Jumat, September 18, 2015

My Way Coffee, kecil-kecil tapi asyik



Sebuah tempat nongkrong baru hadir lagi di Makassar. Opening 2 bulan lalu, di bulan Juli 2015. My Way Coffee namanya. Terletak di Jl.M.H.Thamrin Makassar, tepat di samping studio iRadio Makassar.

Tau kalo cafe ini ada, dari postingan teman-teman di media sosial dan juga informasi dari ownernya langsung, Reza Andi Lolo. Penasaran lah kita, hehee...
Akhirnya hari Kamis tgl.17 Sept'15 saya dan sepupu-sepupu serta anak-anak janjian ngopi-ngopi syantiiik di sana ๐Ÿ˜


Mengenai nama "My Way" tentu kita semua teringat lagunya om Frank Sinatra. Yep! Bener banget... Karena nama cafe ini memang terinspirasi dari judul lagu itu. Tp makna sebenarnya "My Way" itu adalah cara Reza untuk lebih memperkenalkan kopi Arabica kepada masyarakat dengan jalan membuat coffee shop.

Tampak depan cafe terlihat teras dengan kursi-kursi yang terisi full. Begitu masuk, aroma kopi arabica langsung tercium. Haruuumm....๐Ÿ˜Œ 


Lalu kita disambut ramah oleh sang owner, yang setiap hari ada di sana dan meracik sendiri minuman pesanan customer. Senangnyaaa... Jarang-jarang kan kita 'ngafe' lantas disapa oleh sang empunya cafe ๐Ÿ˜‰ jadinya suasana akrab dan familiar langsung terasa. Apalagi dengan ukuran luas cafe yang cuman 9x4 meter, tentunya lebih akrab lebih asyik donk yaaa! Hahaaa...

Foto bareng owner, Reza & Sylva ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Ownernya meracik sendiri minuman pesanan customer

Cafenya bernuansa vintage. Dengan meja dan kursi kayu, juga terasa 'homey' dengan sofa dan jendela ala rumahan, membuat kita serasa sedang duduk di ruang tamu. Cuman ada 4 meja serta meja bar panjang. Kira-kira muat untuk 30 orang lah dalam ruangan.



Oya, bangku kayunya unik. Dicat bergambar Union Jack, bendera Inggris.

Bangku Union Jack

Di cafe ini juga disediakan aneka permainan. Jadinya bisa ngopi sambil main game seperti ular tangga, ludo, dan semacamnya. 


Namanya juga coffee shop, menunya tentu seputaran kopi dan teman-temannya ๐Ÿ˜„ serta kue-kue sebagai cemilan. Gak ada makanan berat.
Kemarin kami pesannya beda-beda (biar bisa saling coba gitu..hahaa ๐Ÿ˜œ)

Saya pesan Hazelnut Latte. Enak banget kopinya, pas rasanya ๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹
Era pesannya Cappucino. Tapi karena keasyikan ngobrol, kopinya keburu dingin ๐Ÿ˜†
Menurut Reza, ownernya, semua kopi di cafe ini hanya menggunakan kopi Arabica. Kopi berkualitas kelas 1 yang rasanya emang enak. 

Fifi pesan Thai Tea. Cantik bangeeet tampilannya ๐Ÿ˜ Rasanya juga ueeenak!
Kalo biasanya minum Thai Tea yang enak cuman di BCC, ternyata di My Way Coffee ini rasanya gak kalah!

Kalo Alifah pesannya Chocolate Thing, nama lain dari chocolate blended sih sebenarnya. Rasa coklatnya itu lho...kental banget ๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹

Kopi Arabica, andalan My Way Coffee 

Hazelnut Latte & donat

Thai Tea

Menurut info dari Reza, selain hanya memakai kopi Arabica untuk semua menu kopi yang ada di cafe ini, My Way Coffee juga hanya memakai perasa merk Denali untuk campuran minuman. Denali adalah perasa berbentuk sirup berkualitas premium untuk semua jenis minuman. Katanya sih untuk cafe di Makassar, baru My Way Coffee yang pertama pake Denali.

Denali flavoured syrup 

Tapi sayang banget waktu kami datang kemarin, kue-kuenya udah abis. Cuman donat yang tersisa ๐Ÿ˜Ÿ but it's ok lah..secara anak-anak juga pada suka koq.

Enjoy the donut, ade Rizky ๐Ÿ˜

Namanya juga cafe baru yaa, tentu masih banyak kekurangan di sana sini. Seperti daftar menu yang belum ada, sehingga customer hanya melihat dari menu list yang tertulis di dinding, selain itu belum ada fasilitas wifi. Padahal untuk sebuah cafe, wifi is a must!
Tapi pastinya semua masih dalam proses lah... Ke depan, saya yakin cafe ini bakal booming karena konsep dan pelayanannya yang begitu homey dan familiar. Apalagi rasa dari semua menu, khususnya minuman, pas di lidah. Gak heran, karena dalam mengelola cafe ini Reza mengajak serta Ismail Basri, Consultant Coffee Shop yang juga merupakan Founder Baristahood IndonesiaPantas saja kalo My Way Coffee ini saya sebut "kecil-kecil tapi asyik" ๐Ÿ‘

Thanx traktirannya mamo Fifi ๐Ÿ˜˜









Posting Komentar