Senin, Oktober 29, 2012

My Favorite Hat

Sebagai wanita berjilbab, saya suka bereksperimen dengan berbagai model jilbab yang sekarang sedang ngetrend. Tapi sebenarnya saya lebih suka berpenampilan yang simple untuk  suasana santai dan pilihan saya jatuh pada topi. 
Memang sih...cara saya menutup aurat dengan topi tidak sesuai syariat agama dan saya pun masih berusaha untuk memperbaiki diri. *Astagafirullahaladzim....

Topi yang langsung pakai dan ringan sangat mudah digunankan, tanpa perlu ribet dengan urusan lilit melilit, jarum pentul, peniti, dan lain-lain. Apalagi saat traveling, topi pas banget dipake ;)
Saya punya beberapa koleksi topi dengan berbagai model, warna dan bahan yang sering saya pakai ke manapun. Traveling, hang out bareng teman ataupun jalan2 saat week end bareng keluarga.

Topi warna biru aplikasi manik bahan rajut

Topi warna krem bahan wool
Topi warna merah bahan rajut
Topi warna biru & abu-abu bahan wool
Topi warna abu2 bahan kaos
Topi warna hitam bahan rajut
Topi + syal warna hitam bahan rajut

Dari beberapa koleksi topi yang saya punya, 1 yang menjadi favorit saya yaitu topi warna abu-abu bermodel bulat. Topi ini saya beli di Java - Mal Ratu Indah sudah lamaaa banget, sekitar tahun 2005. Begitu lihat model saya langsung tertarik, apalgi setelah saya coba pas banget untuk wajahku yang agak mbulet :D

Dan saya punya cerita lucu dengan topi ini...
Sewaktu ke Universal Studio Singapore saya pake topi itu. Saat berfoto dengan Charlie Chaplin, kami berdua udah pasang gaya nih, maksudnya pengen berpose dengan tongkatnya. Eh...tau2 dia dengan isengnya turunin topi saya! Hahaa... =)) Dan, eng...ing...eng... inilah hasil fotox... :p

Charlie Chaplin iseng turunin topi saya =))
 
So, saya pengen kasi tips buat kamu yang juga pengen bertopi seperti saya :

1. Selalu coba sbelum membeli. Pastikan pas tidaknya topi itu di kepala kamu. Karena kadang ada juga topi yang keliatannya besar tapi ternyata lingkar kepalanya kecil. Yang paling penting adalah pas tidaknya bentuk wajah kamu dengan topi yang kamu pilih. Jangan samapai kamu terlihat makin bulat karena bentuk topi yang tidak sesuai.

2. Pilih bahan topi yang tidak gampang membuat kepala kamu berkeringat. Bahan kaos akan sangat cocok dipakai di daerah tropis seperti Indonesia. Namu sayang sekali, topi berbahan kaos sangat jarang dijual di toko manapun. Kebanyakan bahan rajut atau wool :s. Jikapun harus memilih yang berbahan wool atau rajut, sebaiknya disesuaikan pemakaiannya, yakni pada malam hari, di daerah bersuhu dingin, atau kalaupun harus dipakai pada siang hari jangan terlalu lama.

3. Warna netral akan selalu aman dipakai kapan saja, di mana saja dan dipadukan dengan warna lainnya. Kamu gak perlu punya banyak warna topi untuk disesuaikan dengan baju yang akan kamu pakai kan? =) 

4. Sesuaikan gaya busana dengan topi yang kamu kenakan. Topi kesannya santai, sehingga akan sangat pas jika dipadukan dengan baju kaos atau yang bersifat santai.

Selamat memakai topi. Jangan sampai saltum & jadi korban mode. Semoga makin terlihat cantik :)

my favorite hat

Senin, Oktober 22, 2012

Tampil Cantik Ke Kantor

Setiap wanita tentu pengen selalu tampil cantik. Khususnya wanita pekerja yang sehari-hari bekerja di kantor ataupun mengurus bisnisnya dan bertemu dengan orang banyak.
Tapi seperti yang saya lihat, hari gini banyak perempuan-perempuan cantik yang terlalu berlebihan dalam menggunakan make up, padahal mereka hanya akan ke kantor Make up yang dipakai, kesannya terlalu "berat", seperti hendak ke pesta :D

Untuk ke kantor, sebaiknya make up yang dipakai adalah yang bergaya natural. Dengan polesan yang ringan dan fokus pada 1 titik yang akan menjadi pusat perhatian orang. Make up natural itu berarti tidak menor, tidak pula terlihat pucat. Jangan lupa sesuaikan pula make up kamu dengan jenis & warna kulit serta bentuk wajah serta busana yang kamu kenakan.  
Make up natural
Khusus buat saya, produk make up yang saya pakai saat ini adalah merk Oriflame, yang menyediakan berbagai jenis dan warna yang bisa dipakai ke mana saja dan kapan saja. Mulai dari rangkaian Very Me yang diciptakan buat kulit remaja, Pure Colour dengan harga yang terjangkau, Oriflame Beauty dengan pilihan produk make up yang lengkap hingga Giordani Gold yang mewah.

