Kamis, November 17, 2016

Teman Sejati & KYOUCHII


Hidup itu ibarat menikmati aneka cita rasa makanan. Kadang manis, asin, asam, pedes, bahkan pahit. Ada yang rasanya membuat kita tidak lagi ingin memakannya, tapi ada juga yang membuat kita selalu ingin menyantapnya. Namun, kadang ada rasa yang tidak sesuai selera kita tapi membuat kita selalu kangen untuk mencicipinya. 

Demikian pula dengan pertemanan. Kita bersosialisasi, bergaul dengan banyak orang, berteman dengan sebagian dari mereka yang tentu saja mempunyai karakter yang berbeda-beda. Tapi di sini yang berperan adalah hati, bukan lidah :) 

Dalam menghadapi yang seperti ini tergantung sikap kita masing-masing. Untuk teman yang membuat hati kita senang pasti kita akan betah dekat dengan mereka, tapi tidak sedikit pula yang kadang membuat hati kita sakit dan tidak mau berteman lagi.

Diantara sekian banyak teman yang kita miliki itu tentu saja ada yang kita anggap sebagai sahabat atau teman sejati. Mereka-mereka inilah yang menawarkan aneka macam cita rasa tapi tetap bisa kita terima meskipun kadang rasa itu tidak sesuai dengan selera kita. Ketika terasa pedes mungkin akan kita hindari sejenak tapi kemudian cicipi kembali. Ketika ada rasa pahit mungkin akan tetap kita telan setelah diberi sedikit pemanis. 

Ngumpul bareng sahabat sambil membahas kejadian-kejadian seputar kita, mulai dari hal yang sifatnya pribadi, keluarga, bisnis, fashion, hingga gosip artis terhits pasti seru apalagi jika baru sempat bertemu lagi karena kesibukan masing-masing. Dan itulah yang saya dan sahabat-sahabat saya lakukan setidaknya 2 atau 3 kali dalam sebulan. Memilih tempat makan yang baru buka di Makassar atau nongkrong di tempat yang sudah lama pun tetap asyik, karena inti dari pertemuan kami bukan pada tempatnya tapi pada kualitas pertemuan itu sendiri. 

Adalah KYOUCHII, sebuah tempat makan yang baru buka di Makassar, berlokasi di Kompleks Pertokoan Latanete Plaza, yang menjadi pilihan kami untuk bertemu. Apalagi setelah saya membaca review dari 2 teman blogger saya, yakni Inart dan Vita.

Saya dan sahabat-sahabat saya, Mega, Wida dan Ina janjian jam 11 di Kyouchii. Harus naik tangga dulu nih untuk masuk. Saat itu suasananya belum terlalu ramai. Masih banyak kursi yang kosong. Akhirnya kami pun menempati area sebelah kiri ruang, yang menyediakan bangku dan meja panjang cocok untuk 4 orang. 

Pintu masuk Kyouchii
Cat berwarna pastel
Kursi & meja panjang yang nyaman
Ina, Faizah, saya, Mega & Wida

Melihat interior luar dan dalam ruangan dari cafe ini terasa adem dan nyaman karena dicat berwarna pastel. Nuansa industrial terletak pada sekat ruangan, hiasan di plafond hingga vas bunga di atas meja yang berupa besi berbentuk hexagonal. Mengusung menu kekinian ala Jepang, desain ala Jepang malah tidak nampak di cafe ini. Hanya ada lukisan Gunung Fuji dan desa-desa di Jepang dalam bingkai-bingkai kecil dan kipas khas Jepang yang terpasang di dinding. Menurutku cafe ini sesuai dengan kepribadian kami berempat, terlihat kuat dengan besi berbentuk hexagonal, tapi lembut dalam balutan cat pastel. Lemah perkasa - gagah gemulai, begitulah kami #tsaaah =)) 

Area depan
Area tengah
Serving area
Serba hexagonal

Kalo mendatangi sebuah cafe dan ada niat untuk dituliskan reviewnya di blog, saya kadang menyempatkan waktu untuk bertanya ala kadarnya ke petugas yang melayani atau kalo perlu ketemu dengan restaurant managernya. Setelah itu mencari info lewat Google. Apakah resto ini franchise, bagaimana target marketnya, luasan areanya berapa, semuanya saya cari tahu. Tapi untuk Kyouchii ini koq ya saya kurang begitu tertarik untuk bertanya atau mencari info ini itu... heheee.
Mungkin karena saya terlalu fokus ngobrol dengan sahabat-sahabat saya dan lebih suka menikmati menunya yang memang enak dengan harga yang pantas menurutku.

Saya pesan Pasta Beef Yakiniku seharga Rp.35.000. Ina pesan Ramen Chicken Katsu Spicy dengan harga Rp.37.500. Ina sebenarnya kurang kuat makan yang pedes tapi karena obrolan kami seru eh...habis juga ramennya :D Sedangkan Mega pesannya Donburi Beef Yakiniku yang harganya Rp.49.000 tapi karena Mega lebih suka ngobrol dibanding makan, alhasil Faizah deh yang embat makanan yang Mega pesan hihi.. Untuk minumnya kami semua pesan air mineral yang dibandrol seharga Rp.10.000 dan disajikan dalam botol kaca. Apik! 

Menu Kyouchii
Pasta Beef Teriyaki
Ramen Chicken Katsu
Donburi Beef Yakiniku


Berhubung obrolan kami belum selesai juga sedangkan piring di depan kami sudah bersih, akhirnya pesan lagi deh dessert... Wida yang emang gak makan, udah sedari tadi pesan Kyouchii Grass Jelly yang isiannya komplit terdiri dari Grass Jelly + Kyobomb + Boba + Mochi + Red Bean + Taro + Ice Cream seharga Rp.39.000, saya pesan Grass Jelly + Egg Pudding + Mochi dengan harga Rp.29.000. Sedangkan Ina, yang doyan ngopi, pesan Hot Cappucino harga Rp.35.000.

Hot Cappucino
Grass Jelly Komplit pesanan Wida
Faizah + Fruit Loops & Grass Jelly

Sembari kami ngobrol, Faizah yang juga ikut, malah asyik sendiri dengan makanan yang ada di meja. Terutama saat pesankan Fruit Loops. Dia asyik mengunyah sambil ngoceh-ngoceh sendiri. Kadang juga saat udah bosan, dia maunya berkeliaran keliling cafe, sampai duduk semeja dengan orang lain! Hahaa...
Tapi Alhamdulillah semua tidak merasa terganggu dengan adanya Faizah. Kami tetap aja ngobrol seru diselingi kerempongan Faizah.

Faizah gak mau dikalah gaya donk ;)
Wheel of fortune
Tante Wida & Faizah

Oya, kalian penasaran apa saja yang jadi obrolan kami sebagai teman sejati? Hahaha....
Seperti yang saya bilang tadi, mulai dari hal yang sifatnya pribadi, keluarga, bisnis, fashion, hingga gosip artis terhits selalu asyik dibahas. Ekspresi datar, sedih, marah hingga ngakak semua lepas begitu saja tanpa ada yang ditutup-tutupi :)

Good people, good place & good food. Thank you for all of that, God! 



KYOUCHII
Jl. Sungai Saddang no.48
Gedung Living Plaza
Komp. Pertokoan Latanete Plaza

Jam ops : 10.00 - 22.000

Posting Komentar