Minggu, Oktober 30, 2016

PEEPLE, Where People Get Connected


Pagi itu sebuah undangan diantarkan ke butik saya. Undangan dari Peeple Coffee - Working Space untuk acara Grand Re-Opening. Cafe yang beralamat di Jalan Singa no.22 Makassar dan dibuka pada tanggal 15 Oktober 2015 lalu ini memang baru saja melakukan renovasi dan kini Peeple kembali siap untuk melayani para kaum urban yang ingin bekerja tapi tetap dalam suasana yang santai ditemani secangkir kopi dan tentu saja dengan suasana yang baru.

Bareng Wita - owner Peeple, Echa - jurnalis Makassar Terkini & anakku Alifah

Kalo kamu udah pernah baca tulisan saya sebelumnya, Ngantor Sambil Ngafe? Di Peeple Aja!, pasti kamu udah tau gimana Peeple saat pertama kali beroperasi dulu, ya design cafenya, ya menunya, ya konsepnya. Lantas, gimana sih suasana baru di Peeple Coffee Working Space ini? Apa pula konsep #kopikerja itu? Dan bagaimana Peeple menghubungkan setiap orang?

Hal itu semua dijawab oleh Joedhyka selaku owner dan Abe sebagai Cafe Manager pada saat acara pembukaan kemarin. Bahwa 1 tempat ini mampu berfungsi sebagai tempat kerja, menikmati kopi ataupun sekedar bercengkrama dengan teman. Tidak cukup sebagai konsep dan ruang, hubungan Kopi dan Kerja juga diwujudkan ke dalam cangkir bermama Working Class Coffee, menu yang didedikasikan bagi mereka yang setia melewatkan aktivitas bersama nikmatnya kopi. Inilah yang disebut dengan #kopikerja :)

MC Fiko, Jhoedyka & Abe
Sesi tanya jawab
Rizcky De Keizer on stage

Untuk menunya, selain masih diperkuat di menu kopi, ada beberapa menu baru yang bisa dinikmati di Peeple, seperti smoothies, affogato, kimchi dan kwetiau. Harga menu-menunya pun bersahabat, mulai dari Rp.15.000 hingga Rp.45.000.

Daftar menu
Strawberry Mango Healthy Smoothies
Menu makan siang saat acara Grand Re-Opening
Kini Peeple hadir dengan wajah baru khususnya pada bagian dalam ruangan. Ruang meeting yang dulunya tertutup kini dibuat jadi terbuka dengan banyak hiasan di dinding. Tapi jika butuh privasi dan ingin ruangan tertutup, bisa dipasangkan sekat. Ruangan berbentuk memanjang di samping ruang meeting, yang dulunya bisa digunakan lengkap dengan computer-nya kini berubah menjadi lebih cozy dengan sofa dan cat tembok berwarna hijau tua. Ada juga ruangan kosong di area ini yang kini dipasangin kaca yang ditempelin stiker bertuliskan ayat suci Al Qur'an. I love this spot! 

Meeting room
Cozy room with sofa
I love this spot!


Yang paling tampak perubahannya sih adalah area outdoor yang khas dengan mural di tembok bertuliskan "Love Is Indie Air" kini tampil beda dengan tembok dan pintu kaca. Ruang inilah yang dijadikan sebagai ruang merokok lengkap dengan instrumen musik yang akan dimainkan pada saat weekend untuk menghibur pengunjung. 

Barnya tidak berubah
Area luar


Sesuai namanya, Peeple, yang berasal dari kata People. Bahwa sebelum kopi, kerja dan konsep lainnya, pelayanan harus berdasar pada satu hal, yakni manusia
"Kami ingin Peeple Coffee - Working Space menjadi creative hub : sebuah ruang yang bisa mempertemukan dan menghubungkan energi-energi kreatif di Kota Makassar, kalau bisa di Indonesia" kata Rezza Said, co-owner Peeple.

Peeple Coffee - Working Space ingin menjadi ruang dimana setiap orang mampu saling memanusiakan dan saling terhubung satu sama lain, karena Peeple Coffee - Working Space adalah Kopi, Kerja dan Kita!

Bareng manteman blogger Anging Mammiri
Nyaman kayak di taman :)

Posting Komentar