Jumat, Juni 27, 2014

Paguyuban Sekolah

Pada bulan Oktober 2013 terbentuk Paguyuban Orang Tua Murid di SDN. Komp. IKIP I, tempat anakku Nadhif bersekolah. 

Dan dari hasil voting, untuk kelas 4A terpilih saya sebagai Ketua.

Lalu saya pun memilih orang-orang untuk menjabat sebagai Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Ketua-ketua Bidang serta melibatkan seluruh orang tua murid sebagai anggota paguyuban. Selanjutnya disusunlah program kerja, seperti kegiatan outbound siswa, pemberian tanda kasih kepada guru, dan sebagainya.


Pertemuan paguyuban diadakan sebulan sekali untuk berdiskusi dengan wali kelas perihal perkembangan anak, arisan dan sekedar silaturahim dengan orang tua murid lainnya.


Diskusi bersama Wali Kelas

Arisan dan silaturahim bersama ortu murid lainnya

Selain diskusi dengan Wali Kelas, kami pun mendaulat orang tua murid yang juga berkecimpung di dunia pendidikan untuk berbagi ilmu.


Salah satu ortu murid yang berbagi ilmu di pertemuan paguyuban

Untuk kegiatan outing telah 2X diadakan yakni ke Fort Rotterdam dan Trans Studio.


Fort Rotterdam



Trans Studio

Dengan Paguyuban ini, kebersamaan dari orang tua murid dan kekompakan anak-anak makin terasa. Dan tentu saja komunikasi dengan guru semakin intens sehingga banyak kegiatan di hari libur atau di luar jam sekolah yang diadakan, seperti nonton bareng.

Nobar film Insidious 2

Nobar film Soekarno

Pada kegiatan perlombaan di sekolah, tak heran jika kelas 4A sering mendapat juarab berkat kekompakan satu sama lain.

Juara I Lomba Sumpah Pemuda


Pementasan teaterikal pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Dan diakhir masa jabatan kepengurusan Paguyuban 4A, maka kami memberikan tanda kasih kepada wali kelas, guru-guru, penjaga kantin dan satpam sekolah. Termasuk juga kepada anak-anak berprestasi yang meraih ranking 1-10 di kelas.

Pemberian tanda kasih kepada Wali Kelas 4A

Kepada ibu kantin dan satpam sekolah

Kepada anak berprestasi

Selama menjabat sebagai Ketua Paguyuban 4A banyak sisi positif yang saya rasakan, terutama ilmu yang saya dapatkan.

Karenanya... Jabatan adh amanah. Kita dipilih untuk memangkul suatu jabatan karena kita dipercaya & dianggap mampu untuk menjalankannya.

Apapun jabatan atw predikat yg kita sandang, tentux ada tugas & tanggung jawab yg harus diemban.


Karena jabatan adalah amanah, maka mengerjakan tugas & tanggung jawab bukan hanya bernilai kerja tapi juga ibadah. 

Itu yang selalu saya pegang teguh.


Mengelola sebuah organisasi yang namax paguyuban atau perkumpulan orang tua murid mungkin bagi sebagian orang adalah sebuah organisasi kecil yang kadang dianggap remeh atw malah dicap negatif.


Tapi jika kita mengelolax secara benar, serius & profesional, paguyuban ortu murid adh sebuah organisasi yang membutuhkan orang2 dengan dedikasi, loyalitas & perhatian yang tinggi terhadap perkembangan anak2 di sekolah. Bukan sekedar "bisa kerja" tapi "mau kerja". Sooo, hanya orang2 yang kuatlah yang mampu aktif bahkan bertahan di organisasi ini ☺️


Di akhir tulisan ini, saya tak lupa ucapkan terima kasih kepada pihak sekolah SDN. Komp. IKIP I, terutama Bp. Nazwar Muzlan, Wali Kelas 4A, yang telah dengan sabar membimbing anak muridnya sehingga menjadi anak-anak yang cerdas.

Terkhusus pula buat ibu-ibu pengurus Paguyuban yang selalu aktif membantu di setiap kegiatan sehingga semuanya selalu berjalan dengan lancar.



Bersama Bp.Nazwar Muslan, Wali Kelas 4A




Posting Komentar