Kamis, Desember 04, 2014

Pernikahan ala Film 7hari/24jam

Setelah sekian lama gak jalan berdua bareng suami, akhirnya hari Minggu kemarin kami movie date lagi ;)
Dan film yang kami tonton kemarin adalah film 7/24 (7 Hari 24 Jam) yang diperanin Dian Sastro & Lukman Sardi.

Kenapa pilih film ini?
Awalnya sih suami menolak :D malas nonton drama, sukanya yang action.
Tapi dasar saya, istri yang "tahu segala" (hahhaa..), jadinya yaa suami ngikut aja apa yang pengen saya tonton :p
Sebenarnya ini efek dari boomingnya drama pendek Ada Apa Dengan Cinta yang disponsori oleh LINE messanger, jadinya kangen pengen lihat lagi Dian Sastro berakting.
Selain itu, setelah baca sinopsisnya dan nonton trailernya (http://www.21cineplex.com/playnow/7-hari-24-jam,3700,54,04724.,UPG.htm), film ini memang pilihan yang tepat buat para pasangan, khususnya yang sudah menikah.


*pic grab from Google


Film yang bercerita tentang pasangan suami istri yang sudah 5 tahun menikah, sama-sama sibuk, jarang ketemu dan lebih sering berkomunikasi lewat telfon. Hingga akhirnya mereka berdua jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit yang sama oleh dokter yang sama dengan kamar yang disatukan pula. Sehingga mereka harus bersama selama 7 hari 24 jam.
Disinilah banyak hal-hal yang tak terduga terjadi, mulai dari pekerjaan yang tidak pernah bisa "istirahat" hingga orang-orang yang ada dalam kehidupan pekerjaan mereka.

Well, intinya bukan pengen cerita sinopsis film sih... Filmnya kan bisa kalian nonton sendiri :D
Tapi pengen cerita tentang inti sari dari film itu, bahwa hubungan perkawinan bukan berarti kita tau segalanya tentang pasangan kita, terutama jika pasangan berada di luar sana. Bagaimana pekerjaannya, siapa-siapa saja orang yang ada dalam lingkungan pekerjaan, apa kebiasaannya selama bekerja.
Benar kata orang-orang bilang, "di rumah dia adalah istri/suamimu, tetapi di luar dia adalah milik orang banyak".

Setiap pasangan tentu punya cara masing-masing dalam berkomunikasi. Namun yang terpenting adalah bukan dari seringnya komunikasi itu terjadi tapi kualitas dari komunikasi tersebut. Begitu juga dengan pertemuan, bukan dari kuantitas tapi kualitas.

Jadikan pasangan kita sebagai soulmate agar saling bersinergi untuk menciptakan keluarga yang harmonis.

Cari duit, harta, memang penting buat keluarga tapi keutuhan keluarga tentunya lebih penting kan? :)
So, janganlah menghabiskan sebagian besar hidup kamu untuk pekerjaan hingga waktu buat keluarga pun tidak ada.

Seperti yang dikatakan dalam film ini :
"The foundation of everything is a good family"
And that's true!



Me & hubby enjoying holiday in Bangkok


Posting Komentar