Rabu, Desember 14, 2016

WEEKEND CREATIVE ~ Cross Stitch


Masih ingat seni Cross Stitch, atau yang disebut juga Kristik, yang hits di Indonesia puluhan tahun lalu? Seingatku waktu masih kecil, Mamiku selalu membuat hiasan dinding dari kristik ini. Ada kurang lebih 5 hasil karya kristik berukuran besar yang pernah Mamiku buat. Belakangan ini Cross Stitch ngetrend lagi di kalangan pencinta kerajinan tangan dan jadi hiasan rumah kekinian yang banyak digemari para wanita modern. 


Kristik karya Mamiku ikut mejeng di workshop Weeken Creative

Cross Stitch atau dalam bahasa Belanda disebut dengan Kruissteek dan dalam bahasa Indonesia disebut Kristik atau tusuk silang, adalah salah satu bentuk kerajinan sulam atau bordir yang tertua yang bisa ditemukan di seluruh dunia. Sulamannya memakai jenis jahitan benang bersilangan membentuk huruf X di atas kain tenunan sejajar. Itulah sebabnya hingga disebut cross stitch atau tusuk silang. 

Kain yang digunakan adalah kain memiliki kotak-kotak atau lubang dalam ukuran yang sama. Jenis kain yang digunakan pada umumnya adalah kain linen, kain strimin atau kain aida. Sedangkan untuk benangnya adalah benang sulam dari katun atau rayon. Jarum yang dipakai adalah jarum sulam yang bentuknya tumpul pada ujungnya dan besar di bagian lubangnya.

Untuk itu EMaronie Organizer ingin mengembalikan masa kejayaan seni kristik dengan mengadakan workshop di Weekend Creative pada hari Sabtu tanggal 10 Desember 2016. Bertempat di Jasmine Boutique & Workshop, dengan diajar oleh A.Unga dari Ungatawwa Handmade, suasana workshop terasa seru tapi tetap serius. 

A.Unga menjelaskan tekhnik kristik


Awalnya para peserta sempat kebingungan melihat pola yang lebih besar dibanding kain yang digunakan sebagai media untuk belajar, tapi ternyata kain tersebut harus dilipat menjadi 4 bagian dulu lalu di"cubit" di tengahnya untuk menandai yang mana bagian tengahnya. Demikian pula dengan kertas polanya, harus dilipat dulu untuk disesuaikan dengan kotak-kotak pada kain.

Alifah, anakku, yang juga menjadi peserta workshop malah berulang kali bertanya karena kebingungan. Entah karena benangnya yang kusut, jahitannya lompat kotak, dan sebagainya hehehe... Rempong banget dia! 

Para peserta yang seru tapi tetap serius

Rupanya dalam membuat kristik pemakaian benang jangan terlalu panjang agar tidak kusut di belakang. Karena hal itu sering kali terjadi. Jadi sebaiknya pemakaian secukupnya saja lalu dipasang lagi jika sudah habis. Selain itu benang di bagian belakang kristik tidak usah disimpul, cukup dibentangkan saja dan nantinya jahitan kristik selanjutnya yang akan menimpa bentangan benang yang tadi. Ini untuk memudahkan benang ditarik kembali jika ada kesalahan dalam menjahit.

Workshop Cross Stitch yang diadakan EMaronie Organizer ini rencananya hanya berlangsung selama 3 jam tapi ternyata hampir semua peserta tidak bisa menyelesaikan kristiknya hingga tuntas. Termasuk saya! hihi... Akhinya jadi PR deh... dan saya butuh 2 hari pengerjaan di rumah hingga kristikku benar-benar selesai dengan cantik :) Aah...senangnya akhirnya bisa menghasilkan 1 karya kristik. 

Penyelesaian kristik selama 2 hari

Oya, terima kasih buat seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi di workshop Weekend Creative kali ini. Semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat, baik itu sebagai hobby maupun dijadiin sebagai sumber rejeki.
Salam sukses buat semuanya!

Pengajar, EO & para peserta foto bareng

Posting Komentar