Senin, November 30, 2015

Nuansa China Melayu di OldTown White Coffee

Hello manteman! Review cafe lagi yukkk...
Sebenarnya sih kunjungan ke cafe ini sejak minggu lalu tapi baru sempat diposting karena kesibukan ini-itu heheee.. #alacang :p

Siang itu, setelah menghadiri pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar, saya dan teman-teman DW dan karyawati di kantor suami janjian untuk lunch bareng.

Saya, Lisa & Eva

Kami memilih Old Town White Coffee, sebuah cafe yang masih terbilang baru di kawasan bisnis Makassar, tepatnya di Jl.A.P.Pettarani no.53 Makassar. Cafe ini letaknya di lantai 2, di atas sebuah bengkel yang cukup terkenal di Kota Makassar, yakni Mahaputra.


Old Town White Coffee sebenarnya adalah cafe yang berpusat di Ipoh, Penang Malaysia yang didirikan sejak tahun 1999 dan hingga kini telah berekspansi ke berbagai negara termasuk Indonesia lewat system franchise. Pemilik bengkel Mahaputra adalah pemilik franchise untuk cafe yang ada di Makassar. Letak cafe yang berada di atas bengkel terbilang cukup unik, dan hal ini tentunya sudah dipikirkan oleh pihak Mahaputra untuk menggaet customer bengkel mereka menjadi top priority customer Old Town White Coffee.


Memasuki area cafe, nuansa jaman dulu bergaya cina melayu terasa kental. Kita disambut dengan menu stand. Menunya mulai dari aneka nasi (Rice Series), mie (Noodle Series) hingga aneka steak (Western Series). Nama menunya pun berbau melayu, yakni Prawn Meehon Ipoh Chicken Hor Fun, Mee Rojak, Egg Toast, Old French Toast, Plain Thick Toast, dan banyak lainnya.


Cafe ini terdiri dari 2 ruangan, yaitu outdoor dan indoor, yang tentunya juga untuk memisahkan antara smoking dan non smoking area. Suasananya terasa nyaman karena cafe ini tidak terlalu ramai oleh pengunjung, dan yang paling penting cafe ini terlihat bersih, ya meja kursinya, terutama lantainya. Cling!

Pemandangan dari pintu masuk

Ruang outdoor

Pemandangan ketika masuk ruang indoor

Suasana dalam ruang indoor

Saat pemesanan, puas banget deh rasanya.. Soalnya pelayannya ramah dan cekatan. Keliatan banget kalo mereka terlatih secara profesional. Pesanan kami juga datangnya tidak begitu lama. Sebagai makanan pembuka kami pesan Kaya Toast. Rasa selai kaya yang manis legit bikin pengen nambah... Eits! padahal ini kan hanya sebagai menu pembuka, hahaa.. =)) 
Untuk minuman, saya pilih Iced Teh Tarik, sedangkan Lisa pesannya Lime Soda dan Eva Iced Chocolate.

Kaya Toast dan barisan minuman 

Untuk menu utama, sayang banget hanya punyaku yang sempat difoto. Soalnya udah laper berats! Jadinya begitu makanan datang, langsung dibongkar trs masuk mulut deh! Hahaa...
Saya pesannya Dry Chilli Pan Mee, karena penasaran dengan namanya dan fotonya di daftar menu :D
Ternyata itu adalah mie goreng dengan telur setengah matang, daging cincang dan sawi. Enyaaakkk :)'

Dry Chilli Pan Mee

Sebenarnya kalo ke cafe ini wajib cobain Old Town White Coffee karena kopi itulah yang jadi andalan dari cafe ini sesuai namanya. Kopi yang ada sejak tahun 1958 ini menjadi merk kopi yang paling terkenal di negara asalnya, Malaysia. Tapi berhubung waktu ke sana kemarin itu sudah waktunya makan siang, jadinya gak pesan kopi deh hehee.. Bolehlah untuk kunjungan berikutnya yaa ;) #modus

Oya, kalo ke cafe ini jangan lupa berfoto di depan partisi yang jadi spot foto favorit para pengunjung, seperti foto kami di atas yaa :)

Partisi yang jadi spot foto favorit

Foto formasi lengkap di meja kami
Posting Komentar