Jumat, Oktober 14, 2016

MY Trip 9-12 Oktober 2016

Alhamdulillah... abis refreshing lagi dengan menikmati jalan-jalan ke Malaysia bareng keluarga dan 2 orang teman Alifah. Setelah 9 tahun berlalu sejak kunjungan saya pertama kali ke Malaysia tahun 2007 lalu bareng ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Bappeda Kota Makassar, akhirnya sekarang bisa datang sekeluarga deh :)


Seperti biasa dalam setiap traveling yang saya lakukan sendiri pasti selalu menyesuaikan dengan kemampuan kantong, makanya selalu dengan middle cost hehee... Bukannya traveling ala jetset atau sosialita yang penuh dengan kemewahan. Karena menurut saya esensi dari setiap traveling adalah kebersamaan dengan travelingmate kita, terutama jika dengan keluarga. Selain itu kita bisa melihat negara atau kota lain sesuai dengan kemampuan kita. Kan gak lucu kalo liburan bermewah-mewah tapi begitu balik ke kehidupan sehari-hari malah bagaikan bumi dan langit, hihihi...

Traveling yang saya lakukan kali ini saya beri nama MY Trip alias Malaysia Trip, mulai tanggal 9 hingga 12 Oktober 2016. Berangkatnya naik pesawat Air Asia dengan harga tiket kurang lebih 900an ribu itu sudah termasuk makanan dan bagasi. 

Herb Chicken Pocket Pie yang disediakan Air Asia untuk pembelian online

Sedangkan biaya tournya termasuk akomodasi, sarapan dan transportasi Rp.3.000.000/orang yang dihandle oleh ART Tour & Travel milik sepupuku, Widhy. Murah ya ;) Sebenarnya saya udah terbiasa traveling dengan mengurus segalanya sendiri, mulai dari cari tiket pesawat, hotel, mau ke mana saja selama di sana hingga transportasi apa yang akan dipakai, tapi berhubung ada Faizah yang masih kadang merepotkan dengan segala tetek-bengeknya makanya saya pengen sedikit santai dan mengandalkan jasa tour & travel. Tapi untuk tujuan mau ke mana saja selama di Malaysia ya tetap saya yang tentukan.

Bareng Widhy, pemilik ART Tour & Travel

Hari 1 - Minggu, 9 Oktober 2016

Kami berangkat dari Makassar pk.11.55 dan tiba di Kuala Lumpur kurleb pk.15.00 mendarat di KLIA 2 yang merupakan airport baru di sana. Airportnya lebih gede daripada KLIA 1. Banyak juga outlet-outlet penjualan.

Tiba di KL

Setelah menunggu sejenak, driver yang juga merangkap sebagai guide kami pun datang. Pak Imran namanya dengan mobil minibus. Tujuan pertama kami makan siang dulu di restoran yang ada di sekitar area airport. Kami cari menunya yang cocok di lidah lah... Berhubung di Malaysia banyak makanan berbau kari dan semacamnya yang gak terlalu kami suka, maka resto Thailand pun jadi pilihan. Syukurlah karena resto itu pemiliknya muslim jadi menunya pun serba halal. Yang pent8ng bisa puas-puasing minum Teh Tarik langsung di negaranya deh :p'

Teh Tarik :p eh tapi itu Telur...Mata Kerbau?? =))

Setelah kenyang, perjalanan pun dimulai. Tujuan pertama kami ke Putrajaya. Kawasan ini merupakan pusat pemerintahan dan administrasi Malaysia yang diresmikan pada tahun 1995. Jembatan Putrajaya yang keren itu jadi tempat kami singgah untuk berfoto. Rupanya jembatan ini pun sering dijadiin tempat foto pre-wedding bagi calon pengantin di sana, hehee... 


Bro & Sis'
Foto sekeluarga di depan danau buatan Putrajaya
Ada yang foto prewed tuh...

Dataran Mesjid Putrajaya menjadi pusat rekreasi warga di sini. Tepatnya di depan Mesjid Putrajaya dan Kantor Perdana Menteri Malaysia. Berupa area yang luas dengan air mancur di tengah dan jejeran tiang bendera yang mengibarkan bendera negara Malaysia di tengah dan dikelilingi bendera negeri persekutuannya atau semacam provinsi kalau di Indonesia. 

Dataran Putrajaya
Atu & Nadhif dengan background Kantor PM Malaysia
Di depan Mesjid Putrajaya

Lepas Maghrib, perjalanan kami lanjutkan ke Suria KLCC yang letaknya di gedung Petronas Twin Tower. Tujuan utamanya sih sebenarnya mau foto dengan background Twin Tower di malam hari tapi teteup... shopping is a must! :) 

Petronas Twin Tower
Sampai bingung deh milih Vincci nya...

