Sabtu, Maret 23, 2013

My Hijab Style


Tampil cantik di segala kesempatan itu harus buat saya :")
Selain make up dan baju, jilbab menjadi andalan saya dalam bergaya. 
Saya sangat jarang tampil dengan gaya jilbab yang "biasa" dan hampir semua yang kenal dekat dengan saya tau itu... :D

Tidak hanya untuk dandanan ke pesta tapi juga untuk penampilan sehari-hari seperti ngantor (waktu masih jadi karyawan) atau sekedar arisan dan hang out bareng teman atau keluarga. Bahkan saat traveling.

Senin, Maret 11, 2013

Bangkok, Malang & Dress Code

Jalan2 ke Bangkok dan berakhir di Malang bareng teman2 Jembeck makin seru dengan dress code harian yang kami buat ;D
*sayangnya hanya ibu2 yang kompak, sedangkan bapak2nya pada malu2 kucing pake dress code! hahhaa...

Day 1 - 10 Feb'13 : Hitam
Berangkat dari Makassar ke Surabaya di pagi hari, lalu lanjut ke Bangkok di siang menjelang sore menjadi pertimbangan kami untuk memilih warna hitam. Biar gak cepat kotor, hihiii... :D

The Couple *tapi Bapak2 gak kompak :p
Sultan Hasanuddin Airport, Makassar
Juanda Airport, Surabaya
Don Mueng Airport, Bangkok
Saya sendiri memakai manset hitam, outer halter neck merk (X) S.M.L.(Tweedehands), topi abu2 (My Favorite Hat), jeans abu2 merk Cool Teen & sepatu thong merk Gosh (My Favorite Shoes). 
Selain saya sukanya berpenampilan casual, hari ini juga mesti 2 kali naik turun pesawat, so...penampilan gak boleh ribet!



Day 2 - 11 Feb'13 : Merah
Terinsiprasi Hari Raya Imlek yang kental dengan nuansa merah, kami pun berbaju merah hari ini. Selain itu untuk membuat kesan warna di foto2 kami menjadi cerah ceria :)

Grand Palace
Wat Pho
Wat Arun
Chinatown
Asiatique
The Couple @ Asiatique *bapak2 tetap gak kompak :p
Kali ini saya memakai manset hitam, kaos merah (no merk), dalaman ninja hitam, phasmina kotak2 full color, jeans abu2 Cool Teen & flat shoes warna krem.
Phasmina saya model seperti turban supaya gak ngerepotin di perjalanan.



 Day 3 - 12 Feb'13 : Putih
Karena hari ini tujuannya ke Pattaya, cocok banget kalo pake putih. Walopun  ternyata kita di pantainya hanya sebentar :D

Pattaya
Hard Rock Cafe
Central Festival
 
Karena tujuan di Pattaya mo ke Hard Rock, saya & suami kompak memakai t-shirt Hard Rock berwarna putih. Saya padukan dengan manset putih, dalaman ninja pink, phasmina perpaduan 3 warna > pink, biru muda & krem, jeans Levi's warna biru tua & sepatu thong merk Gosh.
Kali ini ujung phasmina saya lilit ke depan.

Kompak ber-Hard Rock bareng suami :)

Day 4 - 13 Feb'13 : Biru
Hari ini pake Biru, one of my favorite color :)
Tujuannya mau ke Madame Tussauds & wisata mall, jadi harus on!

Madame Jembeck @ Madame Tussauds
Kompak bareng Mr. & Mrs. Obama pake biru :D


 Baju biru yang saya pake hari ini adalah Tweedehands, tanpa merk. Saya padukan dengan dalaman ninja abu2,
phasmina kotak2 full color,
jeans Levi's warna biru tua & sepatu thong merk Gosh.
Phasmina yang sama tapi dengan style yang berbeda. Kali ini agak menjuntai ke belakang agar tidak mengganggu gerak langkah :D

Kompak lagi bareng suami pake biru

Day 4 - 14 Feb'13 : Pink
It's Valentine's Day, baby & wearing pink is a must! Walopun pink-nya beda2 tapi tetap seruuu...

Happy Valentine's Day :*
Pinky Ladies


Lagi2 kali ini baju pink saya adalah Tweedehands (tanpa merk), dipadukan dengan jilbab pink motif polkadot gede yang saya beri aksen pengikat kepala berwarna senada dengan bajuku, jeans Levi's biru tua & flat shoes krem.
Aksen ikat kepala ini sebagai pemanis penampilan :)



Day 5 - 15 Feb'13 : Abu2
 Di hari ke-5 ini kami sudah berada di Malang & warna abu2 menjadi pilihan kami.

