Minggu, November 08, 2015

Nursery Room Mal Ratu Indah



Faizah, bayiku yang berusia 14 bulan ini sampai sekarang masih menikmati yang namanya ASI. Dia tidak begitu suka minum susu dalam botol yang mengharuskannya untuk mengisap karet. Tentu beda donk yaa rasanya dengan pabrik ASi hehee..

Karena itu kemana pun Mami pergi, kalo gak penting-penting amat, pasti Faizah selalu ikut. Daripada ditinggal di rumah dan akhirnya dia nangis karena sudah waktunya minum susu, jadi mending dibawa aja.

Sebenarnya kalo sedang berada di luar rumah dan Faizah minta untuk menyusui sih saya santai aja, gak merasa rempong. Kadang di cafe sambil duduk makan pun bisa saya susuin dengan menutup pake apron. Bahkan saat nyetir pun saya sering menyusui! hehe..driver nakal emang :p *maaf yaa pak polisi. Tapi kalo saat jalan di mall dan Faizah mulai rewelnya gak bersahabat, akhirnya ruang menyusui atau yang sekarang disebut ruang laktasi dan istilah kerennya dalam bahasa Inggris nursery room yang jadi andalan. 

Ada 2 mall di Makassar yang pernah saya datangin nursery room-nya, yakni Trans Studio Mall dan Mall Ratu Indah. Gak tau yaa kalo mall yang lain...ada gak yaa? Padahal pemerintah melalui PP No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif sudah mengamanatkan seluruh komponen publik agar bersinergi untuk mendukung ibu menyusui bayi dan memompa ASI nya dengan menyediakan ruang laktasi yang layak di ruang publik lho.. Jadi harusnya sih ada! Tidak hanya mall tapi semua ruang publik harus menyediakan.

Dan siang itu di Mal Ratu Indah, setelah makan siang dan sembari menunggu waktu meeting dengan klien, saya pun membawa Faizah ke Nursery Room. Letaknya di lt.3. Dari luar tampak ruangan ini dicat berwarna putih bersih dengan model klasik berjendela kotak-kotak. Ruangan ini berukuran luas kurleb 20m2 melebar ke samping.


Masuk ke dalam, suasana sejuk sempat terasa tapi tidak begitu lama. Setelah itu mulai terasa agak gerah. Mungkin karena lubang AC dalam ruangan itu hanya ada 1 kali yee?
Ruangan dicat berwarna putih dan hijau dengan wallpaper senada bermotif bunga. Cantik sih... Menenangkan. Tapi mungkin lebih cantik kalo wallpapernya bergambar kartun khas anak-anak biar mereka betah selama berada di ruangan ini :)


Di dalam ada 2 sofa kecil untuk menyusui, 2 bangku kecil, 2 meja kecil, meja ganti popok, wastafel, lemari rak dan gorden untuk menutup saat ibu sedang menyusui.



So far ruangannya cukup bagus tapi untuk standar ruang laktasi sih belum memenuhi syarat menurutku, seperti yang tadi saya tulis di atas yaitu ruangan yang tidak dingin, kurang privasinya bilik menyusui karena gorden hanya menutup di sisi samping, tidak ada dari depan. Selain itu tidak ada tissue, sabun, dan kelengkapan lainnya sehingga lemari rak hanya sekedar pajangan tanpa terisi apa-apa. Juga ruangan di area ganti popok dan wastafel terlihat kurang hidup karena tidak ada hiasan seperti bunga, boneka ataupun tempelan di dinding.

Oya, waktu di nursery room kemarin Faizah dapat teman lho... Seorang anak cowok usia 7 bulan yang sebenarnya udah ngantuk berat karena abis spa di Rayhana Spa, salah satu tenant di Mal Ratu Indah, tapi karena Faizah excited banget lihat ada teman sebayanya, trus dipanggil-panggil "ade..ade" akhirnya bayi itu gak jadi bobo deh, hehee... Kasian :D
Jadi nursery room itu selain sebagai tempat menyusui, bisa juga jadi ajang sosialisasi anak-anak.

Faizah dapat teman baru

Di nursery room ini Faizah juga sempat beraksi menunjukkan sifat tomboynya hehee..
Waktu ditidurin di atas tempat ganti popok, dia langsung bangun trus mau turun sendiri! Huff... Aksi yang kayak gini nih yang bikin pucing pala Mami :s

Gak ada takutnya nih anak...!

Balik lagi ke bahasan tentang nursery room...
Berdasarkan beberapa referensi dan review yang saya baca sih, idealnya sebuah ruang laktasi harus :
1. Berhawa sejuk.
2. Cahaya cukup (tidak gelap, tidak juga terlalu terang).
3. Bilik menyusui yang nyaman dan private.
4. Tersedia wastafel.
5. Tersedia meja ganti popok.
6. Ada sumber listrik untuk memasang alat pompa ASI.
7. Bila perlu, tersedia freezer atau kulkas untuk menyimpan hasil pompaan ASI.
8. Sebaiknya tersedia tissue dan perlengkapan ganti lainnya seperti bedak, sabun dan lain-lain.
Ideal banget memang, tapi begitulah kebutuhan para ibu menyusui yang menggunakan ruang laktasi :)

Dari beberapa kekurangan di atas, untuk ukuran mall di Makassar menurutku Nursery Room Mal Ratu Indah yang mulai beroperasi di bulan Juni 2015 inilah yang terbaik. Semoga saja bisa semakin baik dan lengkap setelah Manajemen Mal Ratu Indah membaca tulisan saya ini, hihiii..
Sukses terus deh buat Mal Ratu Indah, tempat saya dulu mencari nafkah sebagai karyawan selama 6 tahun 👍👍


Posting Komentar