Akhirnya jam 9 malam kami pun pulang ke hotel. Namanya Pudu Plaza Hotel di area yang namanya Pudu. Sesuai namanya, hotel ini ada plazanya juga di bagian belakang. Kita dapat kamar di lantai 9 yang jendelanya mengarah ke Twin Tower dan KL Tower. Keren deh pemandangan di malam hari. Review tentang hotel ini akan saya tuliskan nanti ;) 

Pemandangan dari jendela kamar kami

*busanaku hari 1 :
- Baju : Tweedehands
- Celana : Legging jeans merk Simply Red
- Tas : Longchamp
- Sepatu : Ruby

Hari 2 - Senin, 10 Oktober 2016

Jam 10 pagi driver kami sudah datang menjemput di hotel. Kali ini drivernya bernama Pak Abuya dengan mobil Innova yang juga merupakan taxi berargo. Tapi walaupun argonya tetap menyala, biayanya udah include koq dalam biaya tour kami ;) 

Mobil.kami selama di KL

Tujuan utama kami hari ini sebenarnya mau ke Genting Highland. Tempat wisata di ketinggian yang berhawa sejuk, makanya kami semua sudah persiapan dengan baju yang bisa menahan dingin. Untuk mencapai ke puncak Genting bisa naik mobil, bisa pula dengan cable car. Anak-anak sih maunya naik cable car. Tapi ternyata oh ternyata... berhubung di Genting sedang ada renovasi, cable carnya pun sedang dalam perawatan selama 18 hari tidak boleh beroperasi. OMG! Yasud... wassalam buat Genting! 

Rute pun berubah ke Melaka, yang seharusnya besok. Bayangin aja panasnya Melaka sedangkan kami semua pakai baju anti dingin! Huahahaa...

Perjalanan ke Melaka butuh waktu 2 jam. Sebelum tiba di tempat tujuan, kita singgah dulu di Freeport A'Famosa Outlet di daerah Melaka juga yang jual produk branded dengan harga miring. Tempat ini termasuk masih lumayan baru. Ada Prada, Nike, Geox, Cotton On, Esprit dan masih banyak lagi. Kawasan ini didisain bernuansa Belanda lengkap dengan kincir anginnya. Di sini juga kami sekaligus makan siang. KFC dengan nasi rasa nasi kuning =)) 

Freeport A'Famosa bernuansa Belanda
Faizah senang banget naik trolley bentuk mobil
Para gadis puas shopping di sini

Begitu tiba di pusat kota Melaka, aauuhh....keren bingitsss!! Kota kecil yang masih terjaga keasliannya dengan bangunan-bangunan tempo doeloe yang tetap dipertahankan. Gak heran kalo akhirnya Melaka ditetapkan oleh UNESCO sebagai World Heritage City alias Kota Warisan Dunia. Cerita tentang jalan-jalan saya di Melaka ada saya tulis di blog saya juga. Nantikan yaa ;)

Sekeluarga di Melaka

Dari Melaka ke Kuala Lumpur cukup melelahkan juga... karena sempat dapat macet dan singgah di rest area untuk sholat Maghrib dulu. Alhasil begitu tiba di hotel kami pun langsung teparrr...zzz...

*busanaku hari 2 :
- Baju : Tweedehands
- Celana sarung : Jasmine
- Tas : Longchamp
- Sepatu : Vincci

Hari 3 - Selasa, 11 Oktober 2016

Hari ini adalah hari terakhir kami di Malaysia. Tujuannya hanya Batu Cave dan city.
Dress code kami Hijau, biar lebih menyatu dengan alam.. kan mau ke Batu Cave, hehee.. 
Salah satu tujuan utama saya mau balik ke Malaysia selain ke Melaka ya ke Batu Cave ini. Penasaran aja pengen foto di depan patung Krishna yang guedeee itu... Pengen juga sih naik ke gua batunya tapi setelah tau kalo naik itu ada 200 anak tangga, huaaa.. gak kuat!! =D
Cantik banget Batu Cave ini. Gunung Kapur atau Karst yang ada di tengah kota. Kalo di Sulawesi Selatan kan kita cuman bisa lihat di Kab.Maros dan Pangkep. 
Bisa baca ulasan saya di tulisan lainnya nanti :)

Batu Cave

Setelah dari Batu Cave kami lanjut city tour. Pertama kita dibawa ke pusat batik Malaysia. Di tempat ini kita bisa lihat langsung pembuatan batik tulis. Tapi menurutku lebih mirip kayak motif yang ada di sarung Bali sih, hihihi... 

