Selasa, Mei 23, 2017

Mengeksplorasi Makanan Tradisional Lewat Traditional Food Vaganza


Kuliner adalah salah satu objek yang diincar oleh para wisatawan mengunjungi sebuah daerah, termasuk di Kota Makassar. Karenanya saat ini wisata kuliner menjadi salah satu tujuan wisata yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Makassar. Bahkan sudah ada 10 Ikon Kuliner Kota Makassar yang menjadi memang selalu dicari oleh para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. 10 Ikon Kuliner itu yakni :

1. Coto Makassar
2. Pisang Ijo
3. Pallubasa
4. Sop Saudara
5. Konro Bakar
6. Pallumara
7. Pisang Epe
8. Mie Kering
9. Jalangkote
10. Sop Konro.


Beragam event kuliner diadakan di Kota Makassar oleh berbagai penyelenggara atau event organizer, bahkan hampir di setiap bulan. Namun sangat disayangkan menurut saya, karena event kuliner tersebut kebanyakan menjual menu makanan yang berasal dari luar Kota Makassar bahkan dari luar Indonesia, seperti makanan Korea, Taiwan dan Jepang. Makanan-makanan tersebut pun dianggap kekinian oleh para anak muda, yang kalo belum pernah dicicipi maka akan dianggap kampungan gak kekinian banget 😜

Maka dari itu, Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar menggelar Traditional Food Vaganza di Monumen Mandala Makassar pada tanggal 20 - 21 Mei 2017. Event ini bertujuan untuk mengeksplorasi makanan tradisional yang dimiliki daerah ini dengan menggiatkan kembali para pelaku industri kuliner tradisional dan terutama untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat akan kuliner khas daerah.


Sirup Markisa
Jalangkote aneka rasa
Pisang coklat
Gogos Tuna

Gelato
Mocktail dari Good Kedai

Sebanyak 40 tenant berpartisipasi dalam acara ini. Tidak hanya menu tradisional, tapi juga menu tradisional yang telah dimodifikasi secara modern dengan cita rasa dan tampilan masa kini sehingga lebih bisa diterima di kalangan anak muda, seperti Bassang Durian, Jalangkote rasa Lada Hitam, Putu rasa Taro, Gogos Tuna dan sebagainya. Yang menarik karena tenant yang menjual makanan tradisional tidak dikenakan biaya sewa alias free of charge.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Walikota Makassar yang diwakili oleh Asisten II Kota Makassar, Bapak Kusayyeng, didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Ibu Indira Yusuf Ismail, Kepala Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar Ibu Rusmayani Madjid, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Ibu Amaliah Malik, dan saya selaku blogger Makassar 😊

Tonton  detik-detik pembukaan Makassar traditional Food Vagansa ;
Dalam sambutannya, Bapak Kusayyeng mengatakan bahwa kuliner Makassar telah unjuk gigi di dunia Internasional, buktinya beberapa pagelaran kuliner telah digelar di Eropa. Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail memaparkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan industri kuliner dan ekonomi kreatif dalam menunjang kemajuan pariwisata di Kota Makassar.

Pembukaan Traditional Food Vaganza
 Penerimaan bingkisan saat pembukaan acara
Tari Pa'duppa di acara pembukaan

Selain kuliner tradisional, kegiatan ini juga mengusung berbagai acara seperti live performance berupa musik jazz, akustik, talk show, games dan workshop. Ada 2 panggung yang disediakan untuk menampilkan beragam acara hiburan tersebut. Diikuti pula oleh beberapa komunitas yang ada di Kota Makassar.


Semoga di waktu mendatang event seperti ini masih diadakan dengan konsep yang lebih baik dan publikasi yang lebih baik agar diketahui oleh masyarakat luas.

Suasana Traditional Food Vaganza
 Diikuti pula oleh berbagai komunitas
Berbagai tenant di Traditional Food Vaganza



Posting Komentar