Minggu, Januari 15, 2017

#EMjktbdg1617 - Day 4 : Museum Fatahillah, Mal Kota Kasablanka, Phoenam

30 Desember 2016. Hari Jumat. 
Hari ini kami jalan-jalannya mesti tunggu Opa dan Nadhif selesai sholat Jum'at. Mereka sholatnya di masjid yang ada di kawasan apartment Green Pramuka City. 

Tujuan kami mau pergi ke Museum Fatahillah. Sebenarnya ini maunya saya sih, biar anak gak melulu taunya ngemall aja saat liburan tapi juga ke tempat yang bisa menambah wawasan mereka. Selain itu sih karena tempat seperti ini bisa jadi tempat bagus buat foto-foto, hehee...


Taman Fatahillah


MUSEUM FATAHILLAH

Jam 1 siang kami pun cuzzz ke Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta yang berada di Jakarta Barat atau yang disebut juga daerah Kota Tua. Letak Museum Fatahillah ini berhadapan dengan Kantor Pos Fatahillah yang merupakan kantor pos tertua di Jakarta.
Di kawasan ini banyak bangunan bersejarah yang sudah difungsikan sebagai museum. Di tengahnya ada tanah lapang yang disebut dengan Taman Fatahillah. Ada sepeda hias yang bisa disewa untuk berkeliling, ada juga sekelompok orang yang berkostum seperti pahlawan dan tokoh pendiri Kota Jakarta yang bisa diajak berfoto, termasuk Ondel-ondel. Seperti yang saya bilang, ada banyak spot foto menarik di sini! :)

Selengkapnya tentang kunjungan saya ke Museum Sejarah Jakarta bisa kamu baca di sini.

Khansa, Faizah & ondel-ondel

Setelah puas berkeliling dan berfoto di Taman Fatahillah dan Museum Sejarah Jakarta, tujuan kami selanjutnya yakni Mall Kota Kasablanka yang letaknya di daerah Casablanca, Jakarta Selatan. Waktu tempuh ke sana kurang lebih 25 menit.

MAL KOTA KASABLANKA

Mall yang berdiri sejak tahun 2012 ini tergolong mall kelas A dengan tenant-temant berkelas yang ada di dalamnya. Tapi seperti biasa tujuan kami setiap kali ngemall sih yaa hampir sama, masuk ke Zara, Bershka, H&M, Stradivarius, Pull & Bear dan sejenisnya, sesuai dengan isi dompet. Selain itu cari makan dan foto-foto, hehe... 

Hj.Berkah setelah shopping di Bershka
Khansa & Faizah pose bareng Mickey & Minnie Mouse

Berkeliling di mall 5 lantai yang berukuran luas kurang lebih 60ribu meter persegi cukup melelahkan juga. Apalagi ada 2 bocah yang lagi lincah-lincahnya berlarian ke sana ke mari. Walopun kami sudah makan malam di mall ini tapi buntut-buntutnya tetap butuh sesuatu untuk diteguk dan dikunyah lagi :D Pucuk dicinta ulam tiba, Sherief ngabarin kalo dia lagi ngopi di Phoenam dan ajak kami ke sana. Kami pun langsung ke sana.

KEDAI KOPI PHOENAM

Kedai Kopi Phoenam yang asalnya dari Makassar memang jadi tempat ngopi favoritnya Sherief sejak jaman dahulu kala #tsaaah. Dulu di Makassar hampir setiap hari dia nongkrong di Phoenam. Bukan sekedar ngopi tapi juga sambil kerja atau menulis lewat laptopnya atau untuk ketemuan dengan teman-teman atau relasinya. Jadi gak heran ketika sudah tinggal di Jakarta kebiasaan itu tidak bisa dia hilangkan. 

Phoenam di Jakarta sudah ada 3 kedai yaitu di Jl.Wahid Hasyim Jakarta Pusat, di Casablanca dan di Tebet. Malam itu Sherief nongkrongnya di Phoenam Wahid Hasyim. Setibanya kami di sana rupanya Sherief ngopinya bareng A.Ikhsan Mappangile (Iccank), teman masa kecil kami di Komp.Agraria. Kedai Kopi Phoenam di mana pun berada pasti selalu menjadi tempat ngumpulnya orang Makassar. Pilihan menu saya di Phoenam kali ini yakni Teh Tarik dingin dan Pisang Bakar. Yum!

Pulang dari Phoenam kembali menuju ke apartment, Alifah ikut dengan Sherief naik motor. Pengen cobain naik motor di Jakarta katanya, heheee...

Ngopi di Phoenam bareng Sherief
Posting Komentar