Batik Malaysia

Lalu kami ke Pavillion Mall, selain shopping juga sekedar jajan gelato, hihii.. Yang saya suka dari toiletnya dari dalam 1 toilet ada closet kecil khusus untuk anak-anak. Norak yaa eyke :D 

Pavillion Mall
Closetnya beranak, hiihi...

Sudah waktunya makan siang dan saatnya menikmati local food. Makan siang kali ini dibayarin oleh pihak travel sebagai pengganti biaya cable car ke Genting yang gak jadi kemarin. Namanya Restoran Gerak Dua Puluh Satu. Sajiannya ala prasmanan gitu, kita ambil sendiri yang mau dimakan. Alat sajinya buanyaaakkk dengan aneka pilihan menu. Saya pilih Sup Ceker Ayam, Paru Balado dan Telur Rebus Masak Kuning, minumnya Teh Tarik dingin eh.. Ais Tea mereka sebutnya di sana.

Resto ini luas banget. Sepertinya jadi tempat makan favorit para pekerja saat jam istirahat. Ada juga pengamen yang lengkap dengan speaker gedenya. Eh, pengamennya nyanyi lagu-lagu Indonesia lho. Wah, curiga pengamennya TKI nih! Hihiii...

Restoran Gerak Dua Puluh Satu

Gak jauh dari resto, di pinggir jalan ada banyak penjual sari buah. Kami pun singgah untuk mencoba jus mangga. Manis dan segerrrr... Ada juga yang jual buah segar, seperti rambutan dan duku. Atu juga gak mau ketinggalan donk, dia beli dokong, buah yang merupakan hasil perkawinan silang antara langsat dan duku. Bentuknya besar seperti duku tapi rasanya seperti langsat yang manis. Aromanya pun harum.

Penjual Sari Mangga di pinggir jalan

Perjalanan kami berlanjut ke Petaling Street yang merupakan Chinatown di KL. Di sini tempatnya beli souvenir khas Malaysia berharga murah, mulai dari t-shirt hingga tempelan kulkas. Ada juga produk-produk KW buatan China.

Petaling Street
Suasana di Petaling Street
Belanja kresekan :))

Puas belanja souvenir di Petaling Street, selanjutnya pengen beli coklat. Kata drivernya, sebenarnya ada 3 toko coklat besar yang ada di KL tapi saya meminta untuk diantar ke Chocolate Kingdom karena tahun 2007 lalu juga pernah ke tempat itu. Dan gak ada yang berubah di sana... tetap saja ada coklat gratisan sebagai tester, hehee :)
Nantikan review saya di tulisan lainnya yaa.

Chocolate Kingdom

Tujuan terakhir kami ke kawasan Bukit Bintang. Beli Vinccinya belum puas bo! Hehe.. Makanya kudu ke Sungei Wang yang biasanya ada banyak pilihan untuk Vincci yang lagi diskon. Setelah itu nyebrang ke Lot 10 Mall hanya untuk beli H&M yang serasa memanggil-manggil karena letaknya yang berada di sudut jalan :D

Sungei Wang

Dan akhirnya perjalanan di hari terakhir ini berakhir dengan berfoto di sudut persimpangan jalan kawasan Bukit Bintang. Pas saya dan Atu berfoto, layar besar di belakang kami menampilkan iklan Turkish Airlines. Wah... kode keras nih! Hihi..

Persimpangan Bukit Bintang

*busanaku hari 3 :
- Baju + celana : Jasmine
- Tas : Longchamp
- Sepatu : Ruby

Hari 4 - Rabu, 12 Oktober 2016

Jam 3 subuh kami sudah siap-siap check out untuk ke airport karena pesawat pulang ke Mks pk.07.55. Hoooaamh... mata masih ngantuk dan perut pun kelaparan karena belum sarapan. Untungnya di ruang tunggu kami ada Dunkin Donuts yang udah buka. Walopun menu nasi dan spaghettinya gak sesuai ekspektasi tapi lumayanlah bisa mengganjal perut di pagi hari.

Counter Air Asia di KLIA2

Pesawat Air Asia berangkatnya on time.
Bye Malaysia, see you next time... 
Dengan impianku kalo datang lagi ke Malaysia, harus bener-bener explore Melaka! Aaamiiin. 

*busanaku hari 4 :
- Baju : Zara
- Celana : Uniqlo
- Tas : Longchamp
- Sepatu : Jelly shoes


"Karena tidak selamanya kita berada di atas... maka setiap momen dalam hidup harus dinikmati dan disyukuri. Alhamdulillah"
-EM-

Posting Komentar