DR. Heri Margono adalah seorang pakar branding, sekaligus juga praktisi periklanan yang telah berpengalaman menjadi pembicara di seminar-seminar publik bertaraf nasional dan internasional. Dalam materi diskusi yang dibawakannya dijelaskan bahwa banyak manfaat yang diperoleh dalam branding, baik bagi pemilik brand maupun bagi konsumen.

Adapun untuk destinasi wisata, ada 5 A syarat wajib untuk mensukseskan logo branding, yakni :
  1. Attractiveness (daya tarik)
  2. Amenities (fasilitas pendukung/akomodasi)
  3. Access (akses)
  4. Awareness (kesadaran)
  5. Anciliary (ketersediaan orang-otang atau organisasi yang terlibat)

Kelima syarat mutlak ini dapat terlaksana dengan baik jika Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata dalam mengemban tugasnya didukung pula oleh seluruh lapisan masyarakat yang punya kesadaran akan potensi wisata daerahnya dan juga ikut serta untuk menjaga dan mempromosikannya.

Jadi, sudah siapkah anda warga Kota Makassar mengajak para wisatawan untuk explore Makassar?

Blogger Makassar foto bareng DR. Hery Margono & Muh. Roem, Kabid Promosi DisPar Makassar
Saya dapat hadiah buku dari DR. Hery Margono lho 😊







Posting Komentar