Kamis, Maret 17, 2016

4 Tips Siang Bolong di Waterblow

Lagi di Bali dan pengen lihat ombak di lautan dari jarak dekat tapi malas kena pasir?
Ke Waterblow aja!

Banyak orang yang masih belum tau... Apa sih Waterblow? Di mana lokasinya Waterblow?
Saya pun tau tentang Waterblow di tahun 2012 dari Rizka, sepupunya Atu. Waktu saya sekeluarga pergi liburan di sana dan Rizka lagi tinggal di sana waktu itu. Saat itu kami rasa puanas dan jauh banget harus jalan untuk mencapai Waterblow, tapi begitu tiba di sana lumayan terbayar capeknya dengan hempasan ombak di karang yang lumayan gede. Tapi sayang banget ombaknya gak sempat ketangkap kamera! Hahaa...

Me & family, Waterblow 2012


Sebelum cerita kunjungan saya untuk kedua kalinya ke Waterblow yang kemarin, saya pengen cerita dulu apa sih Waterblow itu...
Waterblow yang artinya gulungan air atau ombak adalah nama yang berikan pada kawasan ini. 
Kawasan yang terdiri dari karang-karang tajam yang menghempaskan ombak kalo tersapu angin ini memang cukup menarik bagi para wisatawan untuk melihat dan tentu saja berfoto di tempat ini.

Dulunya tempat ini termasuk tempat yang berbahaya karena karang tajam dan hempasan ombak itu, hingga akhirnya pihak Bali Tourism Development Center (BTDC) membangun jembatan agar pengunjung tetap aman dan nyaman saat menyaksikan Waterblow karena makin lama makin banyak orang yang datang.
Gimana untuk mencapai lokasi Waterblow? Datang saja ke kawasan BTDC di Nusa Dua. Area ini tempatnya hotel-hotel mewah dengan private beach dan pemandangan yang indah. Kalo kamu naik mobil, parkir mobil di belakang Hotel Grand Hyatt, lalu jalan kaki melewati portal yang ada di situ. Setelah berjalan kurang lebih sepanjang 1 km, kamu akan ketemu padang rumput dengan patung Arjuna & Srikandi ditengah-tengah, nah Waterblow-nya ada di belakang situ tuh.

Begitu melihat gerbang kayu bertuliskan Waterblow, di situlah tempatnya. Kita sisa berjalan lagi sedikit menyusuri jalan setapak dengan rumput tinggi di sisi kiri dan kanan. Letak Waterblow ada di sisi kiri dan kalo kita melihat ke kanan akan terpampang nyata deretan hotel-hotel mewah dari kejauhan.
Memang cukup jauh jalannya... Dan waktu ke sana untuk kedua kalinya, saya datangnya jam 12 siang. Bayangin deh, seperti apa panas teriknya matahari siang di Bali! Wohoooo.... Cukup membuat kulit terlihat eksotis lah =))

Jalan setapak menuju Waterblow

Deretan hotel mewah dari kejauhan

Panasnya juara!

Setelah hampir 15 menit kami di Waterblow tapi ombaknya gak nongol-nongol juga! Hiksss... Akhirnya kami hanya foto-foto aja di sana. Dan dari hasil foto saya baru perhatiin ternyata kayu pembatasnya udah beda modelnya dengan yang pertama kali saya ke sini di tahun 2012, hihihi...*penting gak sih :p

Pembatas kayu di th.2012

Pembatas kayu di th.2016

Jadi udah pada tau kan apa, gimana dan di mana Waterblow itu? :)
Dari pengalaman 2 kali ke sana, saya ada tips nih buat kamu :

1. Datangnya siang hari (jam 12an ke atas), atau di saat angin laut lagi berhembus kencang supaya ketemu sama ombaknya.
2. Pakai sunblock, kacamata dan payung atau topi biar gak kepanasan.
3. Bawa air minum. Ini penting! Biar kamu gak dehidrasi dan kelelahan.
4. Kalo bawa bayi atau balita sebaiknya gunakan stroller biar gak capek gendongnya, soalnya mesti jalan jauh untuk sampai di Waterblow.

Selamat menikmati ombak Waterblow, manteman! :*

Sayang banget ombaknya gak muncul
Posting Komentar