Minggu, Desember 22, 2013

Nobar Film SOEKARNO

Hari Minggu tgl.15 Des 2013 kemarin, kami ibu-ibu pengurus Paguyuban kelas 4A SDN.Komp.Ikip Makassar bermaksud mengajak guru & anak-anak kami nonton bareng. Tepatnya nonton bareng jilid 2 ;D karena jilid 1 sudah diadakan di bulan Oktober dengan menonton film Insidious 2.

Naldo & Nadhif

Untuk nobar kali ini dipilih film Soekarno. Film yang berdasarkan review dan sinopsis yang saya baca sarat mengandung nilai-nilai sejarah berdirinya Republik Indonesia yang diprakarsai oleh Soekarno.
Sebagai pencinta film sejarah & film-film yang berdasarkan kisah nyata, tentu saja saya tidak mau ketinggalan untuk ikutan nonton :)

Film yang berdurasi 2 jam lebih ini mengisahkan sosok Soekarno pada asa perjuangannya merebut kemerdekaan. Tidak ketinggalan pula kisah cintanya dengan Mien gadis Belanda, Inggit Ginarsih istri keduanya & Fatmawati istri ketiganya.

Dari hasil nonton bareng ini, ada beberapa catatan yang menurut saya cukup penting, paling tidak buat saya sebagai seorang penonton, warga negara Indonesia & ibu 2 orang anak :

1. Jangan pernah lupakan sejarah, khususnya sejarah bangsamu. Bagaimana republik ini dibentuk tidaklah mudah... Bahkan perjuangan our founding father, Soekarno pun mendapat banyak tentangan dari teman2 seperjuangannya sekalipun.
Kadang saya miris jika tau ada beberapa orang yang tidak hapal Proklamasi, Pancasila, lagu kebangsaan Indonesia Raya... Susah perjuanganx untuk kita bisa merdeka dan bebas menyanyikan & mengumandangkan simbol-simbol negara tersebut.

2. Film ini memang tentang sejarah perjuangan Soekarno, tapi...jangan lupa untuk mendampingi anak-anak saat nonton. Karena bukan hanya tentang perjuangan tapi juga terkuak sisi flamboyan Soekarno, yang tidak hanya bisa menggenggam hati rakyat tapi juga memikat hati wanita2, terutama adegan saat beliau mendatangkan PSK2 dari Bandung sebagai penghibur bagi tentara2 Jepang.

3. Jangan pernah telat masuk studio saat menonton!
Ini yg saya alami...:'( Karena mesti tungguin anak2 nobar yg datang telat, jadix gak dapat adegan berdiri saat mesti menyanyikan lagu Indonesia Raya deh.

So, dari 3 point di atas, kesimpulanku adalah : Wajib nonton film ini. Bagus 👍
Hanung Bramantyo berhasil bikin film dgn tekhnik cinematography yg bisa membawa kita serasa kembali ke masa perjuangan itu.


Film SOEKARNO


Ario Bayu sukses memerankan tokoh Soekarno


Ibu-ibu Paguyuban Kelas 4A SDN.Ikip I Makassar yang ikut nobar


Anak-anak murid kelas 4A SDN.Komp.IKIP I Mks & sang guru favorit, Pak Nazwar Muslan 



Posting Komentar