Senin, Juni 29, 2015

Wayang Kardus di Handycraft Holiday Class For Kids @ TSM sesi ke-3

Wayang adalah pertunjukan seni asli Indonesia dan sudah diakui oleh UNESCO sebagai  warisan mahakarya dunia dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Wayang berkembang di daerah Jawa dan Bali, juga di sebagian wilah Sumatera. 

Di acara Handycraft Holiday Class For Kids yang diadakan Trans Studio Mall bekerjasama dengan EMaronie Organizer kemarin, Minggu - 28 Juni 2015, materi yang diajarkan adalah membuat wayang dari kardus bekas. Masih tetap dengan materi recycle, yaitu mengolah kembali barang bekas yang ada di rumah, dalam hal ini kardus yang lebih tebal, seperti kardus sepatu/air mineral/mie instant.

Kak Eka mengajar cara membuat Wayang

Minggu, Juni 28, 2015

Faizah, from 7 to 9 months

Alhamdulillah πŸ™ tanggal 22 Juni kemari Faizah udah 10 bulan.
Banyak yang bilang "ih..gak terasa yaa udah 10 bulan!" Hmm...saya cuman bisa berkata dalam hati "iya, loe yang gak rasa, gw rasa banget!" Hahaaa....πŸ˜„

Memang usianya udah memasuki masa-masa aktifnya bergerak. Mulai pengen tau ini itu, semua mau disentuh dan semua yang disentuh pasti ujung-ujungnya dimasukin ke mulut. Jadi penjagaannya harus extra hati-hati. Pengawasan melekat deh pokokknya!

Yuk ah..kita flashback sejak usia Faizah 7 bulan hingga 9 bulan πŸ˜‰

7 months

Selain duduknya udah tegak, giginya pun udah banyak. Langsung tumbuh 6 biji!
Dan ajaibnya, posisi pertama giginya tumbuh persis seperti gigi Puang Alifah nya waktu tumbuh dulu 😁 2 di bawah & 2 gigi taring kiri & kanan. Terakhir baru tumbuh 2 gigi depannya. Jadi modelnya seperti Dracula gitu deh.. Hahaaha..πŸ˜„
Tapi sayang banget...Mami gak pernah bisa foto giginya waktu tumbuh seperti itu. Faizah selalu mingkem setiap giginya mau difoto.

Duduk di baby chair

Senin, Juni 22, 2015

Boneka Washi di Handycraft Holiday Class For Kids @ TSM sesi ke-2

Kebudayaan Jepang nan kreatif selalu menarik untuk dipelajari. Salah satunya adalah Boneka Washi atau Washi Ningyou. Washi artinya kertas, yang bahannya lebih tipis namun lebih banyak serat sehingga tidak mudah sobek.

Dan dalam Handycraft Holiday Class for Kids sesi-2 yang diadakan oleh EMaronie Organizer bekerjasama dengan Trans Studio Mall, mengajarkan para peserta cara membuat Boneka Washi berbahan dasar barang bekas, yaitu kardus.


Boneka Washi hasil karya Cia, peserta workshop


Setiap peserta diminta untuk membawa sendiri kardus bekas susu atau pasta gigi dari rumah. Ini untuk mengajarkan kepada anak bagaimana memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah untuk mengurangi limbah rumah tangga dengan cara recycle.

Jumat, Juni 19, 2015

Rindu di 1 Ramadhan


Tidak ada yang abadi di dunia ini.
Tidak ada yang "begitu" seterusnya atau "begini" seterusnya.
Ada pertemuan pasti ada perpisahan.
Ada kebersamaan pasti nanti akan ada ketidakbersamaan.

Maka nikmatilah saat2 bersama itu dgn saling menyayangi & menghargai.
Karena rasa kehilangan pasti akan terasa di saat sudah berpisah....

Rabu, Juni 17, 2015

Pertemuan Pertama di Woody.Do

Sehari sebelum puasa, saya janjian untuk ketemuan dengan Zilqiah Anggreni atau yang akrab disapa Qiah, teman yang saya kenal dari komunitas Upload Kompakan di Instagram, yang juga adalah salah seorang blogger topnya Makassar.  Qiah ini juga yang telah ber baik hati membuatkan design header blog saya ini. *many thanx to her for this πŸ™πŸ™

This is our first meet up and i can't hardly wait to see her! 

Kami janjiannya di Cafe Woody. Sebuah cafe baru yang dipilih Qiah dan langsung saya setujui, biar kami bisa tulis reviewnya gitu..

