Sabtu, Juli 15, 2017

Ada Kopi Ujung Di Film Filosofi Kopi 2


"Bagaimana kalo kita ke Makassar? Saya punya teman barista senior di sana, John namanya" ajak Jody kepada Tarra.

Adegan selanjutnya mereka pun berada di Makassar. Tampak Jl.Somba Opu sebagai lokasi syuting, kemudian Jody dan Tarra menyeberangi jalan dan masuk di sebuah kedai kopi. Kedai kopi Toko Ujung namanya. Toko ini memproduksi kopi bernama Kopi Ujung, dengan barista bernama John Chendra.

Adegan pun berlanjut di dalam Toko Ujung. Jody dan Tarra ngobrol sambil masing-masing menikmati secangkir kopi. Tampak di kejauhan, John sang barista sedang sibuk di dalam barnya.

Syuting di Toko Ujung

Demikian sepenggal cerita di film Filosofi Kopi 2 untuk adegan di Kota Makassar. Sebenarnya bukan hanya Jl. Somba Opu dan Toko Ujung aja yang dijadikan lokasi syuting, ada pula Coto Gagak di Jl. Gagak. Tapi untuk film yang mengangkat tema tentang kopi, tentu saja yang akan kita bahas di sini adalah Kopi Ujung.

Baca juga : Review Film Filosofi Kopi 2

Adalah John Chendra, sang pemilik yang mewarisi Toko Ujung. Toko yang beroperasi sejak tahun 1920-an itu dulunya terkenal sebagai toko kelontong yang menjual berbagai kebutuhan rumah tangga. Seingatku jaman kecil dulu kalo abis dari jalan-jalan menyusuri Pantai Losari, Mami biasa singgah di Toko Ujung membeli roti tawar untuk dimakan saat sarapan kami besok pagi.

Toko Ujung juga memproduksi kopi yang dinamakan Kopi Ujung. Saya masih ingat bungkus kopinya yang transparan di samping dan di belakang dengan warna kuning di depan bergambar perempuan yang sedang menyajikan kopi. Kopi yang selalu diminum Opaku dulu.

 Kemasan dan rak display Kopi Ujung yang sudah ada sejak dulu

Selain itu Toko Ujung juga menjual aneka souvenir khas Sulsel, seperti miniatur rumah adat Toraja, songkok Bone, tempelan kulkas, gantungan kunci dan sebagainya. Bahkan Kopi Ujung pun sudah menjadi salah satu souvenir yang merupakan best seller di toko ini.

Ok, kembali ke film Filosofi Kopi 2. 
1 pertanyaan besar yang ada di kepala saya sewaktu tau kalo Toko Ujung menjadi lokasi syutingnya.

"Apa istimewanya Toko Ujung dengan Kopi Ujung-nya itu?"

Toko Ujung
Filter Hand Brewed Goodness
Karena menurutku suatu tempat di luar ibukota yang dijadiin sebagai lokasi syuting sebuah film tentunya dengan seleksi yang ketat dan ada sesuatu yang istimewa di situ.

Baca juga : Ngobrolin Kopi Bareng Ben & Jody

Kebetulan banget John Chendra ini adalah teman saya di komunitas blogger Anging Mammiri, saya pun langsung kepo ke pria berkacamata ini, hehe 😆

Baca aja interview kekepoanku via aplikasi LINE dengan beliau di bawah ini :

EM : Om John, saya mau lanjutkan tulisan review FilKop2 ku dengan mereview Kopi Ujung. 1 pertanyaan inti, koq bisa Toko Ujung yang terpilih dalam 1 scene FilKop2? Apa memang Om John sudah kenal sebelumnya dengan orang-orang di balik film itu?
*langsung diborongi dengan pertanyaan 😅

JC : Haha ada ceritanya memang... Kak Riri (Riri Riza) dan Mba MirLes (Mira Lesmana) yg bawa Mas Angga (Angga Dwimas Sasongko, sutradara FilKop). Angga Sasongko setelah FilKop 1 pernah liburan ke Bira, pas tim Miles (Miles Production) lagi syuting film Athirah di Makassar. Nah tim Miles setiap hari ke Toko Ujung waktu shooting film Athirah itu 😄
*Om John memang kenal dekat dengan Riri Riza dan MirLes karena sering mensupport setiap kegiatan yang diadakan di Rumata' (rumah kreatif milik Riri Riza), juga terlibat dalam A Cup Of Poetry di acara Makassar International Writers Festival 2016. Selengkapnya kamu bisa baca di sini.


