Senin, Januari 30, 2017

Ngopi Di CARIBOU COFFEE PVJ Bandung

Pintu masuk Caribou Coffee PVJ

Saat berkunjung ke Mal Paris Van Java Bandung (PVJ) pada liburan awal tahun kemarin, saya sempatkan untuk mencoba ngopi di salah satu cafe yang ada di mal itu. Caribou Coffee namanya.

Bukan soal kopinya yang akan saya tulis di blog saya ini tapi tentang outletnya di PVJ. Dengan menggunakan 2 area, Caribou Coffee terlihat cozy walaupun suasananya cukup rame. Selain itu apa yang menarik perhatian saya dari coffee shop ini? Warna biru logonya terlihat kontras dengan warna dan konsep ruang yang interiornya serba kayu dan temboknya berupa bata ekspos sehingga nuansa warna coklat sangat kental terasa.


 Baca  juga : Bandung City Tour

Caribou Coffee adalah salah satu pioneer coffee house yang berasal dari Minneapolis, Minnesota yang didirikan pada tahun 1992 oleh John Puckett. Nama Caribou berasal dari hewan Caribou atau Rusa Kutub yang berbulu lebat dan halus. Caribou dijadikan sebagai nama cafe ini karena pada saat sang pendiri cafe sedang mendaki Gunung Sable di Alaska dan berhasil mencapai puncak, dia melihat sekawanan Caribou sedang melintasi lembah di pegunungan. Sesuai taglinenya, "Life is Short, Stay Awake for It", Caribou Coffee didirikan berdasarkan inspirasi bahwa hidup itu singkat, maka jalanilah dengan melakukan hal-hal yang kita cintai. 

Di PVJ, Caribou Coffee merupakan cabang ke-2 di Indonesia yang dibuka pada tanggal 1 April 2016 oleh Mahadya Group selaku pengelola franchisenya. Menempati unit di Resort Level nomor B - 69. Seperti yang saya sebutkan di awal tulisan, cafe ini terdiri dari 2 area. Area 1 di bagian dalam yang terdiri dari 2 lantai. Di lantai 1 seperti pada umumnya terdapat meja saji, rak display dan meja kasir. Di meja saji ini juga berfungsi sebagai slow bar, tempat meracik kopi yang bisa kita lihat langsung hingga selesai.

Slow bar
Aneka menu makanan
Meja kasir

Lantai 2 unit ini berfungsi sebagai area pengunjung. Tidak terlalu luas, mungkin hanya ada sekira 4 meja yang sewaktu saya datang sudah full semua, sehingga buat mengambil foto di lantai 2 ini pun saya jadi segan sama semua pengunjung yang langsung pada balik menatap saya waktu saya muncul di balik tangga, hihiii... 

Ada tangga ke lantai 2 di dekat kaca itu

Area lainnya berada di ruangan terpisah, tepatnya di depan yang sebenarnya adalah outdoor sitting tapi dibuatkan sebuah ruang dengan sekat kaca. Ini adalah smoking area. Sebagian besar pengunjung yang duduk di sini adalah laki-laki yang memang terlihat sedang merokok sambil menyeruput kopinya. Ada sekelompok orang yang lagi miting, ada juga yang duduk sendiri dengan laptop di depannya.

Outdoor sitting area Caribou Coffee

Saya tentu saja memilih duduk di area dalam di lantai 1 yang non smoking area, tepat di samping rak display aneka merchandise berlogo Caribou Coffee. Ada mug, thumbler hingga coffee dripper (alat penyeduh kopi). 

Girls coffee talk

Untuk menunya sangat bervariasi, mulai dari yang panas hingga yang dingin. Begitu pula dengan menu makananya, ada cake, roti, bagel, croissant dengan aneka cream sauce. Harga minumannya mulai dari Rp.48ribu untuk ukuran small, Rp.53ribu untuk ukuran medium dan Rp.60ribu untuk ukuran large. Sedangkan menu makanan mulai dari Rp.25ribu dan Rp.10ribu untuk cream sauce nya.

Saya sendiri pesannya Mint Condition Mocha, yang merupakan salah satu signature menu di Caribou Coffee. Terdiri dari kombinasi esspresso dan dark chocolate yang diberi cita rasa mint juga susu. Rasanya? Ya gitu deh... kopi berasa mint, hehe... Sebagai temannya, saya pesan Cinnamon Rolls yang sangat disukai Faizah.

Faizah & menunya

Kenapa saya selalu ingin mencoba hal-hal yang baru? Termasuk mencoba makan atau minum di cafe yang baru saya datangi? Well, sesuai dengan quote yang tertulis di dinding Caribou Coffee "Life is where "WHAT IF?" runs away with "WHY NOT?"" Hidup itu adalah ketika kita mengganti kalimat "BAGAIMANA JIKA?" menjadi "KENAPA TIDAK?" ;)


Posting Komentar