Maka bertemulah kami di tempat yang udah disepakati.
Ternyata cafe itu bernama Woody.Do, letaknya di Jalan Ahmad Yani, Makassar.
Cafe ini dari depan gak terlalu kelihatan. Mungkin karena agak tertutupi oleh department store yang ada di sebelahnya yang berukuran lebih besar, selain itu karena memang model interior dari pintu Woody agak kosong di depan.
Berdasarkan informasi dari mbak kasirnya, cafe ini baru aja buka tgl.3 Juni kemarin. 

Nuansa yang ditampilkan seperti suasana outdoor, taman lengkap dengan kursinya.
Di dinding ada lukisan kupu-kupu dan signage Woody.Do terbuat dari kayu.

Saat masuk disambut dengan wall painting ini


Dinding yang difungsikan sebagai kabinet menyimpan pajangan

Saya suka dengan mural di dinding itu 😍

Nuansa taman yang dihadirkan di sisi bagian dalam 

Saya dan Qiah duduk di lt.2. Non smoking area. Di lt.2 ini suasananya berbeda dengan lt.1. Dinding sisi kiri berupa cermin dengan aneka tulisan dan dinding sebelah kanan seperti kawat yang dipasangi peralatan dapur seperti talenan, tapisan beras, cutil dan lain-lain. Lampu-lampunya pun unik, yang di dalam model seperti bunga yang terbuat dari plastik, yang di balkon terbuat dari keranjang sampah besi.

Alifah duduk santai di lt.2

Menu di cafe ini lumayan banyak untuk main course. Padahal menurutku sih untuk cafe harusnya yang banyak adalah menu dessert. 
Saya pesan Tiramisu & Iced Mocca. Tiramisu-nya uenaaak πŸ˜‹πŸ˜‹ Iced Mocca-nya lumayan lah. 
Qiah pesan Ramen & Green Tea Latte. Katanya sih rasanya boleh juga 😊
Yang paling gagal rasa mungkn cuman Alifah πŸ˜„ pesannya Thai Tea tapi rasanya bukan seperti Thai Tea! Nyesel dia pesan itu...heheee...
Soal harga standard lah...seperti cafe-cafe kebanyakan. Untuk minuman mulai dari Rp.15.000 hingga Rp.27.000, sedangkan untuk makanan mulai dari Rp.18.000 hingga Rp.40.000.

Oyaaa, pertemuanku dengan Qiah untuk pertama kalinya ini menyenangkan banget... 
Kami obrolin banyak hal. Mulai dari yang lucu hingga yang serius 😁
Dan kami pun berjanji untuk ketemuan lagi nanti, dengan obrolan yang lebih seru tentunya! πŸ˜‰

Baby F kagum banget kayaknya sama tante Qiah 😍

Berfoto dengan background iconic-nya Woody.Do

Senin, Juni 15, 2015

Jar Pin Cushion & Triangle Box di Handycraft Holiday Class For Kids @ TSM sesi I

Memasuki masa liburan sekolah, EMaronie Organizer bekerjasama dengan Trans Studio Mall mengadakan Handycraft Holiday Class For Kids di setiap hari Minggu selama 4 minggu berturut-turut mulai tgl.14 Juni hingga 5 Juli 2015




Kemarin, 14 Juni 2015 udah dimulai kelas yang pertama, yaitu membuat Jar Pin Cushion dan Triangle Box.


Bunda Arie sedang serius mengajar peserta


Jar Pin Cushion adalah tempat pentul/peniti/jarum yang terbuat dari toples kecil. Membuatnya dengan cara menjahit pada bagian tutup toples dan diberi dakron hingga tutup toples menjadi bantalan untuk menusuk pentul.


Amel, Lala, Maimuna & Dita

Dita dibantu Mamanya untuk mengikat pita


Sedangkan Triangle Box adalah box berbentuk segitiga yang terbuat dari karton dan diberi pita di ujungnya. Tekhnik membuatnya adalah dengan menggaris, menggunting dan melubangi karton.


Bunda Arie memberi contoh cara membuat Triangle Box

Cinta, Chisa & Salfa


Kedua handycraft tersebut memang mudah terlihat cara membuatnya, namun buat anak-anak usia 8-12 tahun tentunya butuh konsentrasi dan ketekunan hingga dapat menyelesaikan hasil karyanya.

Dan pada pertemuan kemarin, yang tercepat menyelesaikan Jar Pun Cushion nya adalah nakda Cinta, yang tercepat menyelesaikan Triangle Box nya adalah nakda Amel, sedangkan yang paling rapi membuat semua hasil karyanya adalah nakda Chisa. Dan semua mendapat hadiah dari Trans Studio Mall.