Pake abu2 di depan Tugu, Malang
The couples in Malang. Lagi2 suami2 pada gak kompak :p
Sedikit tampil beda, hari ini baju abu2 saya bermotif bunga2. Kelihatannya cukup rame dengan phasmina pink pilkadot gede itu :D saya padukan pula denagn dalaman ninja berwarna abu2, jeans abu2 merk Cool Teen & sepatu thong merk Gosh.
Masih dengan phasmina yang sama dengan kemarin, tapi kali ini modelnya saya buat seperti turban.



So, inti dari tulisan ini, yang juga bisa jadi TIPS buat kamu, adalah

1. Traveling rame2 emang asyik seru2an pake dress code. Tapi ingat! Jangan paksakan pasangan masing2 untuk ber-dress code-ria juga =D

2. Traveling dengan dress code bukan berarti kamu harus membawa semua semua pelengkap pakaian kamu, seperti celana, sepatu atau jilbab yang matching dengan bajumu. Tapi kamu harus pandai2 memadupadankan, seperti bawa celana yang berwarna netral dan juga jilbab atau phasmina yang full colour agar bisa cocok untuk semua warna pakaian.

3. Buat yang berjilbab, sebaiknya pasang jilbab kamu dengan model yang simple, agar perjalanan tidak terganggu karena jilbab kamu yang nantinya akan berantakan atau juntaian phasmina yang hanya akan membuat ribet.

Happy traveling with style ;)

Kamis, Maret 07, 2013

Malang, dulu & kini

Setelah Bangkok, perjalanan saya dan teman2 group Jembeck berlanjut ke Malang.
Kota dingin yang jarak tempuhnya 2 jam dari Surabaya ini menjadi tempat transit kami selama 1 hari sebelum pulang ke Makassar.

Ke Malang bukan yang pertama kali buatku. Di tahun 1995 lalu saya, Mega & Wida pernah liburan ke kota ini bareng sepupuku, Aie & Yunta yang emang tinggal di sana.  


Perjalanan ke Malang th'95. Ki-ka : Aie, Wida, Mega, Ery, Yunta
Pertemuan dgn Aie di Malang th'13 bareng Wida

Di tahun 2013 ini, kami ke Malang mengunjungi keluarga Linda+Wawan yang memang berasal dari sana.

Ery, Linda, Wida & Titin bareng Mbak Arie, sepupu Linda+Wawan di Malang

Namanya juga jaman udah berubah, tentu banyak juga yang berubah dari kota ini sejak kedatangan saya pertama.  Saya aja udah berubah tampilannya... :D

Tugu Malang, 1995
Balaikota Malang 1995
Tugu & Balaikota Malang 2013
Gereja Katedral 1995
Gereja Katedral 2013

Di kota Malang ada sebuah toko, atau lebih tepatnya semacam cafe, yang terkenal bernama Toko Oen. Toko Oen ini menjadi salah satu daya tarik turis, khususnya mancanegara karena bangunan dan interior toko yang bergaya kolonial.
Di tahun 1995, saya hanya bisa berfoto di depan Toko Oen. Maklum, kantong mahasiswa jaman dulu belum pas rasanya untuk ngafe :D dan di tahun 2013 ini, kami pun masuk ke Toko Oen walopun hanya untuk sekedar...beli roti & foto2 =)) karena menurut orang-orang Malang nih, makanan di Toko Oen gak begitu enak.


Berpose di depan Toko Oen th'95 *keliatan gak saya? :D
Berpose di dalam Toko Oen th'13
Kunjungan saya ke Malang di tahun 1995 lebih lengkap karena menghabiskan kurang lebih 4-5 hari di sana. Hampir semua tempat wisata didatangin, termasuk Selecta di Kota Batu. So, cekidot the photos...


Kampus Universitas Brawijaya

Air Terjun Coban Rondo

Wendit, hutan yang konon katanya kerajaan monyet

Permandian Air Panas Cangar

Selecta
Sedangkan di tahun 2013 ini, kami sempat singgah di lokasi kejadian Lumpur Lapindo, makan bakso Malang, shopping di Blossom & kongkow sore di Cafe Lai-Lai yang sedang hits di Kota Malang.


Tanggul Lumpur Lapindo
Kurang lengkap ke Malang, tanpa nge-bakso
Shopping time @ Blossom!!!
Kongkow sore di Cafe Lai-lai Malang bareng keluarga Linda+Wawan
Kapan2 kalo ada rejeki, jalan2 ke Malang lagi, shopping2, makan2 & tentu saja... foto2!!! :D
Aaamiiin...


