Kamis, Juni 15, 2017

Warga Rusunawa Belajar Membuat Bros Perca


Assalamu alaikum, manteman. 
Sudahkah kita bersyukur hari ini? Dengan segala rejeki yang kita dapat dan kemudahan yang kita terima, sudah sepatutnya kita banyak-banyak bersyukur ke yang maha pemurah, Allah SWT. Karena masih banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung kita dalam menjalani kehidupan.


Seperti halnya warga yang tinggal di rusunawa Kelurahan Panambungan, Kota Makassar. Sebagian besar perempuan di sana juga kadang ada yang berfungsi sebagai kepala keluarga dikarenakan suami mereka ada yang berprofesi sebagai nelayan yang kala melaut harus meninggalkan istri dan anaknya selama berbulan-bulan.


Untuk itulah Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Propinsi Sulawesi Selatan mengadakan Bimbingan Tekhnis Usaha Rumahan Bagi Perempuan Kepala Keluarga. Acaranya dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 13 Juni 2017 lalu bertempat di Hotel Ibis Makassar City Center Jl. Maipa, Makassar. Bimtek ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas PPPA Prop. SulSel, Ibu Hj. A. Murlina P. Sebanyak kurang lebih 40 orang peserta mengikuti acara ini dan sebagian besar membawa serta anaknya sehingga suasana kelas semakin ramai.

Pembukaan oleh Kadis PPPA Prov. Sulsel


EMaronie Organizer kembali menggandeng Ungatawwa Handmade untuk mengajar. Kami memilih produk kerajinan tangan yang simple, mudah dibuat dan bahannya gampang didapatkan, yakni Bros Perca.

Peserta yang kebanyakan lebih menyukai bidang masak-memasak awalnya terlihat ogah-ogahan mengikuti workshop ini. Bahkan ada yang secara langsung bertanya kepada kami "kapan belajar bikin kue, bu?" Hihii... Akhirnya dijelaskan oleh Ibu Wati dari DPPPA Prop.Sulsel bahwa BimTek yang diadakan selama 2 hari ini dihari pertama memang belajar handicraft dulu dan nanti dihari kedua akan diajarkan membuat kue kering.

Suasana workshop
A.Unga dari Ungatawwa Handmade mengajar peserta

Akhirnya setelah workshop membuat Bros Perca mulai berjalan, terlihat para peserta mulai enjoy belajarnya. Mereka menikmati setiap prosesnya, mulai dari menggunting, menjahit, hingga membuat ornamen dan mengelemnya. Saking serunya sampai ada yang saling bertukar kain, membuatkan bros punya temannya, bahkan hingga ada yang mengambil tengkurap saat mau mengelem ornamen pemanis brosnya! Hihii...

Proses akhir
Saking serunya, ada yang sampai tengkurap! 😄


Acara ditutup oleh Anggota DPRD Prop.Sulsel, Ibu Hj. A. Jahidah yang sebelumnya memberi pengarahan kepada peserta mengenai pentingnya setiap wanita untuk mandiri, terutama dalam hal bisa mencari penghasilan sendiri guna menunjang perekonomian keluarga. Untuk itu diharapkan workshop Bros Perca yang sudah dipelajari bisa dilanjutkan pembuatannya di rumah untuk selanjutnya dijual ke masyarakat.

Ibu anggota dewan meninjau workshop

Diakhir acara, para peserta meminta untuk difoto dengan memakai bros hasil buatannya masing-masing. Jika peserta senang, kami penyelenggara tentu lebih senang! 😊

Para peserta memakai Bros Perca

Buat instansi, perusahaan, kelompok ibu-ibu, komunitas ataupun grup arisan yang juga pengen belajar cara membuat Clutch Decoupage ini atau kriya apapun itu, silahkan hubungi :

Tlp/WA : 0811-410-7711
LINE : emaronie
Follow Instagram @emaronie.organizer ya! 😉

Posting Komentar