Jumat, September 02, 2016

Belajar Lay Out & Desain Tempelate


Kelas Menulis MAM yang diselenggarakan oleh Makkunraina Anging Mammiri atau sebuah wadah bagi perempuan yang bergabung di komunitas blogger Anging Mamimiri sudah memasuki kelas ke-5 di bulan Agustus ini. Kelasnya diadain pada hari Senin tanggal 15 Agustus 2016 di Digital Lounge (DiLo) yang memang merupakan tempat untuk pertemuan yang dilengkapi dengan papan tulis hingga proyektor.

Diantara semua Kelas Menulis MAM yang saya ikuti, kelas di bulan Agustus inilah yang paling seru! Bukan hanya dari segi materinya yang membahas tema Lay Out & Template Design For Blog tapi juga dari isi pertemuannya. Selain kami hadirkan Adi, photographer dari Harian Fajar untuk memotret, juga banyak hadir anak-anak para peserta. Jadi emaknya bisa belajar skaligus foto-foto sambil tetap ngemong anak, hahha... 😄

Zilqiah Angraini seorang blogger yang sudah terbilang senior di Kota Makassar ini jadi pemateri di kelas edisi bulan Agustus ini. Qiah, sapaan akrabnya, mengajar bagaimana membuat lay out dan template pada blog. Qiah memang seorang designer blog yang keren, terbukti pada blogku ini yang didesain oleh Qiah. Cantik kan? 😉

Design blogku

Jadi, untuk membuat design blog itu harus ditentukan dulu tema apa yang akan kita tampilkan. Contohnya blogku ini, temanya minimalis dengan sentuhan gothic pada gambar latar dan ornamennya yang berwarna abu-abu, tapi tetap feminine dengan dominasi warna dusty pink. 

Selanjutnya lay out atau penempatan, baik itu tulisan, header, dan sebagainya. Termasuk juga pemilihan jenis font beserta ukuran yang digunakan, ikut pula menentukan menarik atau tidaknya sebuah blog untuk dibaca. Huruf yang terlalu kecil dan bersambung tentu akan menyulitkan orang untuk membaca sehingga blog kita akan kehilangan pembaca.

Saat Qiah mengajar

Selain itu foto yang akan dishare di blog pun harus diperhatikan. Buat saya sih pantang posting foto sebelum diedit! Hihiii... Dan ternyata kata Qiah itu jadi syarat mutlak buat blog yang bagus. Foto harus dalam kapasitas yang besar supaya sesuai dengan ukuran lay out tulisan.

Jangan lupa edit foto sebelum dipost di blog ya!

Di saat kami sedang belajar, ada-ada aja anak yang tiba-tiba nangis atau tarik-tarik Mamanya untuk keluar ruangan, termasuk anaknya Qiah yang pengen pake laptop yang sedang digunakan Qiah untuk presentasi hahaha... 😅 Kalo udah kayak gini, terpaksa bahasan Qiah dihentikan dulu sejenak.

Jelang berakhirnya sesi pertemuan Kelas Menulis MAM, Adi sang fotografer dari Harian Fajar pun datang untuk foto-foto. Katanya sih mau dimasukin di halaman Komunitas, tapi sampai sekarang Adi udah gak ngabarin lagi kapan mau diinterview, hiiihii... Mari kita doakan semoga Adi gak lupa 😉
Dan ini dia foto-fotonya oleh Adi...

Suasana belajar

Peserta Kelas Menulis MAM kali ini banyak...

Suasana kelas yang serius tapi santai

Para peserta & pengajar

Kelas Menulis MAM

Thanx fotonya, Adi ☺


Posting Komentar