Selengkapnya lihat www.oriflame.co.id

Dan inilah langkah-langkah ini yang saya lakukan dalam mengaplikasikan make up di wajah sebelum ke kantor :

1. Membersihkan wajah dengan sabun pembersih atau toner. Karena kulit wajah saya cenderung berminyak, saya gunakan produk Oriflame Pure Skin, yang membantu mengangkat minyak di wajah sehingga terlihat lebih segar dan tidak kusam.

2. Mengoleskan pelembab atau moisturiser yang berfungsi melembabkan, melindungi dari sinar ulta violet dan juga skaligus mencegah penuaan dini. Hanya pelembab, tanpa alas bedak atau fondation.

3. Menggunakan bedak two way cake sehingga terlihat "nempel" dan riasan menjadi lebih rapi. Tapi kadang juga kalo kulit saya bermasalah, saya menggunakan bedak tabur.

4. Selanjutnya melukis alis, yang merupakan bingkai wajah. That's why saya selalu hati-hati dalam menggambarnya. Karena bentuk alis yang salah atau berantakan akan membuat tampilan wajah kita menjadi "amburadul" :D  


Eyeshadow biru muda + eyeliner hitam + lipstik pink

5. Setelah itu eye shadow. Untuk ke kantor, saya selalu gunakan eye shadow warna natural atau ringan. Namun kadang saya ingin membuat mata lebih tajam dengan  pemakaian eye shadow  warna gelap seperti coklat tua, hitam atau warna abu-abu, dan tak lupa eyeliner hitam. Warna-warna gelap ini akan membuat bola mata saya yang coklat semakin nampak. Tak lupa mascara, agar mata terlihat lebih "hidup". Bulumata palsu? No way! Kecuali untuk dandanan ke pesta. 

Eyeshadow abu2 + eyeliner hitam + lipstik pink

6. Blush on saya gunakan dengan sapuan di tulang pipi untuk membuat ilusi pipi yang lebih tirus, karena bentuk wajah saya bulat. Warna yang saya pilih untuk tampilan blush on ke kantor hanya 2, yakni pink atau bronze.


Make up natural yang berfokus pada mata

7. Terakhir pulasan lipstik di bibir. Saya awali dengan memoleskan pelembab, yakni produk best seller dari Oriflame, Tender Care. Selanjutnya memloles lipstik. Warna favorit saya adalah pink. Namun saya tidak selalu memakai pink, karena menyesuaikan dengan warna busana yang saya kenakan. 

Penggunaan eyeliner di sudut mata membuat mata terlihat lebih "besar"

Intinya untuk tampil cantik ke kantor tidak perlu dandanan yang terlalu berat. Pintar2nya kita mengaplikasikan make up, dengan menonjolkan kelebihan dan menyamarkan kekurangan yang ada pada wajah. 

Silahkan dicoba, jangan sampai jadi korban mode & selamat tampil cantik :)

Jumat, Oktober 19, 2012

Traveling Tanpa SalTum


Saltum. 1 kata yang sangat saya hindari... :D
Setiap orang juga mungkin seperti itu. Siapa sih yang mau tampil saltum alias salah kostum? Apalagi jika acara atau kegiatan yang dihadiri itu ada dress code tertentu.

Nah gimana juga yaa kalo pas traveling tapi saltum? Pasti akan terlihat aneh buat orang lain dan kita yang saltum tentunya akan jadi salting alias salah tingkah... hahaa... Jangan sampai kita traveling ke daerah pantai tapi bajunya yang kesannya resmi. Atau traveling ke daerah yang suhunya dingin tapi pakenya t-shirt + celana pendek, wah...bisa menggigil tuh lutut =))

Saya termasuk orang yang selalu memperhatikan penampilan, termasuk saat traveling. *tanpa dikasi tau, kamu juga pasti udah tau kan... :") Setiap kali akan traveling, baik dalam maupun luar negeri, saya berusaha untuk packing 2-3 hari sebelumnya agar bawaan saya lengkap dan gak ada yang kelupaan. Saya pun selalu membawa pakain yang lebih sebagai cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Bodo amat deh orang bilang bawaan saya banyak, soalnya saya gak pernah mau susah saat traveling.