Mami Ery memberikan pengarahan kepada peserta


Terima kasih buat Trans Studio Mall atas supportnya.
Terima kasih juga buat para orang tua hebat yang sudah mengikutsertakan anaknya di workshop ini.

Jangan lupa untuk ikut lagi di workshop-workshop berikutnya yang bertujuan untuk memanfaatkan limbah rumah tangga (recycle), yaitu :
- 21 Juni 2015 : membuat Boneka Washi dari kardus bekas susu/pasta gigi yang dibawa dari rumah. 
- 28 Juni 2015 : membuat Wayang dari kardus bekas sepatu/air mineral yang dibawa dari rumah.
- 5 Juli 2015 : membuat Snow Jar dari botol bekas selai yang dibawa dari rumah.

Untuk pendaftarannya, hubungi :
ARIE - 08114199989


EMaronie Organizer foto bareng peserta workshop


Sampai jumpa di workshop selanjutnya!

Minggu, Juni 14, 2015

Sweet Seventeen of Marriage

14 Juni 2015.
Alhamdulillah hari ini usia pernikahanku dengan suami, Andi Tenri Lengka Bau' Djemma telah mencapai angka 17 tahun.
Sweet seventeen πŸ˜‰ cie...cie...

Kami menikah tepatnya di hari Sabtu, 14 Juni 1998, setelah melalui proses pacaran selama 5 tahun, sejak kelas 3 SMA. 
Sudah pasti banyak hal yang telah kami lewati bersama. Suka & duka, tawa & tangis, yang tujuan akhir kita tentunya adalah kebahagiaan. 
Dan kini, bagian dari kebahagiaan kami adalah 3 anak yang diamanahkan Allah untuk kami rawat bersama, yaitu Andi Nur Alifah Bau' Djemma (16 thn), Andi Ahmad Nadhif Bau' Djemma (11 thn), Andi Nur Faizah Bau' Djemma (9 bulan).

Jumat, Juni 12, 2015

Sirik Tanda Tak Mampu

Manusia dengan sifat & prilakunya,,,

Ada yang berteman dan sesumbar bahwa pertemanannya sudah seperti saudara.
Tapi nyatanya ia seperti "makan sop sodara".

Rabu, Juni 10, 2015

Bodoh & Munafik

Mendapat pelajaran singkat dalam 3 hari ini...
Bahwa bodoh & munafik itu beda tipis. Mereka bahkan bersaudara.





Bodoh itu ketika kamu sendiri yang berkata "ah...gak apa2 koq"
tetapi kemudian kamu menyesali kalimat itu karena merasa tidak mendapatkan apa yang seharusnya menjadi hak kamu.

Minggu, Juni 07, 2015

Jar Pin Cushion & Fabric Pouch di Kids Class Handycraft Workshop sesi ke-2


Setelah sukses dengan event pertama Kids Class Handycraft Workshop sesi I, Emaronie Organizer kembali mengadakan Kids Class Handycraft Workshop sesi ke-2.




Atas minat peserta workshop pertama yang meminta agar diadakan lagi workshop berikutnya, maka mulailah saya memikirkan apa yang akan dibuat, tanggal berapa pelaksanaannya dan tempatnya di mana.

Untuk workshop sesi-2 yang dibuat adalah Jar Pin Cushion atau tempat pentul dari toples kecil dan Fabric Basket atau wadah yang terbuat dari kain. Semua bahannya mudah didapat dan gampang dikerjakan. 

Senin, Juni 01, 2015

Makan & Baca di En House

Sebenarnya udah lama banget saya janjian sama Ina, sahabatku, untuk nongkrong di cafe ini. Tapi gak pernah kesampean...soalnya masing-masing (sok) sibuuuuk..buk..buk.. =))

Tempatnya dekat banget dari rumah kami, di Jl.Dg.Tata Raya, Perumahan Permata Mutiara. En House namanya. 
Penasaran banget deh saya sama cafe yang satu ini setelah dengar cerita Alifah & lihat foto-foto orang yang udah ke sana. Katanya interiornya keren, suasananya nyaman dan menunya pun murah meriah.

Akhirnya siang itu saya dan Ina kembali janjian makan siang di sana.

Tampak depan dinding kayu berwarna hijau dan pintu kaca menyambut dengan stiker tertulis Come On In For A Drink. Menegaskan bahwa cafe ini adalah tempat nongkong, khususnya buat anak muda.
Selain itu ada pula signage RUTIF Buku Musik Film. Menandakan bahwa ada ruang perpustakaan di cafe ini. Tepatnya di lantai 2.



Tampak depan