Sabtu, Maret 02, 2013

Jembeck Goes To Bangkok


Mungkin ini adalah perjalanan ternekad yang pernah saya lakukan.
Pergi ke satu negara tanpa satu orang pun dari rombongan yang tau pasti apa & bagaimana kondisi di sana. Hanya bermodalkan informasi dari internet & teman yang pernah ke sana.
Berawal dari obrolan iseng di saat arisan Jembeck, group pertemanan gank motor suamiku jaman SMP-SMA dulu, kami pun memutuskan untuk jalan-jalan ke Bangkok :D

Day 1 - 10 Februari 2013 :

Kami berangkat sebanyak 4 pasang suami istri (Ery+Engka, Wida+Iqbal, Linda+Wawan, Titin+Rudi) & saya selaku tour leadernya.
Ini asli...bener2 leader! Mulai dari urusan tiket, bikin itinerary, hingga tiba di Bangkok dengan segala kebingungan saya pun yang duluan maju! hahhaaa... =))

Kami menginap di Hotel Dang Derm yang terletak di kawasan Khao San Road. Kawasan kota tua yang menjadi pusat kunjungan turis2 karena dekat dari area kunjungan wisata di Bangkok. I love this place! Persis seperti yang saya saksikan di film The Beach. Berbagai macam penjualan ada di pinggir jalan, mulai dari pakaian hingga makanan ekstrem seperti kalajengking, belalalang & belatung, yaak... :p

Khao San Road di malam hari
Khao San Road di siang hari
Day 2 - 11 Februari 2013 :

Diawali dengan mengunjungi Grand Palace. Istana lama Raja Siam yang terkenal itu. Kalo kamu belum bisa lihat langsung, nonton aja film Anna & The King, di situlah lokasi ceritanya. Tiket masuk ke Grand Palace 500 THB. Dari Khosan Road menuju ke Grand Palace hanya dengan berjalan kaki.


Grand Palace
Dilanjutkan ke Wat Pho (masih dengan berjalan kaki), ada Sleeping Buddha bercat emas yang gueddeee banget! Ada juga stupa2 nan cantik berwarna ceria. Tiket masuknya 100 THB.
Sleeping Buddha di Wat Pho
Keluar dari Wat Pho, tak lupa berpose di depan Tuk-tuk, transportasi khas Thailand yang terkenal itu :)

Tuk-tuk
Banyak juga penjual buah segar yang sepertinya sayang untuk dilewatkan di cuaca yang panas terik. Harga perbungkus buah segar atau kelapa hanya 20 THB atau sekitar Rp.7.000,-


Setelah itu kami lanjut lagi mengunjungi kuil yang gak kalah cantiknya, yang terletak di seberang sungai Chao Praya, yakni Wat Arun. Kita harus menyeberangi sungai dengan kapal kecil untuk mencapai kuil itu, hanya dengan membayar 3 THB dari Pier Tha Tien atau hanya Rp.1.050!! :D  Di kuil ini suasana terasa begitu hikmad, karena banyak orang yang sedang beribadah dan menerima pemberkatan dari sang biksu.


Suasana di dalam Wat Arun
Puas mengunjungi kuil, kami ke kawasan Chinatown di Charoenkrueng Road. Alasan kami ke sana karena penasaran dengan suasana imlek di Bangkok tapi ternyata...biasa aja :p

Chinatown. Full of red
Bosan muter2 di Chinatown, kami langsung cabut menuju ke Asiatique dengan bus route 1. Sebuah mall baru di Bangkok dengan konsep unik, yakni seperti pergudangan di pelabuhan. Barang yang dijual pun murah meriah, termasuk souvenir2 khas Thailand.


Food court ala Asiatique
Asiatique
Day 3 - 12 Februari 2013 :

Hari ini rencananya ke Pattaya. Masih bermodalkan info dari Mr.Google :D kami berniat untuk berangkat menjelang sore. So, pagi hari diawali dengan shopping dulu ke Pasar Pratunam yang katanya murah, tapi akhirnya kami memutuskan untuk menyeberang, masuk ke Platinum Mall. Shopping di Platinum Mall lumayan asyik lah... Suasananya persis seperti di MTC Karebosi Makassar.


Penyeberangan antara Pasar Pratunam - Mall Platinum
Counter pembelian kupon makan di food court Platinum Mall
Tepat pk.14.00 kami pun berangkat ke Pattaya. Naik bus sekitar 2 jam dari Bangkok. Harga tiket busnya 120 THB dari terminal Ekkamai yang terletak dekat Ekkamai BTS station di Sukhumvit dan turun di Pattaya Bus Terminal, North Road Pattaya.
Tujuan utama kami ke Pattaya sebenarnya beli t-shirt Hard Rock Pattaya & sekedar melihat Pantai Pattaya. Walaupun awalnya kami punya banyak rencana untuk mengisi waktu di Pattaya, seperti ke Nongnooch Village, nonton Alcazar, dll, tapi akhirnya hanya tujuan utama kami yang terlaksana + masuk ke Central Festival, mall terbesar di Pattaya yang letaknya tepat di depan Pantai Pattaya.