John Chendra di belakang Riri Riza sedang meracik kopi
 Rangga & Cinta Blend yang terinspirasi dari film AADC 2

EM : Trus Mas Angga akhirnya pilih Toko Ujung jadi lokasi syuting, pertimbangannya? Apa karena ada Kopi Ujung?

JC : Kenapa Kopi Ujung, saya sebenarnya kurang ngerti juga, haha.. tapi mungkin Mas Angga dan timnya lihat konsepnya unik, toko dan coffee bar. Atau bisa juga karena barista seniornya yg disebut itu, hahaha.. 😄 Karena saya memang banyak terlibat di acara-acara kopi nasional atau minimal di Jakarta. Juri lomba barista, juri lelang kopi dan sebagainya. Waktu lomba baru-baru ini tahun 2017 malah saya ajak Rio Dewanto untuk ikut menjuri Lomba Latte Art Nasional di Jakarta.

Coffee bar di Kopi Ujung
All about coffee

EM : Cieee... berteman sama artis!

JC : Sy ketemu Rio juga nda sengaja waktu dia jalan-jalan ke toko mau beli ole-ole. Setelah ketemu nda sengaja di toko itu akhirnya jadi kenal, trus saya sempat ketemu lagi waktu mereka (Rio Dewanto dan Chicco Jerikho) mau ganti mesin espresso di kedai kopi FilKop Jakarta.

EM : Tampilan Toko Ujung yang saya datangi dulu beda sekali dengan sekarang. Saya malah gak tau kalo sudah jadi cafe kecil juga di sana. Itu meja kursinya memang sudah ada atau untuk kepentingan film makanya toko dipercantik?

JC : Memang sudah begitu, tapi meja yg kita pakai kemarin aslinya warna merah. Mereka (tim FilKop) pasangin stiker itu meja merah jadi hitam dan saya nda buka-buka lagi stikernya, haha... 😄

Meja yang dipake syuting di FilKop 2
Anggaplah kami lagi syuting FilKop 3 😜

EM : Kalo bagian depan toko, seperti lampu dan trotoarnya?

JC : Tampak luar memang baru direnovasi,  setelah FilKop selesai syuting. Sebenarnya rencana renov itu sudah lama tapi Mas Angga minta jangan diubah dulu. Jadinya yang tampil di film dengan yg sekarang tampak depannya beda skali. Tapi kalo lampu-lampu gantung sih memang sudah ada.

Tampak depan Toko Ujung
Trotar di depan Toko Ujung

EM : Trus tentang barista senior yang disebut Jody dalam film, itu kan Om John yang dimaksud. Emangnya Om John belajar tentang kopi sejak kapan?

JC : Saya praktis baru jadi barista 2 tahunan ini. Tapi di kopi dan gerakan specialty coffee memang sejak tahun 2010.

EM : Itu Om John mendalami kopi apa karena tuntutan usaha keluarga yang memang memproduksi kopi? 
*keponya makin menjadi-jadi nih, hihii 😄

JC : Iya, saya belajar kopi karena waktu mulai saya tidak tau apa-apa, trus kami punya produk dan waktu itu saya lihat kopi ini bisa jadi keunggulan dibandingkan toko ole-ole yang lain. Dan setelah belajar 1-2 kali di Jakarta saya akhirnya jadi tau ternyata kopi itu nda selesai-selesai kalo mau dipelajari, hahaha...  😄

EM : Berarti memang harus belajar terus ya Om... Kopi yg dipake dalam kemasan Kopi Ujung itu jenis apa? Arabika, Robusta, atau semua jenis ada?

JC : Kopi Ujung ada 2 produk. Yang sudah ada sejak dulu itu kopi robusta yg 'murah', istilahnya robusta pasar. Dulu ada juga arabika yg lebih murah, cuma sejak 2015 saya tidak produksi lagi arabika murah itu karena kami tidak beli bean yang jelek kalo arabika. Cuman rencana ke depannya sih akan dihidupkan kembali, haha 😅 Ada pasarnya soalnya, tidak semua orang mau minum kopi yg lebih mahal walaupun sebenarnya lebih sehat.

Jenis dan cara penyajian Kopi Ujung
 Kemasan Kopi Ujung masa kini

EM : Lebih bagus arabika daripada robusta ya?