Kamis, Oktober 18, 2012

~tweedehands~




We are wearing Twe
TWEEDEHANDS adalah nama usaha jualan barang bekas yang saya geluti sekarang. 
Bermacam produk, mulai dari baju hingga sepatu, aksesoris hingga tas.
Bermacam kualitas, mulai dari yang tanpa merk, merk abal2, hingga yang  asli, original, autentic, bla...bla...bla.. :D

TWEEDEHANDS dalam bahasa Belanda. Secondhand dalam bahasa Inggris. Barang bekas dalam bahasa Indonesia.




 
Diawali pada suatu pagi *cerita mulai mendongeng nih...
Waktu lagi bersihiin lemari Alifah, ternyata banyak banget baju, celana, & rok yang udah gak muat bahkan udah gak dipake karena dia gak suka modelnya. Semuanya masih bagus-bagus, malah ada yang masih seperti baru. 
Ide awalnya datang dari Alifah, "Mam, baju2 ini dijual saja. Kita bikin online shopping di group BBM" katanya. Kontan saja otak dagang saya langsung muncul :D... "bener juga yaa!" pikirku. Dulu2 sih pernah juga jualan baju-baju bekas tapi hanya stok bajuku, itupun cuman sedikit dan jualnya hanya di kalangan terbatas.

Kebetulan waktu itu sambil beresin lemari Alifah, saya juga lagi BBM-an dengan sepupu saya yang tinggal di Belanda. Bertanyalah saya ke dia, apa bahasa Belanda untuk "barang bekas". Dijawabnya Tweedehands, bahkan dia sampe kirimin voice note gimana cara nyebutnya. Hahhaaa.. =)

Kaftan Gradasi ~new sz.M Rp.230rb
Kenapa saya kepikiran untuk pake bahasa Belanda? Selain karena keren, kedengaran unik, di saat yang bersaamaan suami saya lagi tugas di Belanda untuk event Tong-Tong Fair. Jadi klop lah nama Tweedehands itu.

 
Lee Cooper sz.29 Rp.65rb
Akhirnya baju, rok, celana, bahkan tas, sepatu hingga buku bacaan Alifah saya foto satu persatu, masukin ke BB lalu bikin group BBM dengan nama Tweedehands. Teman-teman BBM saya invite dan Alhamdulillah dagangan barang-barang bekas milik Alifah laris manisss :)

Sejak itu makin banyak barang yang saya jual, baik punya sendiri maupun punya sodara atau teman yang nitip untuk dijualkan. 
Yang paling saya perhatikan adalah kualitas barang. Namanya juga barang bekas, harus tetap layak pakai dan gak mengecewakan customer. Harga pun saya sesuaikan. Gak mungkin donk barang bekas sama harganya dengan barang baru ;)
Kate Spade Hit The Dock •Canvas •Blue •sz.34x18x20 •Rp.2,2jt ~3X pay

Apa yang membuat saya menggilai bisnis Tweedehands ini? Selain karena berhubungan dengan dunia fashion :") juga karena tanpa modal!
Barang kita yang udah gak kepake tapi masih bagus dan layak pakai dijual ke orang dengan harga yang pantas. Kita dapat income lagi deh... :)




Everbest Men sz.40 Rp.500rb ~2X pay
Mini Dress Flower all size Rp.40rb

Selain group BBM, koleksi TWEEDEHANDS saya pasarkan juga lewat tokobagus.com dengan link untuk BB http://m.tokobagus.com/searc/?region=&phrase=tweedehands&catid=0 untuk web www.tokobagus.com/halaman/mencari/tweedehands/search.asp, multiply.com link http://emaronie.multiply.com dan fan page di Facebook dengan link http://www.facebook.com/pages/Tweedehands/409908932398361
Please cekidot! 

Me & Tweedehands' customers

Tweedehands. Uuugh! I LOVE this business.... :*

Selasa, Oktober 16, 2012

Travelling

Bali
Terinspirasi dari blognya Ria Sari yag keren itu... www.thestyletravelista.com, saya jadi pengen juga share cerita dan foto-foto saya selama travelling, khususnya travelling over-seas :)

Emang sih...belum banyak negara/kota yang pernah saya kunjungi tapi semuanya selalu seru dengan cerita2 dan pengalaman2 yang menarik buatku.

