Kamis, Maret 30, 2017

Hamish, The Nekad Traveler & Ulang Tahunku


"Jika kita menginginkan sesuatu, alam semesta akan mendengar serta akan membantu mewujudkannya." - Trinity


Di hari ulang tahun saya yang ke-40 tanggal 23 Maret 2017 lalu, saya isi dengan menyenangkan diri sendiri. 

Apa itu? 
Menonton film Trinity The Nekad Traveler. 

Kenapa harus film itu?
Pertama, karena pemerannya adalah Hamish Daud! Haha... Yang berteman di Path sama saya pasti tau banget betapa ngefansnya saya sama si babang bule nan ganteng dan macho ini hihii...
Kedua, karena film ini tentang traveling, sesuatu yang saya suka.
Ketiga, karena film ini berdasarkan novel dan blog dari seorang travel blogger yang hits, Trinity.
Dan yang keempat, karena salah satu lokasi syuting film ini adanya di Makassar dan sekitarnya, jadi bikin penasaran.. di mana-mana aja tuh?

So, kurang apa lagi alasan saya? Hehe....


Nonton The Nekad Traveler

Jadinya siang itu saya pergi bareng Ika, iparku dan duo krucil Faizah dan Khansa. Rencana nonton di XXI TSM akhirnya batal karena ternyata filmnya udah gak diputar di situ. Kecewa berats! Padahal kalo dipikir baru seminggu penanyangan. Kenapa ya? Apa kurang penonton?

Terpaksa kami ke XXI MP yang emang jadi satu-satunya bioskop yang masih menayangkan film itu. Di dalam studio ternyata dugaan saya salah. Karena studionya full house bo! Berarti masih banyak yang pengen nonton.

Sebagai sesama blogger dengan Trinity (ehm...sok akrab 😜) saya sebenarnya hanya baca sekilas di beberapa postingannya. Saya bahkan belum pernah membaca bukunya yang hits itu. Tapi kurang lebih secara garis besar saya taulah kalo Trinity seorang traveler, kalo bisa dibilang backpacker traveler.

Baca juga : Life Begin At 40

Maudy, Trinity, Hamish
*foto dari Google

Kalo kamu suka bepergian ke mana saja, jangan lantas ngaku kalo kamu seorang traveler.

“Traveler itu berbeda dengan turis, traveler adalah sosok seorang yang menikmati perjalanan itu dan sering mengeksplorasi tempat-tempat yang jarang dijamah oleh kebanyakan orang." Itu kata Trinity.

Kurang lebih sama dengan kata Rangga di film Ada Apa Dengan Cinta 2 kalo liburan dan traveling itu beda. Liburan itu sudah tersusun rapi, kamu akan nginap di mana, jalan-jalan ke mana aja dan foto-foto tentu saja. Sedangkan traveling itu jalan-jalan yang spontan. It's all about the journey, not the destination.

Tentang filmnya sendiri menurut saya ada beberapa kekurangan yang gak banget. Yang saya perhatikan sih ada 3, yaitu :

1. Akting Maudy Ayunda bagus tapi gak cocok dia yang peranin Trinity. Maudy terlalu manis dan masih terlihat remaja. Saat dia traveling pun make upnya terlalu full menurutku, mulai dari eyeliner, mascara hingga blush on. Mungkin Tara Basro, Adinia Wirasti atau Nadine Chandrawinata lebih pas. Eh..sorry, big NO for Nadine Chandrawinata! Ntar Raisa cemburu lagi...hehe 😅

2. Adegan di Makassar terlalu negatif penggambarannya. Hotel (eh hotel apa wisma ya?) yang dijadiin lokasi seperti hotel esek-esek, tanpa jendela dan jorok banget! Receptionist-nya pun betapa menjengkelkan. Ugh! Ada pula adegan Trinity yang turun dari pete-pete di depan Fort Rotterdam lalu makan di Coto Gagak, selesai makan eh... udah di depan Fort Rotterdam lagi! Padahal antara Coto Gagak dan Fort Rotterdam itu jauh lho... 5 kilometer ada kali', hehee. Setelah itu ceritanya Trinity bingung mau ke mana lagi sedangkan pesawatnya masih 5 jam lagi jadwal terbangnya. Dia lalu memutuskan untuk ke Rammang-rammang, yang katanya cuman 1 jam dari Makassar. OMG! Haha... Ya gitu lah deh.. yang orang Makassar pasti taulah jarak tempuh perjalanan ke Rammang-ramang. Ke Marosnya mungkin cuman 1 jam, belum lagi ke area Kampung Berua yang harus ditempuh dengan menyusuri sungai kira-kira 30 menit. Jadi yaa kira-kirain aja sendiri deh 😛

3. Kemunculan Hamish ituuuuu... kenapa cuman sebentar banget sih?! Hehe... Seakan-akan hanya sekedar jadi tempelan pemanis film aja. Entahlah sosok Paul itu apa benar ada dalam kehidupan nyatanya Trinity yang asli atau hanya sekedar tokoh yang diada-adain saja dalam film, tapi saya gak puas lihat kemunculan Hamish yang mungkin kira-kira cuman 10 menit dari keseluruhan durasi film 😜

.
Hamish & Maudy
*foto dari Google

But so far filmnya cukup menghibur lah. Pemandangan cantik, tips mencari tiket murah, tips saat traveling dan lain sebagainya ada juga di film ini.

Baca juga : MY Trip 2016

Oya, 1 lagi... siapa Mr.X yang misterius, orang dermawan yang memberi kemewahan buat Trinity di Maldives? Dari hasil tebak-tebakan saya dengan Ika, bisa jadi dia adalah bapak kaya raya yang dompetnya terjatuh di airport dan ditemukan oleh Trinity.
Kalo menurut kamu, siapa? 😉

B'day greeting from Hamish
*i wish 😄
Posting Komentar