JC : Arabika lebih wangi, acidity (rasa asam) lebih tinggi. Nah, masalahnya kita di Indonesia taunya kopi itu pahit.

EM : Oh jadi arabika itu lebih sehat juga?

JC : Sehat karena bijinya lebih bagus dan disangrai tidak terlalu gosong. Dan karena kopinya tidak terlalu pahit, akhirnya tidak butuh gula.

EM : Kalo dari tempat tanamnya, bedanya apa? Misalnya kopi Toraja, kopi Gayo, dan lain-lain. Beda-beda ya rasanya semua itu?
 
JC : Iya, beda.

EM : Maksud saya, apakah daerah atau tanah mempengaruhi rasa kopi?

JC : Kalo bicara kopi specialty, jangankan beda pulau, beda kebun saja biasanya dibedakan. Karena iklim dan letak geografis mempengaruhi.

EM : Single origin itu apa? Haha... Gak ngerti kopi kodong... 😜

JC : Single origin itu istilah utk kopi yg asalnya dari 1 sumber lokasi.

Barista Kopi Ujung
Mesin grinder
Hasil racikan barista

EM : Oya.. yang saya tau kan Om John ini barista bersertifikat. Sertifikat apa saja dan dari mana sertifikatnya itu?

JC : Sertifikat barista. Saya ujian yang SCAE punya, jadi yaa dari keluaran daru Eropa. SCAE itu singkatan dari Speciality Coffee Association of Europe. Waktu itu sih saya ujiannya di Singapura. Tapi sebenarnya sertifikatku jauh lebih banyak dari sekedar barista. yg terakhir yg paling susah itu adalah waktu ngambil sertifikat juri lomba barista ☺

EM : Jadi sudah banyak kejuaraan barista yang Om John jadi jurinya?

JC : Di foto saya yang sama bule-bule itu waktu saya menjuri lomba barista di Dublin. World Barista Championship 2016. Memang jadi juri itu tugasnya duduk-duduk ji minum kopi, hahaha... tapi untuk jadi juri perlu sertifikat, ujian dan bayar!

John Chendra sedang menjuri
*dokumentasi pribadi JC

EM :  Tapi kalo jadi juri udah sampai ke luar negeri begitu ya memang sudah pantas disebut senior, Om. Dan pasti mahal bayarannya kan?

JC : DAK DIBAYAARR... 😂 Yang ada saya bayar sendiri, berangkat sendiri, hotel sendiri. We gain reputation only, and nothing elses.

EM : Wow! Deh.. asli mi loyalitas, reputasi, eksistensi 👍 Gitu deh kalo orang bekerja dengan passionx. Eh, tapi sayangnya scene FilKop 2 di Makassar ceritanya jadi ngambang. Sebelumnya Jody bilang mau ke Makassar temui barista senior, tapi begitu sampe di Makassar malah bahasannya tentang konflik Ben dan Tarra.

JC : Iya, saya juga rasa begitu. Malah ada 2 adegan lain di tokoku yg tidak terpake di film. Adegan Jody panggil-panggil namaku waktu masuk toko dan waktu mereka disuguhkan minuman. Banyak yg lompat ceritanya. Karena memang di FilKop2 ini lebih bercerita tentang konflik individu dan bisnis. Tentang kopinya sudah agak kurang ☺

EM : Ya, walopun ada adegan yang tergunting di meja editing but at least penonton jadi tau kalo Makassar ada juga orang yang hebat soal kopi. Om John gitu lho! Huhhuyyy 😁

Flat White
Alifah & secangkir kopi

Well, dari kekepoan saya ini akhirnya saya jadi tau banyak deh tentang si barista senior, tentang Toko Ujung, tentang kopi yang rumit, hingga behind the scene film Filosofi Kopi 2.

Jadi apa kamu sudah nonton filmya? Udah tayang lho sejak tanggal 13 Juli 2017 kemarin. Buruan ke bioskop yang memutarnya! 😉
Dan jangan lupa juga buat yang di Makassar, cuzzz ke Toko Ujung! Rasakan sensasi Kopi Ujung yang istimewa dan berfoto biar kekinian 😁

 Kenapa kopi? Cinta kayaknya.


TOKO UJUNG
Jl. Somba Opu no. 36
Makassar
Tlp. 0813 - 4203 - 1088
Jam ops : 08.00 - 22.00 WITA



Posting Komentar