Pattaya Beach
Hard Rock Pattaya
Central Festival Pattaya
Day 4 - 13 Februari 2013 :

Hari ini kami bermaksud menemui Bung Karno, Presiden pertama RI :D
Jep, tujuan kami ke Madame Tussauds Bangkok. Di sini untuk pertama kalinya ada tokoh dari Indonesia yang dibuatkan patung lilinnya, dan kami harus lihat itu!
Madame Tussaud ini letaknya di Siam Discovery, salah satu mall yang di daerah Siam yang bersebelahan dengan mall2 besar lainnya, yakni Siam Centre & Siam Paragon.


Bung Karno
Mr. & Mrs. Obama with Mr. & Mrs. Engka
Siam Center
Siam Paragon
Setelah puas melihat2 patung para tokoh & selebriti di Madame Tussaud, mengelilingi 3 mall besar yang sudah saya sebutkan tadi, kurang lengkap rasanya kalo kami gak datang ke MBK. Sebuah pusat perbelanjaan yang kata Mr.Google menjadi surganya orang2 Indonesia yang berkunjung ke Bangkok. MBK ini hampir miriplah dengan Platinum Mall.


MBK (Mahboonkroong Mall)
 Akhirnya, wisata mall ditutup dengan....Asiatique!!! ugh, i love this mall :*
Dan kunjungan kami kali ini melalui rute yang berbeda yakni lewat sungai. Keren gak tuh? Jadi Asiatique ini ada shuttle boat-nya lho sodara2... Turun dari BTS di station Saphan Taksin, langsung ke dermaga yang letaknya tidak jauh dari station BTS. namanya juga shuttle boat, ini merupakan fasilitas dari Asiatique kepada pengunjungnya & tentu saja...gratis :)

Shuttle boat ke Asiatique
Asiatique Pier
Dan karena kaki kami semua udah pada pegel karena jalan, saatnya menikmati foot massage :D
Foot massage
 Day 5 - 14 February 2013 :

Happy Valentine's Day everybody... <3
Dengan dress code berwarna pink, hari ini terakhir kami di Bangkok. Tapi pesawat kami berangkat jam 7 malam, so masih ada waktu unutk shopping sejenak & pilihan kami jatuh pada Platinum Mall.

Love u, Atu
Foto terakhir di kawasan Khao San Road
Don Mueng Airport
Pfiuuuh.... akhirnya perjalanan selama 5 hari di Bangkok berakhir sudah... Dengan penuh suka duka, ya ketawa2, ya capek2, ya sedih2, semuanya campur menjadi 1 kenangan yang gak mungkin kami lupakan :)

Tapiiii....mungkin gak banyak yang tau, apa yang membuat saya sejak dulu pengeeeen banget ke Bangkok. Semua karena film The Beach! hehee... khususnya suasana malam di sekitar hotel di kawasan Khao San Road. It makes me fall ini love :)


FIlm The Beach
Leonardo Di Caprio

 Oya, selama di Bangkok, transportasi favorit kami adalah BTS Skytrain selain mudah, juga nyaman, aman & murah.

National Stadium, salah satu station BTS
Pembelian tiket BTS
Lagi nunggu BTS datang
Berdiri aja nyaman...
...apalagi duduk :)

 Dan berikut ini tips buat kamu yang ingin berkunjung ke Bangkok untuk pertama kalinya dan tanpa guide :

1. Manfaatkan Mr.Google untuk mencari informasi, juga peta kota Bangkok yang banyak terdapat di airport. Selain itu ada juga peta rute BTS, MRT & bus.

2. Hati2 dengan siapapun yang kamu temui. Banyak penipu berkeliaran di jalan. Mulai dari penduduk lokal, supir Tuk-tuk, bahkan orang asing yang berlagak sebagai turis.

3. Tidak semua penduduk lokal bisa berbahasa Inggris. Sebaiknya bertanya ke anak-anak sekolah. Mereka lebih pintar berbahasa Inggris dan dijamin tidak menipu.

4. Sebagian besar penduduk lokal Bangkok kurang ramah. Termasuk para penjualnya. Jadi jangan kaget kalo kamu diusir saat menawar harga :D 

5. Buat umat Muslim mungkin agak sulit menemukan makanan halal, termasuk jika kamu makan di food court sebuah mall sekalipun. So, jangan ragu untuk bertanya. Syukur-syukur jika bisa dengan mudah menemukan wanita berjilbab di sana.

6. Cuaca dan suhu di Bangkok seperti di Indonesia (Makassar, Jakarta, Bali) yang puanasssnya minta ampyun! So, dress properly :)

Happy traveling, temans :)