Detail dari masing-masing perjalanan akan saya ceritakan nanti satu-persatu...
Sekarang, share beberapa foto-fotonya aja dulu yaaowww =)


Jambi
Palembang
Surabaya


Jogja

Barang Lompo

Malang
Jakarta


Bandung

Palopo

Kuala Lumpur, Malaysia
Hongkong
Macau
Singapore

Sabtu, Oktober 13, 2012

My Favorite Shoes

GOSH dengan model sendal flat bertali itu favorit saya.
Sepatu ini saya pakai sejak bulan Desember 2009, kenang-kenangan perpisahan dari staf2 saya, para Customer Relation Mal Ratu Indah (Indah, Lola, Onil, Uni & Sukma) jelang saya resign waktu itu. *thanx 2 u all, gals :*

29 Nov'09 - Sepatu GOSH hadiah dari Customer Relation MaRI
Sebenarnya sejak masih berstatus "New Arrival" saya udah naksir berat tuh sepatu... Dengan alas yang flat, atas yang terbuka, bertali di belakang, sepatu itu langsung bikin saya jatuh cinta.Karena saya yakin pasti pakenya nyaman. 

Dan bener saja... 
Saking nyamannya, sepatu itu sudah ikut ke mana pun saya pergi. Mulai dari Bili-bili hingga ke Bali bahkan sampai ke Singapore.

Bali 2009
Bali 2012
Singapore
Bili-bili


Tidak hanya untuk keperluan traveling saya memakainya, tapi kadang juga dipakai ke kantor, Trans Studio Mall, pada hari Sabtu :D

Trans Studio
Yaa...namanya juga sepatu yang sering dipakai, saya sampai harus menjahit bagian bawah sepatu itu karena mulai menganga :D 

Sebenarnya bisa aja sih menggantinya dengan yang baru, tapi saya udah terlanjur jatuh cinta dengan kenyamanan sepatu itu :*


Sepatu GOSH itu sekarang

Kamis, Oktober 11, 2012

Uniform

Awal masuk di Trans Studio Mall, kesannya bangga banget saya dan teman-teman memakai seragam hitam khas Trans yang terkenal itu. Sesuai aturan perusahaan, seragam itu dipadukan dengan manset, celana, dan sepatu yang kesemuanya berwarna hitam, termasuk jilbab bagi yang mengenakannya.
Keren kelihatannya, apalagi kalo kami jalan beramai-ramai.di luar area Trans, sepertinya semua mata tertuju kepada kami, lengkap dengan bisikan "tuh, anak Trans"... WOW! Bangga deh bisa membawa nama besar Trans lewat pakaian seragam itu.


Trans Studio Mall Team

Hingga tiba-tiba kami mendengar kabar kalo efektif perbulan Oktober 2012 seragam hitam itu sudah gak dipakai lagi. Seluruh karyawan back office Manajemen Trans Studio Mall nantinya hanya memakai pakaian biasa, bebas rapi selayaknya pakain kerja tanpa seragam. Galaulah hati kami... :s (cieee... :D)

Casual di hari Sabtu
Batik di hari Jum'at
Selama ini kami berpakaian bebas rapi hanya di hari Jumat dengan batik atau motif bunga dan Sabtu dengan pakaian casual. Tapi dengan adanya aturan baru itu artinya setiap hari kami harus memutar otak mo pake baju apa, budget untuk beli baju pun nambah, dan yang pasti kebanggaan lewat pakaian seragam pun akan luntur... 

  
 

Last day with Trans uniform
Dan sebagai kenang-kenangan kami akan baju seragam hitam berlogo Trans itu, di hari terakhir memakainya, kami tak lupa mengadakan sesi foto bareng sekantor berbaju Trans :)




 
 

Sejak itu, sibuklah kami berburu baju, celana & sepatu yang layak dipakai ke kantor. Secara, kalo mau pake baju-baju lama waktu masih di perusahaan tempat bekerja dulu sepertinya sudah gak update lagi...


Blazer & Belt : Gaudi
Watch : Bonia
Thank God, karena beberapa tenant banyak yang lagi diskon. Selain itu produk-produk Tweedehands jualan saya banyak yang bagus dan cocok dipakai ke kantor  :)

Yang terpenting adalah... jangan pernah saltum & jadi korban mode!


Wardrobe : Gaudi
Pumpshoes : Charles&Keith
Watch : Puma
Dress : Uptown Girl (Tweedehands) 
Pants : Eprise
Hijab : Dannis

Shirt : Cole Ladies
Skirt : St.Michael (warisan)
Watch : Casio


Akhirnya gak pusing lagi deh karena baju yang mesti dipakai ke kantor. Dan ternyata tanpa seragam pun, kebanggaan akan Trans Corp tetap kami rasakan, semangat kerja juga gak berkurang sama sekali tanpa seragam, dan yang pasti...sekarang kantor Manajemen Trans Studio Mall menjadi lebih berwarna dengan pakaian yang kami kenakan :")

Silahkan lihat foto2 saya dengan pakaian kantor yang saya kenakan, kali aja bisa menjadi inspirasi ;)